[ad_1]
KBB, SekitarKita.id – Calon Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat, Ade Sudrajat Usman, yang mendampingi Calon Bupati Hengky Kurniawan, merupakan sosok berpengalaman dan mempunyai rekam jejak yang kuat di berbagai sektor.
Dengan latar belakang pendidikan yang kokoh, Ade Sudrajat Usman menempuh studi di Fakultas FH Niederrhein, Jerman, dan meraih gelar Degree Ingenieur di bidang Teknik Tekstil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ade Sudrajat, tokoh senior dari DPP Nasdem Jawa Barat, memulai karier politiknya sejak tahun 2010. Sementara itu, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Bapilu bidang pemenangan pemilu.
Pria dengan ciri khas berkacamata itu juga mempunyai pengalaman organisasi yang luas dan kiprah politiknya menjadikan Ade sebagai sosok yang diandalkan dalam mendampingi Hengky Kurniawan menuju kepemimpinan di Bandung Barat.
Ade Sudrajat juga mempunyai pengalaman internasional dengan mengikuti kursus Manajemen Lingkungan di AOTS Jepang pada tahun 1995 sampai 1997.
Selain itu, kariernya di sektor industri tekstil semakin mengukuhkan dudukannya sebagai pemimpin yang berpengaruh.
Beberapa posisi penting yang pernah diemban oleh Ade Sudrajat antara lain:
– Sekjen Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API),
– Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) (2010-2019).
– Wakil Ketua Umum KADIN Jawa Barat (2007-2011),
– Ketua Kompartemen Tetap Industri Tekstil dan Sepatu di KADIN Indonesia (2010-2019),
– Ketua ASEAN Federation of Textile Industries (AFTEX) (2011-2013),
– Pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) (2010-2023).
Dengan latar belakang yang kuat di bidang industri dan politik, Ade Sudrajat mempunyai visi yang jelas untuk mengembangkan Kabupaten Bandung Barat.
“Salah satu prioritasnya adalah pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan industrialisasi di berbagai sektor,” ujar Ade Sudrajat saat dikonfirmasi SekitarKita.id, Selasa (03/09/2024).
Ade yakin bahwa dengan modernisasi pertanian dan peternakan, Kabupaten Bandung Barat akan mempunyai daya saing yang tinggi.
“Kerjasama lintas sektoral dan peran serta Pemerintahan Desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diharapkan bisa memberi dorongan untuk peternak dan penyedia pakan, dengan begitu sektor pertanian dan peternakan di KBB bisa berkembang lebih baik,” jelasnya.
Ade juga menekankan pentingnya pembangunan wisata di Kabupaten Bandung Barat bagian selatan secara komprehensif, agar mampu menarik wisatawan dan membuka lapangan pekerjaan.
Potensi wisata sesuatu yang luar biasa ini, menurutnya, harus segera digarap dengan serius untuk memberi dorongan untuk pembangunan yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat.
[ad_2]
Source link








