Dihuni 80 Ekor Akibat Hujan Deras di Cianjur Penangkaran Buaya Jebol Berkeliaran Ke Persawahan dan Perkampungan Penduduk

- Penulis

Kamis, 3 Oktober 2024 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Penangkaran buaya yang dihuni sebanyak 80 ekor buaya berukuran kecil dan besar itu, benteng tembok penangkaran buaya tersebut jebol.

Sontak saja malam itu, buaya pada kabur ke persawahan dan pemukiman penduduk yang ada di sekitar penangkaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seekor buaya berukuran besar yang berhasil ditangkap warga diikat dan diseret untuk diamankan dari persawahan.

Buaya yang kabur dan berhasil ditangkap.( Istimewa/SMSI Kab Cianjur).

Buaya yang kabur dan berhasil ditangkap.( Istimewa/SMSI Kab Cianjur).

Untuk mengamankan buaya-buaya yang kabur, pegawai penangkaran dibantu warga dan petugas gabungan berusaha menangkap beberapa ekor buaya dengan ukuran 3 meter hingga 5 meter tersebut.

Kapolsek Cianjur  Kompol Cahyadi Mulya menyampaikan kepada jurnalis, Kamis, 3 Oktober 2024, kejadian jebolnya Penangkaran buaya, sebab hujan deras, dengan begitu tembok penangkaran jebol.

“Kejadian itu pertama kali diketahui oleh salah seorang pegawai galian pasir yang memang masih satu kawasan dengan penangkaran buaya tersebut,” tutur Kapolsek.

Sedangkan Lurah Sayang Wiji Eko, menyampaikan pada Rabu malam pawang buaya telah erhasil mengamankan satu ekor buaya yang lepas dan berkeliaran di sekitaran pengolahan galian C.

Baca Juga:  Telkom Indonesia Dorong Literasi ai unkatkan Efisiensi bisnis

“Awalnya yang diketahui ada satu yang kabur masuk ke kawasan galian C. Langsung ditangkap dan diamankan,” ungkapnya.

Menurutnya, sebanyak 3 ekor biaya berhasil ditangkap di lokasi galian C, sungai dan persawahan.

Pihaknya masih menyisir sekitaran sungai dan pemukiman warga karena dikhawatirkan masih ada buaya lain yang lepas.

“Informasinya complete di penangkaran ini ada 80 ekor buaya. Mulai dari ukuran 1 meter mencapai 5 meter,” ungkapnya.

“Masih dicek berapa yang ada di penangkaran dan berapa yang lepas,” lanjutnya.

Pihaknya juga minta warga untuk tetap berhati-hati dan secepatnya melapor apabila lihat buaya di sekitaran Sungai Gunung Calung.

[ad_2]

Source link



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru