Jenazah Warga Bandung Barat yang Diseret Buaya di Sumsel Ditemukan, Dimakamkan di Cililin

- Penulis

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah Ipan Nurzaman (26), warga Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang dilaporkan hilang setelah diduga diseret buaya di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, akhirnya ditemukan oleh Tim SAR (foto: istimewa)

i

Jenazah Ipan Nurzaman (26), warga Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang dilaporkan hilang setelah diduga diseret buaya di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, akhirnya ditemukan oleh Tim SAR (foto: istimewa)

SEKITARKITA.id – Jenazah Ipan Nurzaman (26), warga Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang dilaporkan hilang setelah diduga diseret buaya di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, akhirnya ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban ditemukan pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 18.15 WIB atau 19.05 WIB waktu setempat. Jenazah ditemukan mengapung sekitar 2 hingga 3,4 kilometer dari lokasi awal kejadian di perairan Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Penemuan tersebut mengakhiri proses pencarian yang berlangsung selama empat hari. Operasi SAR melibatkan Basarnas, TNI, Polri, BPBD Banyuasin, relawan, serta masyarakat setempat yang menghadapi kondisi sungai dengan air keruh dan ancaman keberadaan buaya liar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Ivan Nurzaman dibawa ke RSUD Banyuasin untuk proses identifikasi dan penyerahan kepada keluarga. Selanjutnya, jenazah diberangkatkan menuju kampung halamannya di Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat.

Pria asal Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, dilaporkan hilang dan diduga diterkam buaya di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (foto: tangkapan layar video viral)
Pria asal Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, dilaporkan hilang dan diduga diterkam buaya di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (foto: tangkapan layar video viral)

Kepala Desa Batulayang, Imam Mujahidin, membenarkan kabar ditemukannya korban. Menurutnya, keluarga telah menerima informasi bahwa jenazah sedang dalam perjalanan menuju Bandung Barat untuk dimakamkan.

Baca Juga:  DPRD KBB Setujui LKPJ 2025, Bupati Jeje Ritchie: Kemiskinan Turun 9,87 Persen

“Alhamdulillah sudah ditemukan kemarin sore. Sekarang jenazah sedang dalam perjalanan menuju Cililin,” ujar Imam saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (10/7/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi terakhir yang diterima, rombongan pembawa jenazah masih berada di kapal penyeberangan pada Jumat pagi.

Jika perjalanan berjalan lancar, jenazah diperkirakan tiba di Cililin sekitar pukul 16.00 hingga 17.00 WIB dan akan langsung dimakamkan pada malam harinya.

Jenazah Ipan Nurzaman (26), warga Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang dilaporkan hilang setelah diduga diseret buaya di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, akhirnya ditemukan oleh Tim SAR (foto: istimewa)
Jenazah Ipan Nurzaman (26), warga Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang dilaporkan hilang setelah diduga diseret buaya di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, akhirnya ditemukan oleh Tim SAR (foto: istimewa)

“Informasi yang saya terima tadi pagi, rombongan masih berada di kapal penyeberangan. Diperkirakan sore tiba di Cililin dan malam ini langsung dimakamkan,” katanya.

Sebelumnya, Ipan Nurzaman dilaporkan hilang setelah diduga diseret seekor buaya saat berada di Sungai Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Senin (6/7/2026) dini hari.

Peristiwa nahas itu terjadi ketika korban bersama sejumlah rekannya tengah memperbaiki perahu di sekitar sungai. Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan detik-detik korban melompat ke sungai sebelum diduga diterkam buaya sempat viral di media sosial.

Sejak laporan diterima, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian secara intensif dengan menyisir lokasi kejadian hingga beberapa kilometer dari titik awal korban dilaporkan hilang. Pencarian berlangsung dalam kondisi yang cukup sulit akibat minimnya jarak pandang di dalam air serta potensi ancaman buaya liar.

Baca Juga:  Fraksi PDIP KBB Semprot Kinerja SKPD, Minta Bupati Jeje Larang Kadis Mangkir Rapat Paripurna

Jenazah akhirnya ditemukan pada Kamis petang dalam kondisi meninggal dunia. Setelah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Warga Bandung Barat Korban Terkaman Buaya di Banyuasin Tiba di Cililin, Tangis Keluarga Pecah Sambut Jenazah
Praktik Calo Masih Hambat PTSL di KBB, Dede Yusuf: Jangan Bebani Warga dengan Biaya Tambahan
Lindungi Aset Keluarga, Kepala BPN KBB: Sertipikat PTSL adalah Investasi, Jangan Mudah Dilepas
Lawatan ke Padalarang, Dede Yusuf Minta Pemda Evaluasi Rekrutmen PPPK, Jangan Bebani Keuangan Daerah
DPC Partai Demokrat KBB Gelar Gerakan Indonesia Asri, Langit Biru Sambut HUT ke-25
Nahas! Mortir Meledak Saat Dipukul Palu, Tiga Pemulung Tewas di Cipatat Bandung Barat 
Tertemper KRD Lokal di Cimahi, Pemuda 21 Tahun Alami Patah Tulang
Pria Asal Bandung Barat Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin, Korban Masih Dalam Pencarian

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:08 WIB

Warga Bandung Barat Korban Terkaman Buaya di Banyuasin Tiba di Cililin, Tangis Keluarga Pecah Sambut Jenazah

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:46 WIB

Praktik Calo Masih Hambat PTSL di KBB, Dede Yusuf: Jangan Bebani Warga dengan Biaya Tambahan

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:38 WIB

Jenazah Warga Bandung Barat yang Diseret Buaya di Sumsel Ditemukan, Dimakamkan di Cililin

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:09 WIB

Lindungi Aset Keluarga, Kepala BPN KBB: Sertipikat PTSL adalah Investasi, Jangan Mudah Dilepas

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:00 WIB

Lawatan ke Padalarang, Dede Yusuf Minta Pemda Evaluasi Rekrutmen PPPK, Jangan Bebani Keuangan Daerah

Berita Terbaru