4 Fakta Mengejutkan Ledakan SMAN 72: Senjata Mainan dan Data diri Pelaku Jadi Perhatian

- Penulis

Selasa, 11 November 2025 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AdinJava– Terjadi ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11/2025) siang.

Kejadian ini mengakibatkan puluhan orang cedera, termasuk beberapa pelajar.

Berdasarkan keterangan saksi, ledakan terjadi di beberapa titik di sekitar sekolah masjid saat siswa sedang melaksanakan shalat Jumat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sela, salah seorang siswa kelas XI SMAN 72 Jakarta, menyampaikan bahwa di lokasi ditemukan perabot yang diduga merupakan bom buatan sendiri atau bom molotov.

Ia mengira perabot itu dibawa oleh seorang siswa yang tak henti-hentinya menjadi penderita bullying.

“Saya mengira siswa ini ingin balas dendam dan melakukan bunuh diri. Tadi saya lihat tiga jenis bom, namun hanya dua yang meledak,” ujar Sela, dilaporkan dariAntara.

Berikut beberapa fakta keterkaitan ledakan di SMAN 72 Jakarta:

1. Kebakaran terjadi saat shalat Jumat

Ledakan mengguncang SMAN 72 Kelapa Gading tepat sebelum shalat Jumat. Suara ledakan keras dikarenakan kepanikan para siswa dan guru yang sedang bersiap melakukan ibadah.

Baca Juga:  Bandara Dhoho Kediri Kembali Beroperasi 10 November, Pemkab Tawarkan Sejumlah besar Keuntungan

Seorang guru menyampaikan, ledakan pertama terdengar dari dalam masjid beberapa saat setelah iqamah dikumandangkan, diikuti oleh ledakan kedua di luar masjid.

Saksi lain, Totong, menyebutkan terdapat tiga titik ledakan yang terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.

“Di dalam masjid, dalam perjalanan, dan di luar. Rasanya ada tiga titik,” ujarnya, dilaporkan dariAdinJava, Jumat (7/11/2025).

Setelah suara ledakan terdengar, jemaah secepatnya berlarian keluar.

2. 55 orang terluka

Kepala Polisi Daerah Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memastikan tak ada penderita jiwa dalam kejadian tersebut.

Tetapi, sebanyak 55 orang merasakan cedera ringan sampai sedang, beberapa di antaranya telah kembali ke rumah.

“Tak ada penderita jiwa, semoga tak ada penderita jiwa. Jelasnya masih dalam penanganan rumah sakit,” ungkapnya.

“Beberapa di antaranya merasakan luka bakar. Ada luka akibat pecahan, serta beberapa luka kecil,” ujarnya.

3. Pelaku yang diduga berusia 17 tahun

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan, tersangka pelaku merupakan seorang remaja berusia 17 tahun yang sedang dapatkan perawatan di rumah sakit.

Baca Juga:  Pesan Mengharukan Vidi Aldiano: Aku Baik-baik Saja, Putuskan Berhenti Sementara itu dari Hiburan

“I informasi masih dalam proses operasi,” ujarnya setelah mengunjungi penderita di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih.

Saat ditanya, Dasco mengonfirmasi bahwa yang dioperasi adalah tersangka pelaku.

“Yang melakukannya?” tanya wartawan. “Benar,” jawabnya singkat.

Tetapi, Dasco belum mampu memastikan apakah pelaku adalah siswa dari sekolah tersebut atau orang dari pihak luar. Ia juga menyoroti kemungkinan pelaku terpengaruh oleh konten on-line.

“Mungkin saja ada dampak dari apa yang dilihat di media sosial,” ujarnya.

Ia meminta pihak sekolah agar lebih waspadai dalam mengendalikan rutinitas virtual siswa.

“Kami mengimbau sekolah-sekolah untuk lebih meningkatkan kehati-hatian, khususnya dalam mengendalikan penggunaan perangkat virtual oleh siswa,” ujarnya.

4. Alat yang ditemukan di lokasi kejadian adalah mainan

Dari lokasi kejadian, ditemukan sebuah alat yang diduga merupakan senjata tiruan berupa airsoft gun.

Mahir terorisme dan intelijen, Ridlwan Habib mengungkapkan bahwa pada senjata tersebut terukir nama-nama pelaku teror dunia.

“Brenton Tarrant, pelaku teror di Selandia Baru, menewaskan 51 penderita. Alexandre Bissonnette adalah pelaku serangan teror di masjid Kanada, lalu ada seorang teroris lain yang berafiliasi dengan nazi di Italia,” ujar Ridlwan.

Baca Juga:  AirPods Max hadir dengan warna baru dan USB-C, AirPods Pro 2 hadir dengan fitur pendengaran baru

Di dalam foto yang beredar di media sosial, terdapat tulisan “14 Tutur. Untuk Agartha” dan “Brenton Tarrant. Selamat Datang di Neraka” pada bagian senjata tersebut.

Ridwan mengira pelaku mungkin saja terpengaruh oleh tindakan teror di negara lain.

Tetapi, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenkopolhukam) Lodewijk Freidrich Paulus menegaskan bahwa senjata yang ditemukan merupakan senjata mainan.

Ia juga menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan meminta masyarakat untuk tidak melakukan spekulasi.

“Ya, ada gambar tersebut, namun ternyata senjata mainan. Setelah kami periksa, itu adalah senjata mainan,” ujarnya di SMAN 72 Kelapa Gading.

“Jangan menyebut ini sebagai tindakan teror. Belum, kita belum hingga pada titik itu, ya. Jadi biarkan pihak berwajib bekerja terlebih dahulu,” ujarnya.



Berita Terkait

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025
Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi
Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?
Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?
Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Andai Tidak Dapat Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin saja Tua Lebih Cepat, Tutur Psikologi

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:59 WIB

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:14 WIB

Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:44 WIB

Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:59 WIB

Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:29 WIB

Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai

Berita Terbaru