Milik Ko Nuyan atau BBKSDA Jawa Barat, Ini dia Sejarah Kepemilikan Buaya yang Kabur dari Penangkaran di Cianjur

- Penulis

Jumat, 4 Oktober 2024 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

{Peristiwa}, SekitarKita.id – Buaya-buaya yang ada dalam penangkaran buaya di Kampung Gunung Calung, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, awal mulanya pada nyatanya milik siapa?

Alkisah Ko Nuyan atau Pujianto, merupakan salah seorang pengusaha kaya dalam bidang peternakan ayam di Kabupaten Cianjur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ko Nuyan yang mempunyai hobi memelihara reptil berbahaya itu, memelihara atau menangkarkan buaya dengan begitu jumlahnya hingga 80 ekor.

Sekitar tahun 2018 atas kesadarannya sendiri Ko Nuyan selaku pemilik menyerahkannya kepada BBKSDA Jawa Barat.

Menyebabkan keterbatasan lokasi penampungan buaya muara di lembaga konservasi lingkup BBKSDA Jawa Barat, buaya-buaya tersebut dititipkan di tempat semula milik Ko Nuyan.

Puluhan ekor buaya muara yang ada di lokasi penangkaran milik seorang warga Cianjur, Jawa Barat, merupakan milik BBKSDA Jawa Barat.

Kepala Bidang KSDA Wilayah I Bogor, Diah Qurani Kristina menjelaskan, berdasarkan berita acara penitipan perawatan satwa dilindungi undang-undang, jumlahnya ketika itu hingga 80 ekor.

Baca Juga:  PWI dan IJTI Cianjur Akan Tuntut Oknum BKSDA Jabar Lantaran Arogan Minta Hasil liputan Lepasnya Buaya Agar Dihapus

Populasinya diperkirakan berkurang mengingat sifat hewan tersebut yang sangat agresif satu sama lain.

Kemungkinan jumlahnya berkurang, sebab buaya itu saling serang, dan pihak BBKSDA belum melakukan pendataan lagi.

Diberitakan sebelumnya penangkaran buaya tersebut temboknya jebol akibat hujan deras Rabu, 3 Oktober 2024 malam.

Buaya-buaya itu,kabur ke persawahan dan pemukiman penduduk. Terlepas dari segalanya sebanyak tiga ekor bisa ditangkap kembali.

Buaya yang berhasil ditangkap kembali dititipkan di Sukabumi. Sedangkan yang lainnya masih dilakukan penyisiran.***

 

[ad_2]

Source link



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru