SEKITARKITA.id – Jenazah Ipan Nurzaman (26), warga Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang dilaporkan hilang setelah diduga diseret buaya di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, akhirnya ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban ditemukan pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 18.15 WIB atau 19.05 WIB waktu setempat. Jenazah ditemukan mengapung sekitar 2 hingga 3,4 kilometer dari lokasi awal kejadian di perairan Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Penemuan tersebut mengakhiri proses pencarian yang berlangsung selama empat hari. Operasi SAR melibatkan Basarnas, TNI, Polri, BPBD Banyuasin, relawan, serta masyarakat setempat yang menghadapi kondisi sungai dengan air keruh dan ancaman keberadaan buaya liar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Ivan Nurzaman dibawa ke RSUD Banyuasin untuk proses identifikasi dan penyerahan kepada keluarga. Selanjutnya, jenazah diberangkatkan menuju kampung halamannya di Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat.
Kepala Desa Batulayang, Imam Mujahidin, membenarkan kabar ditemukannya korban. Menurutnya, keluarga telah menerima informasi bahwa jenazah sedang dalam perjalanan menuju Bandung Barat untuk dimakamkan.
“Alhamdulillah sudah ditemukan kemarin sore. Sekarang jenazah sedang dalam perjalanan menuju Cililin,” ujar Imam saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (10/7/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi terakhir yang diterima, rombongan pembawa jenazah masih berada di kapal penyeberangan pada Jumat pagi.
Jika perjalanan berjalan lancar, jenazah diperkirakan tiba di Cililin sekitar pukul 16.00 hingga 17.00 WIB dan akan langsung dimakamkan pada malam harinya.
“Informasi yang saya terima tadi pagi, rombongan masih berada di kapal penyeberangan. Diperkirakan sore tiba di Cililin dan malam ini langsung dimakamkan,” katanya.
Sebelumnya, Ipan Nurzaman dilaporkan hilang setelah diduga diseret seekor buaya saat berada di Sungai Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Senin (6/7/2026) dini hari.
Peristiwa nahas itu terjadi ketika korban bersama sejumlah rekannya tengah memperbaiki perahu di sekitar sungai. Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan detik-detik korban melompat ke sungai sebelum diduga diterkam buaya sempat viral di media sosial.
Sejak laporan diterima, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian secara intensif dengan menyisir lokasi kejadian hingga beberapa kilometer dari titik awal korban dilaporkan hilang. Pencarian berlangsung dalam kondisi yang cukup sulit akibat minimnya jarak pandang di dalam air serta potensi ancaman buaya liar.
Jenazah akhirnya ditemukan pada Kamis petang dalam kondisi meninggal dunia. Setelah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








