Selain Mobil Listrik, Ini Rencana Ekspansi VinFast di Tanah Air

- Penulis

Kamis, 27 November 2025 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AdinJava.CO.ID –HANOIVinFast Community terus memperluas operasionalnya di luar Vietnam. Setelah perang dagang antara AS dan Tiongkok, VinFast tampaknya mengubah strategi dengan mempercepat masuknya pasar kendaraan listrik (B-EV) ke kawasan tersebut, setelah sebelumnya memasuki pasar AS dan Eropa.

Indonesia, India, Thailand, dan Filipina menjadi fokus pengembangan bisnis VinFast di masa depan. Di India, misalkan saja, pada bulan Agustus lalu, VinFast memulai produksi pertama kendaraan listrik di pabrik mereka di Negara Bagian Tamil Nadu, India. Pabrik baru di India direncanakan menjadi salah satu pusat pengembangan pasar mereka di kawasan Asia.

Sebab India merupakan pasar mobil ketiga terbesar di dunia berdasarkan jumlah kendaraan yang terjual. India juga menawarkan peluang menarik: yaitu ekonomi yang tumbuh pesat, meningkatnya penggunaan kendaraan listrik, kebijakan pemerintah yang ramah terhadap investor serta belum ada perusahaan otomotif yang mendominasi penjualan kendaraan listrik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum meluncur ke pasar India, VinFast telah memasuki pasar Filipina dengan bekerja sama dengan empat perusahaan besar setempat, yaitu Goodyear Philippines, Tire King and Rubber Product, Energy Deal with Products and services, dan Marcjan Cavite. Di negara tersebut, VinFast mendirikan lebih dari 100 bengkel resmi BEV selama tahun 2025.

Baca Juga:  Bloomberg: Apple Intelligence terlambat, sepertinya tidak akan segera hadir dengan iPhone baru

Le Thi Thu Thuy, Wakil Ketua Vingroup dan Ketua VinFast menyampaikan, pasar Asia sangat penting bagi pengembangan bisnis VinFast ke depan. “Bukan hanya Filipina dan India, pasar Indonesia juga penting bagi kami. Ekonomi yang berkembang serta pasar yang cepat menerima kendaraan listrik merupakan pasar yang menarik bagi kami,” kata Ibu Thuy di Hanoi, Jumat (6/11/2025) lalu.

Mengatasi pertanyaan AdinJava, Madam Thuy menyampaikan, VinFast memang harus segera bersaing dengan para pemain BEV lain yang juga menyerang dengan mobil-mobil Tiongkok yang mempunyai harga yang lebih murah. “Tetapi VinFast bukan berasal dari Tiongkok, juga bukan Tesla yang sedang terlibat dalam perang dagang, kami adalah BEV asal Vietnam yang mempunyai keunggulan ekosistem lengkap di Indonesia,” tutur Madam Thyu.

Untuk alasan itu, perusahaan yang memulai bisnis di bidang mi ini menegaskan komitmennya untuk membangun pabrik BEV di Indonesia, berlokasi di kawasan Subang, Jawa Barat, dengan investasi sebesar US$ 200 juta. VinFast terus mengembangkan SPKLU yang sementara telah sampai tingkat kabupaten, dan jumlahnya kini sampai 2.000 unit.

Baca Juga:  Best 9 Kursus Pembelajaran Mesin Tanpa dipungut biaya Untuk Mengendalikan Karier Anda Di 2025

“Program buyback dan pertukaran kendaraan baru, serta sewa baterai juga kami kembangkan agar memberikan pengalaman yang sesuai dengan pasar Indonesia,” tambah CEO VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemanto dalam acara yang sama.

Pembeli yang ingin dapatkan harga BEV lebih rendah di awal bisa untuk memilih opsi sewa baterai. Dengan demikian, calon pembeli tidak perlu khawatir tentang penurunan kualitas baterai, bahkan andai kapasitas baterai turun mencapai 70%, VinFast akan langsung menggantinya. “Sementara itu, 90% pelanggan kami memakai sistem sewa baterai,” kata Kerry, panggilan akrabnya.

Berdasarkan knowledge dari Gaikindo, penjualan mobil VinFast sampai sekitar 2.800 unit, dengan begitu menempatkan merek tersebut di peringkat keenam dalam kategori kendaraan listrik. Sementara itu, varian yang dijual di Indonesia mencakup VF 3, VF 6, dan VF e34.

Ibu Thuy juga menyampaikan, ekspansi di Indonesia nanti tidak hanya terbatas pada mobil listrik, namun perusahaan juga sedang menjajaki sektor bisnis lain seperti rumah sakit, sekolah, motor listrik, properti mencapai energi ramah lingkungan. “Vingroup mempunyai berbagai lini bisnis, jadi kami akan terus mencari tau peluang di Indonesia,” tutur Ibu Thuy.

Baca Juga:  Biaya Sertifikasi SQL 2024: Investasi yang Layak Dilakukan!

Berdasarkan situs resmi dan profil perusahaan VinGroup, beberapa pilar utama serta rutinitas bisnis perusahaan mencakup: Genuine Estate & Products and services, yang fokus pada pengembangan perumahan, komersial, ritel, infrastruktur, industri, dan teknologi: termasuk kendaraan listrik (EV) melalui VinFast Auto Ltd., teknologi giant knowledge/AI (VinBigdata JSC), energi hijau mencapai usaha sosial seperti lini bisnis pendidikan (Vinschool) dan kesehatan (Vinmec).

“Di antara bisnis kami, empat di antaranya merupakan perusahaan terbuka yang terdaftar di HOSE dan Nasdaq dengan pemegang saham investor asing, selain dari investor Vietnam,” tutur Madam Thyu. Empat perusahaan tersebut adalah Vingroup JSC yang menjadi induk, Vinhomes JSC, Vincom Retail JSC serta VinFast Auto Ltd yang terdaftar di Nasdaq.

Informasi yang diperoleh AdinJava, Vin Community berencana memasuki pasar Indonesia dengan bisnis rumah sakit, properti, serta energi hijau di Batam.



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025
Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi
Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?
Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?
Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Andai Tidak Dapat Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin saja Tua Lebih Cepat, Tutur Psikologi

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:59 WIB

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:14 WIB

Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:44 WIB

Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:59 WIB

Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:29 WIB

Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai

Berita Terbaru