Truk Pengangkut Limbah Jadi Penyebab Macetnya Avanza dan Truk Field, Jalur Banyumanik Tersumbat
Truk Pengangkut Limbah Menjadi Penyebab Macetnya Avanza dan Truk Field, Jalur Banyumanik Tersumbat
Sebuah truk pengangkut barang bekas menjadi penyebab kecelakaan antara truk boks dan Avanza di jalan yang menurun di Banyumanik, Semarang. Berikut kronologinya.
AdinJava/ {Peristiwa}
Ferdian 8 November, 1:00 PM 8 November, 1:00 PM
AdinJava– Sebuah truk besar yang mengangkut barang bekas menjadi penyebab kemacetan beberapa kendaraan di jalur turunan Banyumanik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tepatnya di jalur Banyumanik Semarang, dari arah Ungaran menuju Jatingaleh Semarang (7/11/2025) malam.
Menguntungkan, dalam kecelakaan tabrakan yang melibatkan tiga kendaraan tidak dikarenakan penderita jiwa.
Mengutip TribunJateng, sopir ketiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan merasakan cedera ringan.
Tetapi, akibat kecelakaan tersebut, kedua jalur yang berasal dari Jatingaleh dan Ungaran harus segera ditutup sepenuhnya, dengan begitu kendaraan yang ingin melewati jalur tersebut diarahkan ke jalur alternatif.
Karambol tersebut terjadi secara tepat di Jalan Perintis Kemerdekaan (rute Semarang-Solo), Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, dekat persimpangan Terminal Banyumanik, sekitar pukul 22.00.
Tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut yaitu sebuah truk tronton, satu truk boks, dan sebuah Toyota Avanza.
Seluruh kendaraan berada dalam posisi melintang yang menutup dua jalur sekaligus, dikarenakan kemacetan whole pada kedua arah.
Truk tronton yang mengangkut barang bekas dengan plat nomor B 9815 ZI merasakan kecelakaan dan terguling di depan Kantor Kelurahan Banyumanik, jalur menuju arah Jatingaleh.
Truk field yang mengangkut paket dengan plat nomor AA 8443 OA juga terbalik di jalur berlawanan, tepatnya di depan halte BRT yang menuju arah Ungaran.
Di depan truk pengirim, Avanza berwarna biru dengan plat G 1283 RD merasakan kerusakan di bagian depan, berada di jalur yang sama dengan truk field.
Sopir Toyota Avanza bernama Wardoyo (59) merasakan cedera ringan. Saat kejadian, dia sedang berkendara dari arah Jatingaleh menuju Pudakpayung.
Setelah berhenti di lampu lalu lintas, saya berjalan ke arah atas. Tidak menduga muncul truk di jalur saya, menuju arah mobil saya dan langsung menabrak.
“Sudah, setelah itu tidak ingat apa-apa lagi,” tutur warga Pudakpayung Semarang yang mengutip Tribunjateng.com, Sabtu (8/11/2025) dini hari.
Petugas kepolisian yang berada di tempat kejadian menghubungi armada untuk mengevakuasi semua kendaraan.
Petugas pemadam kebakaran juga siap di lokasi guna menangani kebocoran bahan bakar minyak di jalan raya.
Berdasarkan keterangan Kepala Sektor Banyumanik, Kompol Hengky Prasetyo, truk besar yang membawa barang bekas merasakan kerusakan pada rem.
“Rem blong, tak ada penderita jiwa, namun dampaknya dikarenakan dua jalur tertutup, baik yang datang dari Jatingaleh maupun Ungaran,” tutur Kompol Hengky.
Berdasarkan informasi untuk saat ini, truk besar tersebut berjalan dari arah Ungaran menuju Jatingaleh.
Saat melintasi jalur turunan sebelum Terminal Banyumanik, truk menabrak truk field yang membawa paket.
Kemudian kendaraan pengirim paket tersebut menabrak Avanza yang datang dari arah sebaliknya.
Pada saat kejadian, kondisi lalu lintas sebelumnya cukup padat.
Dikira, pengemudi telah menyadari adanya sesuatu yang tidak commonplace dengan kondisi truk yang sedang dikendarainya, khususnya ketika berada di jalur turunan.
Sebab kondisi jalur kiri yang penuh dengan motor roda dua, pengemudi petugas lalu lintas mengambil keputusan untuk mengarahkan kendaraannya ke sisi kanan.
Di dekat truk besar tersebut terdapat sebuah truk pengantar barang. Sebab benturan yang kuat, truk berwarna hijau yang membawa paket itu kemudian terlempar ke jalur yang berlawanan.
Langsung di depannya terdapat mobil Toyota Avanza yang sedang berhenti akibat lampu lalu lintas merah. Kendaraan tersebut kemudian merasakan tabrakan.
Setelah kecelakaan, kedua truk terbalik dan menutupi kedua jalur, baik yang menuju Ungaran maupun ke Jatingaleh Semarang.
Kepala Subnit Penegak Hukum Polrestabes Semarang, Iptu Rio Widiyanto mengungkapkan, kecelakaan yang terjadi melibatkan tiga buah kendaraan.
“Semua penderita dalam kondisi baik, hanya merasakan cedera ringan,” ungkapnya.
Copyright AdinJava2025
Comparable Article







