Sambut HUT RI KE-80, Kampung Rancabali Padalarang Disulap Jadi Lorong Mural Warna-Warni

- Penulis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampung Rancabali, Gang Karangsari, RW 04, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) disulap jadi kampung mural warna warni (foto; Abdul Kholilulloh/ dok. Sekitarkita.id)

i

Kampung Rancabali, Gang Karangsari, RW 04, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) disulap jadi kampung mural warna warni (foto; Abdul Kholilulloh/ dok. Sekitarkita.id)

SEKITARKITA.id – Lorong-lorong sempit di Kampung Rancabali, Gang Karangsari, RW 04, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) kini tampil memukau dengan deretan mural warna-warni yang menghiasi tembok, pagar rumah, tiang penerangan, hingga saluran drainase. Pemandangan ini terlihat pada Jumat, 1 Agustus 2025.

Kampung padat penduduk ini kini disulap menjadi kawasan estetik penuh warna. Lukisan-lukisan mural yang memuat gambar tokoh nasional seperti Bung Karno, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta ikon lokal Jawa Barat termasuk Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, tampak menghiasi berbagai sudut.

Ketua RW 04 Desa Padalarang, Yudi Hendrawan (48), mengatakan bahwa inisiatif tersebut bermula dari keinginan warga untuk menghapus citra kumuh dari gang-gang sempit di Karangsari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kampung Rancabali, Gang Karangsari, RW 04, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) disulap jadi kampung mural warna warni (foto; Abdul Kholilulloh/ dok. Sekitarkita.id)
Kampung Rancabali, Gang Karangsari, RW 04, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) disulap jadi kampung mural warna warni (foto; Abdul Kholilulloh/ dok. Sekitarkita.id)

“Awalnya dulu disini pemukiman padat dengan gang sempit selalu jorok dan tak tertata. Warga bersama pemuda disini kompak, ingin lingkungan kami bersih, indah, dan nyaman,” kata Yudi kepada SEKITARKITA.id, Jumat (1/8/2025).

Menurut Yudi, penataan mulai dilakukan sejak tahun 2019, bertepatan dengan masa pandemi. Ia sendiri melukis mural secara langsung, sementara dana untuk cat dan peralatan diperoleh dari iuran warga serta donatur.

Baca Juga:  Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan

“Yang melukis saya sendiri. Untuk cat, kita swadaya dari warga, ada juga bantuan dari donatur seperti Ibu Pipih Supriyati, Wakil Ketua DPRD KBB,” jelasnya.

Tahun ini, sebanyak 14 gapura RW 04 turut dipercantik dengan ornamen khas Sunda, seperti kujang dan bambu. Warga berharap upaya gotong royong ini bisa mengubah wajah Karangsari menjadi destinasi wisata kampung tematik.

“Seperti kampung di luar kota contohnya di Jawa Tengah dan wilayah lainnya,” ujar Yudi.

“Mudah-mudahan jadi wisata hits. Tapi kalau pun tidak, yang penting warga nyaman dan bangga tinggal di sini,” tandasnya.

Lebih dari sekadar mempercantik lingkungan, warga Karangsari juga menjaga nilai-nilai sosial seperti kerukunan, tegur sapa, dan keterbukaan terhadap tamu.

“Kami ingin orang yang datang ke sini tidak hanya menikmati mural, tapi juga merasa hangat dengan sambutan warga,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Dayat (72), warga RT 04 RW 04, yang merasa bangga melihat kampungnya berubah menjadi lebih indah tanpa harus menyewa seniman profesional.

Baca Juga:  Kejari Cimahi Bongkar Aliran Dana Rp823 Juta, Eks Kabid Disnaker dan Staf Dijerat Korupsi

“Gapuranya cantik, temboknya penuh seni, semua gotong royong. Semoga tetap solid ke depannya,” tandas Dayat.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Geledah Kantor Pengembang Kota Baru Parahyangan, KPK Sita Dokumen HGB
Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab
Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Jeje Siapkan Solusi untuk 16 Warga Terpencil Gunung Solok Pandan Cililin 
Bangli Padalarang Disorot, Komisi I DPRD KBB Sebut RSIA Kartini Kantongi Izin
Banjir Bandang Terjang Jambudipa Bandung Barat, Rumah Warga Rusak dan Tiga KK Mengungsi
Sekolah Ambruk, Siswa MI Terpaksa Belajar Daring, Kemenag KBB: Relokasi Diupayakan
Delapan Fraksi DPRD KBB Desak Bupati Jeje Evaluasi Sekda Ade Zakir
Fakta Baru Sengketa Lahan SDN 2 Kertamulya, Komisi IV DPRD KBB Sebut Pemkab Menang di Pengadilan

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 15:44 WIB

Geledah Kantor Pengembang Kota Baru Parahyangan, KPK Sita Dokumen HGB

Rabu, 30 September 2026 - 07:08 WIB

Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab

Rabu, 30 September 2026 - 03:15 WIB

Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Jeje Siapkan Solusi untuk 16 Warga Terpencil Gunung Solok Pandan Cililin 

Selasa, 29 September 2026 - 20:40 WIB

Bangli Padalarang Disorot, Komisi I DPRD KBB Sebut RSIA Kartini Kantongi Izin

Selasa, 29 September 2026 - 09:21 WIB

Banjir Bandang Terjang Jambudipa Bandung Barat, Rumah Warga Rusak dan Tiga KK Mengungsi

Berita Terbaru