Tren Bisnis Indonesia 2024: Peluang dan Tantangan Ekonomi

- Penulis

Senin, 7 Oktober 2024 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

SekitarKita.id – Pada tahun 2024, Indonesia diprediksi akan melanjutkan pertumbuhan ekonominya dengan proyeksi PDB hingga 5,2%. Faktor pendorong utama mencakup investasi strategis, pembangunan infrastruktur, dan pasar domestik yang kuat. Meski demikian ada ketidakpastian global, stabilitas ekonomi Indonesia, termasuk penurunan inflasi menjadi 2,61% pada tahun 2023, memperlihatkan ketahanan yang akan menarik investasi domestik dan asing. Terpilihnya Prabowo Subianto sebagai presiden juga memperkuat keyakinan bisnis, dengan fokus pada reformasi ekonomi dan kebijakan investasi.

Pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama pemerintah, dengan proyek-proyek besar seperti perluasan Jalan Tol Trans-Sumatra dan peluncuran kereta cepat Jakarta-Bandung. Proyek-proyek ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama di wilayah terpencil. Pembangunan infrastruktur ini akan memperkuat sektor genuine estat dan komersial, khususnya di arena yang terdampak oleh proyek kereta cepat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sektor industri dan manufaktur juga merasakan pergeseran ke arah hilirisasi, dengan fokus pada pemrosesan sumber daya alam seperti batu bara dan nikel. Selain itu, adopsi kendaraan listrik (EV) semakin meningkat dengan dukungan kebijakan pemerintah yang pro-lingkungan, memberikan peluang investasi di sektor baterai dan infrastruktur keterkaitan EV. Disisi berbeda, sektor energi terbarukan juga berkembang pesat dengan proyek geothermal, tenaga air, dan tenaga surya yang mendapat perhatian besar untuk hingga goal 23% energi terbarukan pada 2024.

Baca Juga:  WSBP Kembali Tanam 697 Pohon Trembesi, Complete 3.024 Pohon untuk Lingkungan Berkelanjutan di Tahun 2024

Pertumbuhan ekonomi virtual Indonesia yang pesat, terutama di sektor e-commerce, fintech, dan teknologi, turut mendorong kemajuan bisnis. Peningkatan penggunaan web dan ponsel pintar memperluas jangkauan platform virtual ke kota-kota kecil dan pedesaan. Digitalisasi ini, didukung oleh inovasi seperti AI dan pembelajaran mesin, memungkinkan perusahaan meningkatkan produktivitas dan daya saing. Bagi bisnis yang ingin berkembang di Indonesia, memahami tren ini menjadi kunci untuk mendapatkan manfaat dari peluang ekonomi yang terus berkembang.

Sumber: VRI TIMES

[ad_2]

Source link



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru

Seorang pemuda berusia 21 tahun tertemper Kereta Rel Diesel (KRD) Lokal jurusan Padalarang-Bandung (foto: istimewa)

Bandung Barat

Tertemper KRD Lokal di Cimahi, Pemuda 21 Tahun Alami Patah Tulang

Rabu, 8 Jul 2026 - 22:24 WIB