Nvidia vs Marvell: Kompetisi Chipset AI yang Ketat

- Penulis

Jumat, 13 Desember 2024 - 23:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

SekitarKita.id – Nvidia sampai Q2 2024 tetap mendominasi pasar chipset untuk pusat knowledge AI dengan pendapatan sampai USD $26,1 miliar. Meski demikian begitu, persaingan semakin ketat dengan hadirnya Marvell Know-how, yang mulai merambah pasar chipset AI memakai arsitektur application-specific built-in circuit (ASIC). Marvell menawarkan solusi dengan FPGA yang bisa diprogram khusus untuk aplikasi AI, memungkinkan efisiensi dan biaya rendah dalam komputasi AI, serta membuka peluang bagi hyperscale computing.

Nvidia mengandalkan platform CUDA pada chip GPU-nya, yang dikenal serbaguna dan bisa menjalankan komputasi secara paralel. Tetapi, keterlambatan pengembangan chipset Blackwell memberi celah bagi Marvell untuk mengisi kekosongan pasar, terutama bagi pengembang pusat knowledge yang membutuhkan chipset AI dengan spesifikasi khusus. Produk-produk Marvell, seperti Maia-2, Axion, Trainium, dan Inferentia, telah dirancang untuk memenuhi kebutuhan komputasi di perusahaan besar seperti Microsoft, Google, dan Amazon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kuartal ketiga 2024, pendapatan Marvell meroket 98% dari pusat knowledge AI, sampai USD $1,52 miliar. Meski begitu, pendapatan ini masih jauh di bawah Nvidia yang mencatatkan USD $35 miliar. Meski demikian demikian, Marvell mempunyai keunggulan di sektor keamanan dan portofolio produk yang lebih beragam, mencakup pusat knowledge, infrastruktur operator, sampai sektor otomotif. Ini memberikan Marvell posisi kuat untuk bersaing lebih intens dengan Nvidia dan Broadcom di pasar ASIC.

Baca Juga:  Libur Sekolah Aman Dan Nyaman, Kai Imbau Pelanggan Perhatikan Ketentuan Bagasi Dan Segerera Pesan Tiket

Marvell juga memperkuat komitmennya terhadap inovasi dengan mengalokasikan sekitar USD $2 miliar untuk observasi dan pengembangan. Dengan keahlian dalam pengembangan solusi untuk 5G, cloud, dan AI, serta melalui akuisisi strategis, Marvell berupaya memperluas pangsa pasarnya. Integrasi teknologi dan kemitraan baru di masa depan dapat memberi Marvell keunggulan kompetitif lebih lanjut, memperkuat dudukannya dalam memimpin perkembangan teknologi untuk pusat knowledge dan aplikasi AI.

Sumber: VRI TIMES

[ad_2]

Source link



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru