[ad_1]
Google merampungkan acara seri Pixel 9 dan dapat dibilang anggota yang paling mengesankan adalah Google Pixel 9 Pro Fold – tidak menyangka, bukan?
Ini baru percobaan kedua Google dalam mengorbitkan ponsel lipat Pixel, namun ponsel ini telah menyalip ponsel lipat kawakan Samsung, yang kini memasuki generasi keenam, dalam sejumlah karakteristik utama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Perbandingan Google Pixel 9 Pro Fold dan Galaxy Z Fold6
Faktanya, kami bisa memberikan argumen kuat bahwa Pixel 9 Pro Fold mempunyai perangkat keras yang secara keseluruhan lebih unggul daripada Galaxy Z Fold6, yang memperlihatkan bahwa perusahaan Korea tersebut mungkin saja menjadi minim berpuas diri sebab kurangnya persaingan global. Nah, berikut ini adalah beberapa pesaing hebat yang hadir di tujuh belas negara di seluruh dunia.
Rasio aspek yang lebih baik
Masalah utama yang dialami pengguna dengan seri Galaxy Z Fold Samsung adalah rasio aspek layarnya, khususnya layar penutupnya. Samsung minim meningkatkannya akhir-akhir ini, namun intinya adalah layar penutup Galaxy Z Fold6 terlalu sempit dibandingkan dengan ponsel pintar fashionable lainnya.
Sebaliknya, Pixel 9 Pro Fold besutan Google mempunyai layar penutup 6,3 inci dengan rasio aspek standar 20:9. Sebagai bonus, layarnya juga beresolusi 1080p, sedangkan Z Fold6 hanya mempunyai beberapa piksel dengan resolusi 968p.
Gambar tidak sesuai skala
Layar lipat pada Pixel 9 Pro Fold lebih besar sekali (207,4 cm2 vs 185,2 cm2), mempunyai resolusi lebih tinggi, dan rasio mendekati 1:1, yang lebih nyaman untuk melakukan sejumlah besar tugas sekaligus. Dan melakukan sejumlah besar tugas sekaligus adalah hal yang biasanya dilakukan oleh perangkat lipat bergaya buku.
Lebih tipis, andai lebih berat
Google melangsingkan Pixel 9 Pro Fold mencapai ke tingkat yang mengesankan. Ketebalannya hanya 10,5 mm saat dilipat, sangat mirip dengan ponsel biasa, dan jauh lebih tipis daripada Galaxy Z Fold6 (12,1 mm) dan OnePlus Open (11,7 mm). Saat dibuka, Pixel hanya setebal 5,1 mm – hampir tidak lebih tebal dari port USB-C-nya.
Pixel 9 Pro Fold yang tipis
Galaxy Z Fold6 jauh lebih ringan – tepatnya 18 gram – yang tidak dapat dianggap remeh. Tetapi, perangkat lipat bergaya buku adalah jenis perangkat yang Anda harapkan minim lebih berat, sementara waktu ketipisan adalah hal yang umumnya lebih terasa dalam penggunaan sehari-hari.
Google juga membuat Pixel 9 Pro Fold menahan air, meski demikian Anda tidak akan berenang dengan kedua ponsel tersebut.
RAM lebih besar sekali dan kamera lebih baik
Galaxy Z Fold6 memakai Snapdragon 8 Gen 3 4nm, yang kemungkinan lebih unggul dalam hal kinerja dibandingkan Tensor G4 yang baru. Kecepatan clock pada kedua prosesor chipset tersebut memperlihatkan hal tersebut, meski demikian kita segera akan memahaminya secara pasti saat menghentikan ulasan lengkap tentang Tensor yang baru.
Tetapi, Pixel 9 Pro Fold hadir dengan RAM 16 GB, yang lebih besar sekali dari Galaxy Z Fold6 yang hanya 12 GB. RAM yang lebih besar sekali berarti lebih sejumlah besar aplikasi yang bisa bekerja di latar belakang dan responsivitas yang lebih baik.
Ponsel lipat menyulitkan pemasangan perangkat keras kamera kelas atas seperti yang bisa dibuktikan oleh ponsel lipat perdana ini. Tetapi, setidak-tidaknya di atas kertas, Pixel yang bisa dilipat juga mempunyai keunggulan di sini. Kamera utama pada Galaxy Z Fold6 mempunyai sensor yang lebih besar sekali dan lensa yang minim lebih lebar. Tetapi, Pixel 9 Pro Fold mempunyai kamera zoom yang jangkauannya hampir dua kali lipat (112mm vs 66mm), dan fokus otomatis pada kamera sudut ultra lebarnya.
Baterai lebih besar sekali, namun apakah masa pakai baterai lebih baik?
Google Pixel 9 Pro Fold mempunyai baterai 4.650mAh yang minim lebih besar sekali (~6%), meski demikian kecepatan pengisian dayanya agak mengecewakan pada keduanya. Dan daya menahan baterai yang pada kenyataannya belum diuji, jadi ini lebih merupakan kemungkinan daripada keunggulan yang pasti.
Samsung Galaxy Z Fold6 masih menjadi pilihan utama
Fakta bahwa Google Pixel 9 Pro Fold merupakan perangkat keras yang secara keseluruhan lebih baik kemungkinan tidak akan membuat Galaxy Z Fold6 kehilangan sejumlah besar waktu tidur. Galaxy Z Fold6 akan mengungguli Pixel 9 Pro Fold dengan selisih penjualan yang jauh lebih besar sekali dan bukan hanya sebab ketersediaannya yang lebih luas. Ponsel lipat Samsung ini mempunyai kemampuan multitasking yang lebih baik dan memberi dorongan untuk S Pen. Ponsel ini juga mempunyai perlindungan terhadap debu. Dan, Anda mungkin saja akan menemukan penawaran yang lebih baik untuk Galaxy Z Fold6 andai Anda berbelanja di luar situs internet Samsung sendiri.
Akan namun, agak memalukan bahwa perusahaan yang tidak dikenal sebab perangkat kerasnya yang canggih telah menyalip perusahaan yang naik ke posisi nomor satu secara global berkat perangkat kerasnya yang mengesankan. Tentu, Samsung semakin membuat khusus sisi perangkat lunak dan membangun ekosistem dan itu patut dipuji, namun tidak boleh melupakan apa yang membuatnya menjadi kekuatan dominan di pasar ponsel pintar. Apalagi di ceruk pasar baru yang masih relatif baru dan jelas masih sejumlah besar ruang gerak.
Karena, di antara perangkat Fold terkini besutan Google dan peluncuran perangkat lipat yang telah lama ditunggu-tunggu dari perusahaan China dengan perangkat keras yang jauh lebih mengesankan, perangkat ini berisiko tergeser dari ceruk pasar yang telah susah payah diciptakannya.
[ad_2]
Sumber: gsmarena







