Nadya Tyandra, Dari BINUS UNIVERSITY ke Apple WWDC24

- Penulis

Kamis, 11 Juli 2024 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nadya Tyandra, Dari BINUS UNIVERSITY ke Apple WWDC24

[ad_1]

Dengan sumber daya dan koneksi yang luas, BINUS College ingin menjadi beban bagi mahasiswa untuk menggapai impian. Tujuannya agar alumni BINUS mempunyai bekal kuat untuk menghadapi persaingan di industri kerja. Komitmen ini dirasakan betul oleh Nadya Tyandra, alumni Faculty of Pc Science BINUS College yang baru lulus pada tahun 2024 ini.

Kuliah di program Ilmu Komputer membawa ke berbagai pintu kesempatan yang sebelumnya sepertinya tidak pernah ia bayangkan. Bahkan, kesempatan tersebut berhasil membawanya mencapai ke Apple Park, California, AS. Bagaimana ceritanya?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keinginan Kuat untuk Kuliah di Bidang Ilmu Komputer

Memahami tingginya kebutuhan terhadap keterampilan virtual, Nadya membuat keputusan untuk melanjutkan pendidikan tinggi di bidang ilmu komputer. Setelah percaya dengan jurusan kuliah yang akan diambil, Nadya untuk membuat pilihan berkuliah di BINUS College akibat reputasinya yang bagus di bidang IT. Terlebih lagi, BINUS College juga mempunyai Faculty of Pc Science yang berfokus menyediakan program-program di bidang ilmu komputer, matematika, dan statistik.

Nadya sengaja untuk membuat pilihan jurusan Ilmu Komputer agar dapat mempelajari semua aspek ilmu komputer terlebih dulu sebelum mengetahui harus segera mendalami bidang apa sesudahnya.

Menikmati Proses Belajar Hybrid

Nadya menjalani perkuliahan semester 1–4 secara bold akibat adanya pandemi Covid-19. Meski begitu, Nadya tetap menikmati sistem kuliah on-line akibat sangat praktis dan fleksibel. Ia juga jadi belajar untuk membagi waktu antara belajar dan istirahat.

Baca Juga:  Bersama BINUS UNIVERSITY di IIETE dan PPTJ 2025, Wujudkan Karier Impian Gen Z

Sebelum memulai perkuliahan, biasanya Nadya mengunduh materi perkuliahan dari finding out control gadget (LMS) terlebih dahulu. Lalu, setelah kelas selesai, ia akan membaca ulang materi dari dosen. Atau andai ada tugas, Nadya akan mengerjakannya secara individu maupun kelompok.

Alternatifnya, alumni BINUS ini juga cukup aktif berpartisipasi dalam rutinitas di luar kelas. Sepanjang semester 3–5, Nadya pernah ikut Beasiswa Mentor. Melalui program ini, ia secara tidak langsung juga me-review materi kuliah pada semester sebelumnya sambil mempersiapkan materi untuk sesi mentoring dengan mentee.

Memasuki semester 5, barulah Nadya mematuhi kuliah secara hybrid. Dari overall 13 minggu perkuliahan, kurang-lebih setengahnya dilaksanakan secara on-site di BINUS @Kemanggisan, Kampus Anggrek. Setelah itu, Nadya memasuki Program Pengayaan secara penuh di tempat pada semester 6–7. Di sinilah ia berkesempatan magang di Apple Developer Academy.

Keseruan Magang di Apple Developer Academy


Melalui Program Pengayaan, BINUS College memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk membuat pilihan salah satu dari tujuh garis program. Nadya untuk membuat pilihan garis magang dengan bergabung sebagai Junior Learner di Apple Developer Academy @BINUS sepanjang Maret–Desember 2023.

Baca Juga:  Bitcoin: Solusi Ekonomi Negara Atau Alat Keuangan UNTUK Rakyat?

Apple Developer Academy adalah program resmi dari Apple untuk orang-orang yang ingin mengembangkan keterampilan di bidang IT, khususnya pengembangan produk Apple. Setiap tahunnya, Apple Developer Academy @BINUS menyediakan kursi untuk 200 Pelajar Junior. Sebanyak 100 kursi ditujukan bagi mahasiswa BINUS College, sedangkan 100 kursi lainnya curhat umum.

Pengalaman magang di Apple Developer Academy benar-benar meningkatkan keterampilan dan pengalaman Nadya. Terlebih lagi, para peserta berasal dari latar belakang profesional yang dengan cara yang berbeda. Interaksi dengan mereka memberikan pengetahuan dari berbagai sudut pandang.

“(Peserta Apple Developer Academy) coder dominan. Ada juga yang dari bidang desain dan bisnis. Sepanjang magang, ada tantangan individu dan kelompok. Di sini saya dalam jumlah besar belajar tentang pengembangan dengan bimbingan dari mentor-mentor di akademi,” kata Nadya.

Mendapatkan Undangan ke Apple WWDC24


Siapakah yang mengira keputusan magang di Apple Developer Academy @BINUS bisa membawa Nadya ke California? Pada Maret 2024, Nadya mematuhi kompetisi WWDC24 Swift Scholar Problem yang dilaksanakan oleh Apple. Para peserta harus segera membuat permainan atau aplikasi untuk mengungkapkan cerita masing-masing.

Baca Juga:  Workshop Public Talking Don Bosco 1 dengan Trainer Priska

Apple untuk membuat pilihan 350 pemenang, dan 50 di antaranya terpilih sebagai Pemenang Terhormat akibat diundang langsung menghadiri WWDC24 di Apple Park, California, AS. Nadya menjadi salah satu Prominent Winner yang mendapat undangan tersebut. Sebagai Prominent Winner, ia berkesempatan untuk mempresentasikan hasil karya Swift Scholar Problem.

Lebih lanjut, Nadya bercerita, “Di sana, saya berkesempatan mempresentasikan pengajuan Swift Scholar Problem-ku kepada Tim Prepare dinner (CEO Apple) dan Susan Prescott (Wakil Presiden Hubungan Pengembang Seluruh Dunia di Apple). Sepertinya senang dan bangga sekali.”

Bagi Nadya, kuliah di BINUS College Faculty of Pc Science menjadi batu loncatan yang memberinya dalam jumlah besar wawasan tentang industri teknologi. Dengan menyediakan dalam jumlah besar peluang dan kesempatan, BINUS College membantu Nadya mengasah comfortable talent dan exhausting talent untuk menemukan pekerjaan penuh waktu yang sesuai.

Tentu saja, Nadya juga sepertinya tidak bisa melakukan hal tersebut tanpa dukungan orang tua, rekan-rekan, dosen di BINUS College, serta para mentor di Apple Developer Academy. Nadya mengharapkan agar ia dapat segera dapatkan pekerjaan penuh waktu,dengan begitu bisa memecahkan permasalahan masyarakat dengan kemampuannya di bidang teknologi.

[ad_2]
Sumber: vritimes

https://vritimes.com/{id}/articles/7f6a0629-82c4-11ee-b831-0a58a9feac02/8965ddc3-3e9d-11ef-8132-0a58a9feac02



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru