KBB | SEKITARKITA.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat terus menggenjot perbaikan sejumlah ruas jalan yang selama bertahun-tahun dinantikan masyarakat.
Dua di antaranya yakni Jalan Ciririp-Bangsaya dan Jalan Rancapanggung-Ugrem di Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, turun langsung meninjau progres pekerjaan kedua ruas jalan tersebut, Selasa (8/9/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai perencanaan sekaligus mengecek kualitas pekerjaan agar memenuhi spesifikasi yang telah ditentukan.
Untuk ruas Jalan Ciririp-Bangsaya, total penanganan mencapai 2,3 kilometer. Dari total panjang tersebut, sepanjang 1.865 meter dengan konstruksi hotmix telah selesai dikerjakan.
Sementara itu, sekitar 518 meter lainnya menggunakan konstruksi beton dan kini memasuki tahap pengecoran awal.
Jeje menegaskan, perbaikan jalan tersebut harus dikerjakan secara serius. Pasalnya, kondisi jalan sudah cukup lama menjadi perhatian dan dinantikan masyarakat sekitar.
“Masyarakat di sini sudah cukup lama menantikan jalan yang bagus. Mereka sudah menunggu bertahun-tahun. Jadi setelah jalan ini dikerjakan, jangan sampai masyarakat kecewa. Pastikan kualitasnya baik, pekerjaannya benar, dan hasilnya bisa bertahan lama,” kata Jeje, Selasa (8/9/2026).
Selain Jalan Ciririp-Bangsaya, Pemkab Bandung Barat juga melakukan penanganan pada Jalan Rancapanggung-Ugrem yang memiliki panjang total sekitar 2 kilometer.
Namun, dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah, penanganan pada tahun ini diprioritaskan sepanjang 300 meter, terutama pada titik yang mengalami kerusakan paling parah.
Pekerjaan sepanjang 300 meter tersebut menggunakan konstruksi beton dan saat ini telah mencapai progres 100 persen.
“Penanganan sepanjang 300 meter tersebut menggunakan konstruksi beton dan saat ini telah mencapai progres 100 persen,” ujar Jeje.
Pemkab Bandung Barat memastikan perbaikan Jalan Rancapanggung-Ugrem tidak berhenti pada pekerjaan tahun ini. Penanganan akan dilanjutkan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan anggaran dan kondisi jalan di lapangan.
“Yang kita lakukan adalah memprioritaskan titik-titik yang paling membutuhkan penanganan. Secara bertahap kita akan terus melihat kemampuan anggaran dan kondisi di lapangan agar ruas jalan ini semakin baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tutur Jeje.
Jeje juga menyampaikan bahwa terdapat 34 ruas jalan di Kabupaten Bandung Barat yang saat ini masuk dalam program perbaikan dan telah menunjukkan progres pekerjaan.
Pemerintah daerah, kata dia, akan terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan pembangunan infrastruktur tersebut.
Selain memastikan kualitas pekerjaan, Pemkab Bandung Barat juga berkomitmen menyampaikan perkembangan pembangunan infrastruktur secara berkala kepada masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk keterbukaan pemerintah daerah sekaligus memastikan program perbaikan jalan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Dengan perbaikan secara bertahap dan berdasarkan skala prioritas, Pemkab Bandung Barat berharap kondisi infrastruktur jalan di berbagai wilayah KBB semakin baik dan dapat menunjang mobilitas serta aktivitas ekonomi masyarakat,” tandasnya.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : liputan







