SEKITARKITA.id- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-79, belasan ribu warga Kecamatan Lembang memadati Jalan Raya Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Rabu, 14 Agustus 2024.
Mereka dengan antusias menyaksikan pergelaran Lembang Street Carnival yang meriah. Acara ini menampilkan berbagai atraksi kreatif, termasuk pawai kostum dan budaya yang menyemarakkan suasana peringatan HUT RI.
Para peserta dan penonton tampak sangat antusias, memadati area acara dengan beragam modifikasi kendaraan yang menarik perhatian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tahun ini, perayaan HUT RI di Lembang sedikit berbeda. Tidak terlihat kehadiran pejabat daerah seperti Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif, Ketua DPRD KBB, Rismanto, serta pejabat eselon II dan kolega, yang biasanya hadir dalam acara-acara serupa.
Meskipun demikian, kemeriahan tetap terasa tanpa ekses, perputaran ekonomi meningkat berkat pedagang UMKM lokal yang meramaikan acara tersebut.
Camat Lembang, Bambang Eko dan istri, bersama Sekretaris Camat Lembang, Ali Kurniawan, serta jajaran Forkopimcam, menyambut dengan hangat para peserta karnaval yang melintas di depan panggung Alun-alun Lembang.
Disambangi usai acara, Ketua Panitia Lembang Street Carnival, Komarudin, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat Lembang pada tahun ini melebihi tahun-tahun sebelumnya.
“Jumlah peserta 15 ribu orang, meskipun sekitar panitia sudah membatasi, antusiasme mereka sangat tinggi. Jika ditambah dengan penonton, jumlahnya bisa mencapai puluhan hingga belasan ribu orang,” kata Komarudin.
Ia menjelaskan bahwa karnaval ini adalah agenda tahunan yang dilaksanakan menjelang HUT RI.
Namun, tahun ini digelar tiga hari sebelum 17 Agustus untuk menghindari kemacetan lalu lintas yang mungkin terjadi jika acara berdekatan dengan hari kemerdekaan.
Sementara itu, Camat Lembang, Bambang Eko, menambahkan bahwa Lembang Street Carnival melibatkan 16 desa di wilayah Lembang serta partisipasi masyarakat dan pelajar dari tingkat SD hingga SMA.
“Mereka menampilkan berbagai kesenian tradisional dan mengenakan baju adat, menambah kesan menarik acara karnaval,” ujar Bambang.
Kepala Desa Cikahuripan, Oman Haryanto, turut memeriahkan acara dengan menampilkan patung Gatotkaca raksasa dan sisingaan yang diarak bersama istri dengan tarian tradisional.
Selain itu, Desa Cikahuripan juga menampilkan replika sapi besar yang menjadi daya tarik karena identitas desa sebagai wilayah peternak sapi.
Acara yang dimulai pukul 12.00 WIB ini berakhir sekitar pukul 16.00 WIB, dan masyarakat membubarkan diri dengan tertib.
Lalu lintas di Jalan Raya Lembang, terutama di depan Alun-alun Lembang, kembali lancar dan normal setelah acara selesai.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan







