[ad_1]
Kabar baiknya adalah permintaan perangkat elektronik pintar tidak memperlihatkan tanda-tanda berkurang. Konsumen terus memesan komputer, telepon, konsol game, mobil, dan peralatan dalam jumlah besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kabar buruknya adalah kekurangan chip menekan rantai pasokan, dengan begitu berdampak pada ketersediaan dan biaya produk. Kekurangan chip telah berdampak pada ponsel baru, inventaris mobil, dan sejumlah besar lagi.
Booming Permintaan Chip
Permintaan konsumen terhadap produk pintar telah mendorong permintaan chip ke stratosfer. Analis teknologi IDC menulis bahwa penjualan semikonduktor di seluruh dunia tumbuh menjadi $464 miliar pada tahun 2020, meningkat 11 persen dibandingkan tahun 2019. Tren ini diprediksi akan terus berlanjut. IDC memperkirakan pertumbuhan sebesar 12,5 persen lagi pada tahun 2021.
Menurut ZDNet, komputer pribadi dan produk konsumen lainnya berada di balik lonjakan penjualan chip. Pengiriman semikonduktor yang memberi dorongan untuk sistem komputasi meningkat lebih dari 17 persen dibandingkan tahun 2019 sebab meningkatnya pekerjaan jarak jauh dan pembelajaran on-line.
Meningkatnya Permintaan Ponsel Cerdas
Pengenalan perangkat 5G telah mempercepat permintaan akan ponsel pintar. ZDNet menulis bahwa IDC memperkirakan pendapatan dari chip yang menggerakkan ponsel akan tumbuh sebesar 23,3 persen pada tahun 2021 sampai hingga $147 miliar. “Ponsel 5G menyumbang 34% dari seluruh pengiriman ponsel, saat ini semikonduktor untuk ponsel 5G akan meraup hampir dua pertiga pendapatan di segmen ini,” ujar Phil Solis, direktur riset untuk konektivitas dan semikonduktor ponsel pintar di IDC.
Waktu terjadinya kekurangan chip menimbulkan masalah rantai pasokan. Andaikan, pelanggan yang mencoba membeli Apple iPhone 12 Pro baru harus segera menunggu sepanjang tiga minggu, dan Samsung serta Xiaomi mungkin saja menunda peluncuran version terkini mereka.
Kekurangan chip juga berdampak pada produsen peralatan rumah tangga yang memakai prosesor sederhana, seperti microwave, lemari es, dan mesin cuci.
Tekanan Rantai Pasokan
Sebab 80 persen chip diproduksi di luar Amerika Serikat, pandemi COVID-19 memberikan dampak buruk pada rantai pasokan, ujar Ivan Drury, manajer senior wawasan informasi otomotif Edmunds, dalam artikel Pittsburgh Submit-Gazette baru-baru ini. Masalah cuaca dan lingkungan juga berperan dalam mengganggu produksi. Kekeringan memperlambat produksi chip di Taiwan, dan produsen chip Texas terkena dampak badai musim dingin tahun lalu. Artikel tersebut menyampaikan kebakaran di pabrik chip di Naka, Jepang, menambah kesengsaraan industri ini.
“Sesuatu yang sangat kecil, tetapi sangat penting, bisa mengganggu industri ini,” ujar Drury. “Sekarang kita dalam hal apa pun dapat lihat dampaknya… hal ini menyoroti bahwa, ya, kita hidup dalam perekonomian global. Tetapi pada situasi yang sama, ketika terdapat sesuatu yang terganggu dengan cara, bentuk, atau bentuk apa pun, ini dia yang disebut dengan efek tetesan ke bawah (trickle-down impact).”
Broker Mobil Mengalami Kepedihannya
Industri otomotif mungkin saja paling mengalami kekurangan chip sebab tidak mampu memproduksi kendaraan baru.
Sepanjang pandemi ini, negara-negara di seluruh dunia memberlakukan peraturan kesehatan masyarakat yang baru, produsen mobil mengurangi produksi, dan broker serta ruang memuji dirinya sendiri mobil ditutup. Ketika penjualan berkurang, OEM (produsen peralatan asli) industri mengurangi pesanan chip semikonduktor. Kini setelah permintaan kembali, perlu waktu untuk meningkatkan produksi.
Menurut Pittsburgh Submit-Gazette, chip komputer pada kendaraan baru menjalankan fungsi penting seperti akselerasi, tampilan navigasi, kamera cadangan, anti-lock dan rem darurat, serta fungsi lainnya. Andai chip tidak tersedia, mobil yang sudah jadi akan menganggur.
Menurut Stressed, kekurangan ini telah menimpa produsen mobil di seluruh dunia:
- Ford – Memberhentikan produksi di Kentucky pada bulan Desember 2020, dan memerintahkan jeda sepanjang sebulan di pabrik Jerman pada bulan berikutnya
- Stellantis – Pembuat Fiat, Chrysler, dan Peugeot mengurangi produksi di pabrik di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada
- Audi – Menganggur 10.000 karyawan di Jerman
- Mazda – Mempromosikan mungkin saja harus segera memangkas produksi sebanyak 34,000 unit pada tahun 2021 sebab kekurangan chip.
- Nissan – Pabrik truknya di Mississippi mengurangi jam kerjanya
- GM – Mempromosikan akan menyelesaikan produksi di pabrik di Kansas, Kanada, Meksiko, dan Korea Selatan
- Pabrik Subaru di Gunma di Jepang terkena dampaknya, begitu pula fasilitas produksi Toyota Tundra di Texas
Matt DeLorenzo, redaktur pelaksana senior Kelley Blue Guide, menyampaikan chip untuk otomotif tidak menghasilkan keuntungan seperti chip komputer atau telepon, dengan begitu chip tersebut berada pada daftar prioritas yang lebih rendah. Sebab kekurangan ini, produsen mulai menghilangkan tampilan virtual dan untuk memilih tampilan fisik agar memakai lebih minim chip dan mengeluarkan kendaraan ke tempat parkir.
Sementara waktu, kelangkaan akan terus berlanjut sampai beberapa tahun ke depan. Pada bulan Mei lalu, produsen semikonduktor Jerman Infineon Applied sciences AG memperkirakan bahwa kemacetan pasokan microchip bisa berlanjut sampai tahun 2022.
Untungnya, produsen chip berinvestasi besar-besaran untuk meningkatkan produksi guna mengatasi masalah rantai pasokan. Menurut Bloomberg, lebih dari setengah triliun dolar modal dialokasikan untuk fabrikasi semikonduktor, dengan $450 miliar dari Samsung, sekitar $130 miliar dalam belanja infrastruktur Presiden Biden, dan $100 miliar lainnya dari Semiconductor Production Co (TSMC) Taiwan.
Tertarik mempelajari Lean Six Sigma dan pentingnya? Melihat pratinjau kursus Sertifikasi Lean Six Sigma Inexperienced Belt!
Mulailah Karir Anda dalam Pengembangan Perangkat Lunak dan Manajemen Kualitas
Peningkatan investasi bisa menghasilkan pengembangan perangkat lunak dan peluang manajemen proyek yang menjanjikan dalam rantai pasokan untuk industri semikonduktor. Simplilearn bisa membantu Anda meningkatkan daya jual Anda dengan kursus on-line yang fleksibel dan terjangkau dalam beragam kategori. Mereka yang ingin memperluas ke bidang manajemen kualitas otomotif akan memanfaatkan Program Sertifikat Profesional di Lean Six Sigma, yang diperuntukkan bagi para profesional yang ingin menguasai kerangka perbaikan berkelanjutan, kerangka six sigma, dan praktik manajemen tangkas.
[ad_2]
Sumber: simplilearn-com








