Terlibat Bentrok Geng Motor hingga Menewaskan 1 Remaja di KBB, Keluarga Minta Keadilan

- Penulis

Senin, 30 September 2024 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKITARKITA.id- Dua geng motor terlibat bentrokan di Kampung Haurngambang, Desa Batujajar Timur, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Bentrokan tersebut melibatkan geng motor Moonraker dan GBR yang terjadi pada Sabtu (28/9/2024) sekitar pukul 23.55 WIB. Satu orang tewas akibat peritiwa itu.

Polisi dari Polsek Batujajar dan Satreskrim Polres Cimahi segera merespon laporan warga yang melaporkan kejadian tersebut pada Minggu (29/9/2024) dinihari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aditio (34) keluarga korban, menceritakan kejadian naas itu, sekitar pukul 23.00 WIB malam, sekelompok anak muda dari Moonraker terdiri dari 6 pria dan 2 wanita sedang berkumpul di sekitar tanjakan Haurngambang.

“Anak-anak Moonraker tersebut adalah warga lokal Haurngambang termasuk korban Muhammad Alfarajiri ‘MA’ sepupu saya,” kata Aditio saat dihubungi, Senin (30/09/2024).

Ia menjelaskan, ditengah malam sepi, mereka tiba-tiba mendengar suara teriakan yang berasal dari sekelompok anak muda lain melintas di lokasi yang dikenal GBR.

Suara tersebut terdengar nyaring seolah mereka (GBR) mengetahui keberadaan anak muda Moonraker di lokasi tersebut.

Baca Juga:  Eratani Bersinergi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros untuk Masa Depan Pertanian Indonesia

“Anak-anak GBR terus berulang kali lewat ke lokasi, menggunakan sepeda motor membuat kegaduhan yang menggangu ketenangan warga malam-malam,’ ujarnya.

Tidak lama kemudian, kata dia, salah satu anggota Moonraker menghampiri mereka dan meminta untuk tidak teriak-teriak mengingat waktu sudah malam.

Namun, reaksi dari anak-anak GBR justru tidak diduga. Mereka turun dari motor melepas baju, dan berteriak “Aink anak GBR!” Ketegangan memuncak dan terjadi cekcok antara kelompok tersebut.

Situasi semakin memanas akhirnya berubah menjadi perkelahian fisik. Pada saat itu, empat orang dari anak-anak Moonraker berada di bagian atas lokasi kejadian.

“Sementara dua orang lainnya termasuk korban bernama Muhammad Alfarajiri, ketika mereka di bawah, Alfarajiri dan temannya diserang oleh anak-anak GBR. Korban dipukuli, dibacok, dan ditusuk bagian perut, dada dan pundak,” jelasnya.

Tragisnya serangan brutal tersebut mengakibatkan Muhammad Alfarajiri luka parah dan dilarikan ke RS hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh dokter.

“Saudara saya meninggal dunia, kami selaku keluarga terpukul atas kejadian ini dan berharap para pelaku dihukum dengan seberat-beratnya,” sambungnya.

Baca Juga:  Momen Akrab Prabowo bersama Erdogan mencapai Presiden Korsel di KTT G20 Brazil

Terpisah, Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat mengatakan, pihak kepolisian berhasil meringkus para pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Betul kita terima laporan soal bentrokan antara kelompok bermotor di wilayah Kecamatan Batujajar. Sudah ditangani oleh anggota Polsek Batujajar dan Satreskrim Polres Cimahi,” ujar Gofur.

“Besok Selasa (01/10/2024) ungkap kasus Tindak pidana kekerasan yang mengakibatkan meninggal dunia TKP wilayah Batujajar, kegiatan di pimpin oleh Kapolres Cimahi,” tandasnya.

Tautan sumber



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerak Cepat, Polres Cimahi Ungkap Peredaran Sabu di Batujajar, Buruh Harian Lepas Diringkus
Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB
Geledah Kantor Pengembang Kota Baru Parahyangan, KPK Sita Dokumen HGB
Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab
Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Jeje Siapkan Solusi untuk 16 Warga Terpencil Gunung Solok Pandan Cililin 
Bangli Padalarang Disorot, Komisi I DPRD KBB Sebut RSIA Kartini Kantongi Izin
Banjir Bandang Terjang Jambudipa Bandung Barat, Rumah Warga Rusak dan Tiga KK Mengungsi
Sekolah Ambruk, Siswa MI Terpaksa Belajar Daring, Kemenag KBB: Relokasi Diupayakan

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:35 WIB

Gerak Cepat, Polres Cimahi Ungkap Peredaran Sabu di Batujajar, Buruh Harian Lepas Diringkus

Rabu, 30 September 2026 - 17:38 WIB

Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB

Rabu, 30 September 2026 - 15:44 WIB

Geledah Kantor Pengembang Kota Baru Parahyangan, KPK Sita Dokumen HGB

Rabu, 30 September 2026 - 07:08 WIB

Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab

Rabu, 30 September 2026 - 03:15 WIB

Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Jeje Siapkan Solusi untuk 16 Warga Terpencil Gunung Solok Pandan Cililin 

Berita Terbaru