Tokoh Masyarakat Karawang Laporkan Dugaan Penggunaan Fasilitas Negara oleh Calon Petahana 

- Penulis

Jumat, 27 September 2024 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKITARKITA.id – Tokoh masyarakat Kabupaten Karawang yang mengatasnamakan relawan Kopi Hitam melaporkan dugaan pelanggaran Pilkada terkait penggunaan fasilitas negara oleh pasangan calon petahana nomor urut 2, H. Aep Syaepulloh dan H. Maslani.

Meskipun calon petahana telah cuti dan digantikan oleh Penjabat Sementara (Pjs) yang baru dilantik, banyak Alat Peraga Kampanye (APK) petahana masih terpampang di kantor pemerintah, yang dianggap melanggar aturan.

“Kedatangan kami ke Bawaslu Karawang bertujuan untuk melaporkan dugaan penyalahgunaan fasilitas negara oleh H. Aep Syaepulloh. APK dan baliho bergambar calon bupati petahana masih ada di kantor pemerintahan, padahal ia sudah cuti,” Ketua Relawan Kopi Hitam, Ahmad Saepudin Jarkasih, Jumat (27/09).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia meminta Bawaslu Karawang untuk segera mengambil tindakan tegas. Terkesan hal itu adanya pembiaran dari penyelenggara pemilihan kepala daerah (Pilkada) diwilayahnya.

“Jika dibiarkan, APK ini dapat digunakan sebagai bahan kampanye di lingkungan pemerintah, yang berpotensi menyalahgunakan fasilitas negara,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Hukum Hitam Hijau, Romadhoni. Ia menyoroti keberadaan spanduk paslon petahana di berbagai lokasi, mulai dari RT/RW hingga kantor dinas.

Baca Juga:  Jelang Pilkada 2024, BLM FH Unsika Karawang gelar 'Legislatif School'

“Regulasi jelas menyatakan bahwa pencopotan APK petahana harus dilakukan sebelum penetapan. Namun, hingga saat ini, pencopotan belum juga dilakukan,” bebernya.

Romadhoni menegaskan bahwa jika Bawaslu dan pihak terkait tidak mengambil tindakan, tim Acep-Gina siap untuk menurunkan spanduk dan bilboard tersebut.

“Kami berharap pihak pengawas dan penyelenggara dapat segera menindaklanjuti, karena ini adalah masa kampanye,” jelasnya.

Dugaan pelanggaran ini mencerminkan tantangan serius dalam menjaga integritas pemilu di Karawang, dan Relawan Kopi Hitam berharap tindakan konkret segera diambil untuk memastikan kesetaraan dan keadilan dalam proses pemilihan.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: Andyka Nugroho

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Wanita di Indekos Cimahi, Pria Asal KBB Disebut Penjual Cireng
Tragis! Wanita Ditemukan Tewas di Indekos Cimahi, Bersimbah Darah dengan Luka di Leher
Viral! Siswi SMA Diduga Dikeroyok di Kedai GOR Trisanja Slawi Tegal, Ibu Korban Tuntut Keadilan
Dramatis! Comeback 2-1 atas Melbourne Victory di ACL Two, PERSIB Pastikan Lolos 16 Besar 
Chaos! Habib Bahar Pimpin Demo Tolak Konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran
Diwarnai Pembakaran dan Lemparan Petasan, Demo Ormas Islam Tolak Konser Andrea Bocelli Memanas
Mantan Kapolri Listyo Sigit Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo
Pantes Infrastruktur Sekolah Bobrok, Eks Kepsek SMPN 2 Ngamprah Gelapkan Dana Bos Rp159 Juta

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 09:12 WIB

Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Wanita di Indekos Cimahi, Pria Asal KBB Disebut Penjual Cireng

Jumat, 6 November 2026 - 00:59 WIB

Tragis! Wanita Ditemukan Tewas di Indekos Cimahi, Bersimbah Darah dengan Luka di Leher

Kamis, 5 November 2026 - 15:32 WIB

Viral! Siswi SMA Diduga Dikeroyok di Kedai GOR Trisanja Slawi Tegal, Ibu Korban Tuntut Keadilan

Rabu, 4 November 2026 - 17:01 WIB

Dramatis! Comeback 2-1 atas Melbourne Victory di ACL Two, PERSIB Pastikan Lolos 16 Besar 

Rabu, 4 November 2026 - 07:49 WIB

Chaos! Habib Bahar Pimpin Demo Tolak Konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran

Berita Terbaru