Bandung Barat | Sekitarkita.id,- Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif kaget saat menemukan botol miras bekas konsumsi diwilayah kompleks perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda), Bandung Barat, Desa Mekarsari, Ngamprah, Jumat (8/12/2023) pagi.
Sejumlah botol minuman keras (miras) itu ditemukan Pj Bupati Arsan Latif saat melakukan operasi Jumat bersih (Jumsih) bersama organisasi perangkat daerah (OPD) di kawasan itu.
Dalam foto yang diabadikan Forkompim, terlihat Pj Bupati, Arsan Latif mengenakan topi dinas berwarna coklat berkaos biru dan celana training itu kaget saat menemukan dua botol miras tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Nampak tiga ASN lainnya juga tercengang melihat Pj Bupati menenteng dua botol miras jenis Kawa Kawa yang ditemukan ditumpukan sampah. Hal ini patut diduga dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab dengan sengaja membuang dilokasi itu.
Menanggapi hal ini, ditengan Operasi Jumsih yang dilakukannya, Arsan mengatakan, pihaknya sempat menemukan beberapa botol miras yang dibuang disalah satu titik tumpukan sampah.
Namun, Ia meyakini bahwa pelakunya bukanlah pegawai Pemda, melainkan warga luar yang disinyalir sengaja memanfaatkan lingkungan pemda untuk pesta miras ketika malam tiba dan luput dari pengawasan petugas.
“Betul, tadi saya menemukan beberapa botol. miras, tapi saya yakin pelakunya bukan orang kita (ASN), melainkan warga luar yang nakan dan sengaja minum disini. Tapi kami tidak akan memperpanjang permasalahan ini dan langsung dibuang,” kata Arsan kepada wartawan usai kegiatan.
Ia meminta petugas berwenang, dalam hal ini Satpol PP KBB, agar lebih sigap melakukan patroli melakukan pengawalan dan pengamanan menjaga ketentraman serta ketertiban, sehingga tidak ada lagi masyarakat dengan sengaja (iseng) melakukan hal-hal amoral disekitar lingkungan Pemda.
Tak hanya itu, pada Jumsih kali ini, Arsan mendapati tumpukan sampah yang telah menggunung dibeberapa titik bukan tempat pembuangan sampah.
Melihat hal tersebut, Arsan langsung memerintahkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan PUTR untuk segera membersihkan sampah-sampah tersebut dengan menggunakan alat berat untuk dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA).
“Ini merupakan tindak lanjut dari inspeksi mendadak (Sidak) yang saya lakukan 4-5 minggu lalu dengan harapan dapat diikuti dan ditindaklanjuti lebih jauh oleh seluruh ASN dilingkungan Pemda, Tapi ternyata tidak. Jadi, kemarin saya terpaksa mengeluarkan surat perintah melaksanakan Jumsih bagi para ASN sebagai upaya untuk membuat kawasan Pemda agar lebih bersih dan asri,” ujar Arsan.
Mengenai kebersihan Lingkungan Pemda, Arsan mengatakan bahwa dirinya sudah membagi penanggungjawab disetiap wilayahnya.
“Sehingga kita akan merasakan suasana lingkungan Pemda yang lebih Indah, Bersih dan Asri,” tandasnya.







