[ad_1]
Penangkaran buaya yang dihuni sebanyak 80 ekor buaya berukuran kecil dan besar itu, benteng tembok penangkaran buaya tersebut jebol.
Sontak saja malam itu, buaya pada kabur ke persawahan dan pemukiman penduduk yang ada di sekitar penangkaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Seekor buaya berukuran besar yang berhasil ditangkap warga diikat dan diseret untuk diamankan dari persawahan.
Buaya yang kabur dan berhasil ditangkap.( Istimewa/SMSI Kab Cianjur).
Untuk mengamankan buaya-buaya yang kabur, pegawai penangkaran dibantu warga dan petugas gabungan berusaha menangkap beberapa ekor buaya dengan ukuran 3 meter hingga 5 meter tersebut.
Kapolsek Cianjur Kompol Cahyadi Mulya menyampaikan kepada jurnalis, Kamis, 3 Oktober 2024, kejadian jebolnya Penangkaran buaya, sebab hujan deras, dengan begitu tembok penangkaran jebol.
“Kejadian itu pertama kali diketahui oleh salah seorang pegawai galian pasir yang memang masih satu kawasan dengan penangkaran buaya tersebut,” tutur Kapolsek.
Sedangkan Lurah Sayang Wiji Eko, menyampaikan pada Rabu malam pawang buaya telah erhasil mengamankan satu ekor buaya yang lepas dan berkeliaran di sekitaran pengolahan galian C.
“Awalnya yang diketahui ada satu yang kabur masuk ke kawasan galian C. Langsung ditangkap dan diamankan,” ungkapnya.
Menurutnya, sebanyak 3 ekor biaya berhasil ditangkap di lokasi galian C, sungai dan persawahan.
Pihaknya masih menyisir sekitaran sungai dan pemukiman warga karena dikhawatirkan masih ada buaya lain yang lepas.
“Informasinya complete di penangkaran ini ada 80 ekor buaya. Mulai dari ukuran 1 meter mencapai 5 meter,” ungkapnya.
“Masih dicek berapa yang ada di penangkaran dan berapa yang lepas,” lanjutnya.
Pihaknya juga minta warga untuk tetap berhati-hati dan secepatnya melapor apabila lihat buaya di sekitaran Sungai Gunung Calung.
[ad_2]
Source link








