Reses DPRD KBB Disorot, Kegiatan Anggota Dewan DS Diduga Bercampur Agenda Partai

- Penulis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan reses DPRD Kabupaten Bandung Barat yang digelar Deni Setiawan di Padalarang menuai sorotan publik karena diduga bercampur dengan agenda internal partai politik (foto: istimewa)

i

Kegiatan reses DPRD Kabupaten Bandung Barat yang digelar Deni Setiawan di Padalarang menuai sorotan publik karena diduga bercampur dengan agenda internal partai politik (foto: istimewa)

SEKITARKITA.id  — Kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh DS, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat dari PDI Perjuangan, menjadi sorotan publik.

Kegiatan yang digelar pada Jumat, 20 Februari 2026 di Kampung Cilame, Desa Cempakamekar, wilayah Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, diduga dikemas sebagai kegiatan reses DPRD.

Dalam poster berlogo banteng moncong putih bertuliskan “Pendidikan Politik DPC PDIP PERJUANGAN BANDUNG BARAT, MUSRAN (Musyawarah Ranting) PDIP se Kecamatan Padalarang,” cuit poster tersebut dikutip SEKITARKITA.id, Sabtu, 21 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan disisi sebelah kanan, tertera poster bertuliskan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2026.

Secara prinsip, reses DPRD merupakan tugas konstitusional anggota legislatif untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.

Kegiatan tersebut merupakan fungsi publik yang harus dilaksanakan secara netral, tanpa unsur propaganda maupun simbol partisan, karena menggunakan fasilitas serta anggaran negara.

Kegiatan reses DPRD Kabupaten Bandung Barat yang digelar Deni Setiawan di Padalarang menuai sorotan publik karena diduga bercampur dengan agenda internal partai politik (foto: istimewa)
Kegiatan reses DPRD Kabupaten Bandung Barat yang digelar Deni Setiawan di Padalarang menuai sorotan publik karena diduga bercampur dengan agenda internal partai politik (foto: istimewa)

Namun, berdasarkan pemantauan di lapangan, kegiatan yang menggunakan anggaran reses tersebut diduga bercampur dengan aktivitas struktural partai politik. Peserta yang hadir disebut lebih didominasi oleh jajaran ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Padalarang.

Baca Juga:  Diduga Lalai, Bakaran Limbah Ban Bekas Menyambar Lahan Seluas 8 ribu Meter Persegi di Bekasi

Selain itu, muncul dugaan bahwa anggaran reses dimanfaatkan untuk dua agenda sekaligus, yakni kegiatan internal partai di tingkat Kabupaten Bandung Barat dan kegiatan resmi pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah tahun anggaran 2026.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai netralitas pelaksanaan reses serta pemisahan yang tegas antara fungsi kelembagaan DPRD dengan aktivitas organisasi politik.

Dalam tata kelola pemerintahan, reses merupakan kewajiban publik yang bersifat non-partisan. Sebaliknya, partai politik merupakan organisasi yang berorientasi pada konsolidasi kader dan dukungan politik, sehingga kegiatannya bersifat partisan dan tidak identik dengan tugas formal lembaga perwakilan rakyat.

Apabila kegiatan reses dilaksanakan dengan nuansa, atribut, maupun struktur kegiatan partai politik, maka kondisi tersebut dinilai berpotensi tidak sejalan dengan prinsip netralitas penyelenggaraan pemerintahan dan pengawasan publik.

Selain itu, situasi tersebut juga dapat dipandang berpotensi melanggar etika penyelenggara negara serta membuka tafsir penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan partisan.

Dalam praktik administrasi pemerintahan, penggunaan fasilitas maupun agenda resmi negara untuk kepentingan partai politik tidak dibenarkan. Anggota DPRD juga terikat pada kewajiban menjaga netralitas saat menjalankan tugas formal serta tunduk pada kode etik lembaga legislatif.

Baca Juga:  Hari ke 2 Iduladha, Kemenag Karawang sebelih 7 ekor sapi dan 8 kambing

Apabila dugaan pencampuran kegiatan tersebut terbukti, konsekuensi yang dapat muncul antara lain berupa peringatan atau sanksi etik dari alat kelengkapan DPRD, evaluasi oleh Badan Kehormatan DPRD, hingga menurunnya kepercayaan publik terhadap integritas pelaksanaan reses dan pengawasan pemerintahan daerah.

Secara hukum administrasi dan etika penyelenggaraan pemerintahan, kegiatan reses dan pengawasan DPRD wajib ditempatkan sepenuhnya sebagai fungsi publik. Kegiatan tersebut tidak dibenarkan dipadukan dengan agenda maupun kepentingan partai politik.

Sampai berita ini dilansir belum ada keterangan resmi baik dari pimpinan DPRD KBB maupun pimpinan Partai DPC PDI Perjuangan KBB. Redaksi masih menunggu klarifikasi dari pihak terkait.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fakta Baru Sengketa Lahan SDN 2 Kertamulya, Komisi IV DPRD KBB Sebut Pemkab Menang di Pengadilan
Dispernakan KBB Gencarkan Pencegahan Rabies, Warga Diminta Waspadai Gigitan Hewan Penular
Ironi Penataan di Padalarang: Bangli Dibongkar, Minimarket Justru Menjamur
Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:31 WIB

Fakta Baru Sengketa Lahan SDN 2 Kertamulya, Komisi IV DPRD KBB Sebut Pemkab Menang di Pengadilan

Senin, 28 September 2026 - 14:07 WIB

Dispernakan KBB Gencarkan Pencegahan Rabies, Warga Diminta Waspadai Gigitan Hewan Penular

Senin, 28 September 2026 - 10:50 WIB

Ironi Penataan di Padalarang: Bangli Dibongkar, Minimarket Justru Menjamur

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Berita Terbaru