[ad_1]
Samsung mengorbitkan RAM LPDDR5X 10,7Gbps pada bulan April dan berjanji untuk memulai produksi massal pada paruh kedua tahun ini. Chip RAM baru tersebut baru saja mengakhiri langkah penting menuju tujuan tersebut dan berhasil mengakhiri verifikasi pada kecepatan 10,7Gbps yang diiklankan, yang tercepat di industri.
Hal ini dilakukan melalui kerja sama antara Samsung dan MediaTek. Dimensity 9400 mendatang dihubungkan ke RAM LPDDR5X baru berkapasitas 16GB dan ini digunakan sebagai tempat pengujian untuk chip baru tersebut. Tetapi, ini bukanlah pengujian yang mudah, prosesnya memakan waktu tiga bulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
MediaTek masih bungkam mengenai element chip Dimensity 9400 yang baru, namun bisa diasumsikan bahwa chip ini memberi dorongan untuk RAM seluler tercepat yang baru. MediaTek hanya menyampaikan bahwa 9400 akan segera hadir pada paruh kedua tahun ini (Dimensity 9300 diumumkan pada November 2023).
Chip LPDDR5X baru Samsung menjanjikan peningkatan efisiensi daya dan kinerja sebesar 25% (dibandingkan dengan generasi sebelumnya). Perusahaan ini tentu saja menggembar-gemborkan kasus penggunaan AI, sebab perusahaan saudaranya yang membuat ponsel pintar telah menjadikan AI sebagai fitur utama pada seri Galaxy S dan Z.
RAM ini tentu saja akan digunakan di telepon pintar, namun chip LPDDR5 juga telah digunakan dalam aplikasi otomotif. AI juga menjadi tutur kunci di dunia otomotif, dengan fokus pada kemampuan mengemudi sendiri daripada pembuatan teks dan gambar.
“Kerja sama dengan Samsung Electronics telah memungkinkan chipset Dimensity generasi berikutnya dari MediaTek menjadi yang pertama di dunia yang divalidasi pada kecepatan operasi LPDDR5X mencapai 10,7Gbps, yang memungkinkan perangkat yang akan datang menghadirkan fungsionalitas AI dan kinerja seluler pada tingkat yang belum pernah kita melihat sebelumnya. Arsitektur yang diperbarui ini akan memudahkan pengembang dan pengguna untuk mendapatkan keuntungan dari lebih dalam jumlah besar kemampuan AI dan mendapatkan keuntungan dari lebih dalam jumlah besar fitur dengan mempengaruhi yang lebih kecil pada masa pakai baterai,” tutur JC Hsu, Wakil Presiden Senior Korporat di MediaTek.
Sumber
[ad_2]
Sumber: gsmarena







