Perbedaan Nyeri Otot dan Cedera: Tetap Waspadai!

- Penulis

Jumat, 21 November 2025 - 00:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apa kamu pernah nyeri ototSetelah berolahraga? Kamu benar, kamu tidak sendirian. Umumnya, hal ini terjadi ketika kamu mulai bergerak kembali setelah lama tidak berolahraga. Seluruh tubuhmu akan terasa sakit dan pegal-pegal.

Secara sekilas, nyeri otot terus menerus dianggap sama dengan cedera otot. Dengan jumlah besar orang bahkan memijat untuk mengurangi rasa sakitnya. Walaupun, pemijatan pada cedera dapat memperparah kondisi tersebut. Lalu, apa perbedaan antara nyeri otot biasa dan cedera? Simak penjelasannya, ya!

1. Penyebab rasa sakit pada otot dan cedera muskular

Secara medis, nyeri otot umumnya disebut dengan istilahnot on time onset muscle soreness(DOMS). Nyeri otot ini terjadi akibat intensitas olahraga yang meningkat secara mendadak. Keadaan ini dikarenakan terjadinya luka kecil pada otot, yang kemudian memicu respons peradangan dari tubuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Studi dalam jurnal Rev Bras Ortop (Sao Paulo) menyatakan bahwa penyebab cedera bisa bersifat langsung maupun tidak langsung. Cedera langsung terjadi akibat kerusakan pada arena tertentu secara tidak menduga. Cedera langsung mengakibatkan luka kulit (laserasi) atau memar pada permukaan kulit. Disisi berbeda, cedera tidak langsung disebabkan oleh beban teknisi yang berlebihan dengan begitu terjadi robekan atau patah pada otot.

Baca Juga:  Inilah saatnya Samsung Galaxy Watch FE akan dirilis

2. Nyeri otot biasanya bersifat ringan

Seseorang merasakan rasa sakit dengan intensitas yang berbeda-beda. Sakitototbiasanya bersifat tumpul dan akan membaik dalam beberapa hari berikutnya. Dilansir dari halamanHealthline, gejala DOMS:

  • rasa sakit akan muncul ketika otot direntangkan;

  • otot terasa sakit saat disentuh;

  • gerakan otot terbatas akibat rasa sakit dan kaku ketika bergerak;

  • pengurangan kekuatan otot sementara itu;

  • kelelahan otot.

Berbeda dari nyeri otot, rasa sakit akibat cedera lebih tajam, disertai dengan adanya memar atau pembengkakan. Cedera bisa diklasifikasikan menjadi tiga tingkatan, yaitu ringan, sedang, dan berat. Tanda dan gejala cedera tergantung pada tingkatannya masing-masing:

  • Derajat 1 (ringan): pembengkakan dan ketidaknyamanan.

  • Kelas 2 (sedang): otot merasakan gangguan fungsi dan terdapat ekimosis (pecahnya pembuluh darah).

  • Derajat 3 (parah): nyeri yang sangat hebat, luka robekan atau patah tulang yang serius serta pembengkakan darah di luar saluran darah.

3. Durasi rasa sakit biasanya lebih pendek

Nyeri otot muncul antara 12 sampai 24 jam setelah melakukan aktivitas olahraga. Rasa sakit biasanya berlangsung sepanjang 1 sampai 3 hari. Sebaliknya, nyeri yang disebabkan oleh cedera akan bertahan lebih lama tergantung pada tingkat keparahannya.

Baca Juga:  OnePlus 13 akan memberi dorongan untuk pengisian daya nirkabel magnetik, eksekutif mengonfirmasi

Dilaporkan oleh situs Fast Help, rasa sakit akibat cedera bisa berlangsung sepanjang beberapa bulan. Tetapi, kondisi ini juga dapat berlangsung bertahun-tahun. Pada tahapan awal, umumnya muncul nyeri tajam, yaitu rasa sakit yang terjadi secara mendadak secepatnya setelah terjadinya cedera.

4. Lokasi cedera di wilayah tertentu

Nyeri otot umumnya menyebar ke beberapa bagian otot. Sebaliknya, lokasi nyeri akibat cedera otot terletak di sendi atau otot tertentu. Dilaporkan oleh situs UT Physicians, arena yang terus menerus merasakan cedera setelah aktivitas berat:

  • Cedera pada bagian punggung bawahCedera ini terjadi sebab otot punggung yang tidak bergerak dalam jangka waktu lama.

  • Cedera bahuHal ini terjadi sebab penggunaan otot yang berlebihan.

  • Cedera pergelangan tanganBeberapa gerakan yang berulang dan berat bisa dikarenakan tekanan signifikan pada pergelangan tangan.

  • Nyeri lututRasa sakit ini muncul di sekitar tulang tempurung lutut. Umumnya, terdengar suara gesekan, ledakan, atau bunyi berderak dari lutut.

  • Pergelangan kaki yang terkilirCedera pergelangan kaki dapat terjadi saat kamu berlari, berjalan, atau kehilangan keseimbangan saat bangun.

  • Otot selangkangan ketarikKamu perlu berhati-hati ketika squat, dash, atau lunge. Keadaan otot yang tidak siap dapat dikarenakan otot di bagian paha belakang merasakan kram.

Baca Juga:  Demo Langsung Aplikasi Pengiriman Makanan Memakai MERN Webinar

Andai ototmu terluka, sebagai pertolongan pertama kamu mampu menerapkan metode PRICE:

  1. Coverage (Perlindungan)

  2. Leisure (Istirahat)

  3. Ice (Es)

  4. Compression (Kompresi)

  5. Elevation (Elevasi)

Berdasarkan penjelasan di atas, kamu pasti sudah mampu membedakan rasa sakitototumum dan cedera. Kamu juga sudah paham cara memberikan pertolongan pertama untuk cedera. Berikutnya, kamu memerlukan bantuan medis agar dapatkan pengobatan yang sesuai. Kuasai seluruhnya agar kamu dapat menangani cedera secara benar, ya!

Referensi

Nyeri Otot atau Cedera: Cara Mengenali Perbedaannya?Cornerstone Chiropractie. Diakses Agustus 2025.

Cara membedakan antara nyeri dan cederaUT Physicians. Diakses Agustus 2025.

Apakah Ini Cedera, atau Dapat Jadi Sesuatu yang Lain?Fast Help. Diakses Agustus 2025.

SantAnna J.P.C., dkk. 2022. “Cedera Otot: Patofisiologi, Diagnosa, dan Pengobatan”.Rev Bras Ortop (Sao Paulo).

Apa Itu Sakit Otot Akibat Latihan (DOMS) dan Bagaimana Cara Mengatasinya?Healthline. Diakses Agustus 2025.

Squat Break up Bulgaria, Latihan untuk Menguatkan Bagian Bawah Tubuh Makanan Olahan Tingkat Tinggi, Bagaimana Pengaruhnya terhadap Tubuh?



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025
Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi
Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?
Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?
Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Andai Tidak Dapat Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin saja Tua Lebih Cepat, Tutur Psikologi

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:59 WIB

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:14 WIB

Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:44 WIB

Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:59 WIB

Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:29 WIB

Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai

Berita Terbaru