Dede Yusuf Tegaskan Keberhasilan Program MBG dan Kopdes Bergantung pada Tata Kelola

- Penulis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi saat kunjungan ke Padalarang Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi saat kunjungan ke Padalarang Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi, menegaskan bahwa keberhasilan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sangat bergantung pada tata kelola yang baik serta pelaksanaan yang tepat sasaran.

Menurut Dede Yusuf, dua program prioritas pemerintah tersebut memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah apabila dijalankan sesuai tujuan dan tidak menyimpang dari konsep awal.

“Kedua program ini akan bermanfaat jika dikerjakan dengan benar dan tepat sasaran,” ujar Dede Yusuf saat ditemui Sekitarkita.id usai lawatan ke Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat (10/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dede Yusuf memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan sebagai salah satu program strategis nasional. Namun, ia menilai sistem tata kelola pelaksanaannya perlu terus diperbaiki agar lebih efektif, efisien, dan memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat.

Ia mengungkapkan bahwa alokasi anggaran MBG mengalami penyesuaian dari sekitar Rp250 triliun menjadi Rp170 triliun atau berkurang lebih dari Rp70 triliun. Oleh karena itu, perubahan anggaran tersebut harus diimbangi dengan penguatan sistem pelaksanaan di lapangan.

Baca Juga:  Kompolnas Angkat Bicara Terkait Meninggalnya Tahanan di Polres Pandeglang

“Program MBG tetap berjalan, tetapi tata kelolanya harus diperbaiki. Saat ini juga tidak diperbolehkan ada penambahan dapur SPPG baru, sementara skema kerja sama dengan kantin sekolah masih dalam tahap kajian,” katanya.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi saat kunjungan ke Padalarang Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi saat kunjungan ke Padalarang Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

Selain membahas MBG, Dede Yusuf juga menyoroti pelaksanaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Ia mengingatkan agar koperasi tersebut tidak dikuasai oleh vendor-vendor besar dari luar daerah karena tujuan utama program ini adalah memperkuat perekonomian desa.

Related Posts

Menurutnya, produk yang dipasarkan di Kopdes Merah Putih seharusnya berasal dari potensi unggulan desa, seperti hasil pertanian, beras, sayuran, hingga komoditas lokal lainnya.

“Jangan sampai yang mengisi Kopdes Merah Putih justru vendor-vendor besar dari pusat. Produk yang dijual harus berasal dari desa itu sendiri agar uangnya berputar kembali ke masyarakat desa dan mampu meningkatkan perekonomian lokal,” tegasnya.

Baca Juga:  Dua Pelaku Curanmor Diamankan Anggota Samapta Polres Karawang

Dede Yusuf juga menekankan bahwa penentuan lokasi pembangunan maupun operasional Koperasi Desa Merah Putih harus diputuskan melalui musyawarah desa, bukan ditetapkan secara sepihak oleh pemerintah pusat.

Menurutnya, pemerintah daerah berperan sebagai fasilitator dengan menyiapkan lokasi sesuai hasil kesepakatan masyarakat desa.

“Lokasi harus ditetapkan melalui musyawarah desa. Pemerintah daerah hanya berkewajiban memfasilitasi dan menyiapkan lokasinya sesuai hasil kesepakatan masyarakat desa,” pungkasnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tahap Pertama, 16 Bangunan Liar di Padalarang Akhirnya Dibongkar Paksa!
Misteri Kematian Pria di Kontrakan Padalarang, Diduga Meninggal karena Sakit
Viral, Kisah Siswa Naik Rakit di Cililin, Dedi Mulyadi Turunkan Tim PU Bangun Jembatan
Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta
Di Ujung Tanduk! Nasib 16 Bangunan Liar di Sudimampir Padalarang Terancam Dibongkar Paksa
Kisah Pilu Pelajar di Cililin Bandung Barat, Berangkat Sekolah Harus Naik Rakit Bambu
Pimpinan DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan 15 Desember 
Wabup Asep Ismail Buka Pesta Siaga Bandung Barat, Pramuka Didorong Cetak Generasi Berkarakter

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Tahap Pertama, 16 Bangunan Liar di Padalarang Akhirnya Dibongkar Paksa!

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Misteri Kematian Pria di Kontrakan Padalarang, Diduga Meninggal karena Sakit

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Viral, Kisah Siswa Naik Rakit di Cililin, Dedi Mulyadi Turunkan Tim PU Bangun Jembatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Di Ujung Tanduk! Nasib 16 Bangunan Liar di Sudimampir Padalarang Terancam Dibongkar Paksa

Berita Terbaru