Kasus Bullying di Gununghalu KBB: LSR Jadi Korban Fitnah di Media Sosial

- Penulis

Selasa, 7 Januari 2025 - 22:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SekitarKita.ID– Kasus bullying kembali mencuat di wilayah Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Kali ini, LSR (16), warga Kampung Hegarmanah, Desa Bunijaya, menjadi korban dugaan fitnah yang mencoreng nama baik dirinya dan keluarganya.

Orang tua korban mengungkapkan bahwa kejadian bermula pada Minggu, 22 Desember 2024.

Menurut penuturan keluarga, korban LSR dan terduga pelaku tidak saling mengenal sebelumnya. Namun, nama korban tiba-tiba diviralkan di media sosial melalui akun Instagram @silaulouve.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terduga pelaku memposting konten yang membuat korban merasa malu dan mencoreng nama baik keluarga. Postingan itu sudah dihapus, tetapi dampaknya sudah dirasakan,” ujar orang tua korban pada Selasa, 7 Januari 2025.

Meski upaya klarifikasi telah dilakukan oleh kedua pihak, mediasi yang digelar justru menimbulkan kesalahpahaman.

Hal ini diperburuk dengan tersebarnya video mediasi yang mengarah pada opini negatif tentang korban, yang dianggap tidak sesuai fakta sebenarnya.

“Kesalahpahaman ini melibatkan korban dan pelaku di Kampung Hegarmanah, Desa Bunijaya. Video mediasi yang disebarluaskan malah menggiring opini negatif, sehingga nama baik korban dan keluarga semakin tercemar,” tambahnya.

Baca Juga:  Pesan Menohok Ketua DPC Partai Demokrat KBB untuk Bupati Jeje Govinda 

Akibat kejadian ini, korban mengalami gangguan psikologis dan mental karena merasa dibully oleh lingkungan sekitarnya.

“Kondisi ini sangat memengaruhi korban secara mental. Nama baik keluarga juga ikut tercoreng karena berita yang tidak benar ini,” katanya.

Pihak keluarga akhirnya memutuskan untuk melaporkan kasus ini ke ranah hukum agar memberikan efek jera kepada pelaku.

Laporan resmi telah dibuat di Polres Cimahi pada Selasa, 7 Januari 2025, pukul 13.00 WIB.

“Laporan sudah ditindaklanjuti oleh Satreskrim dan tim siber. Saat ini sedang dalam proses penyidikan,” jelasnya.

Keluarga berharap kasus ini dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat dalam menyelesaikan masalah secara bijak dan tidak mengedarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kami ingin kasus ini cepat selesai demi memulihkan nama baik keluarga. Kami juga berharap masyarakat bisa lebih bijak di masa depan karena hukum pasti akan menegakkan keadilan,” tutupnya.

Kasus ini menjadi pengingat penting akan dampak buruk bullying dan penyebaran fitnah, terutama di era digital.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Lawatan ke Partai Perindo, KPU KBB Beberkan 6 Skema Penambahan Dapil untuk Pemilu 2029
Meriahkan HUT ke-19 KBB, DPRD Sajikan Turnamen Voli Putri dengan Sentuhan Proliga
Sahroni Desak Polri dan Kemenag Bentuk Satgas Anti-Kekerasan Seksual di Pesantren
Soroti Tingginya Pengangguran Lulusan SMK, Lestari Moerdijat Dorong Pendidikan Vokasi Lebih Kompetitif
Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta
Polisi Bongkar Video Pocong Viral di Bandung Barat, 5 Pemuda Diamankan
Serap Tenaga Kerja, Disnakertrans KBB Gandeng HIPKI Perkuat Pelatihan Vokasi dan Wirausaha
BPVP Bandung Barat Perkuat Pelatihan Vokasi dan Wirausaha Lewat Program HIPKI 2026

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:58 WIB

Lawatan ke Partai Perindo, KPU KBB Beberkan 6 Skema Penambahan Dapil untuk Pemilu 2029

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:03 WIB

Meriahkan HUT ke-19 KBB, DPRD Sajikan Turnamen Voli Putri dengan Sentuhan Proliga

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:24 WIB

Sahroni Desak Polri dan Kemenag Bentuk Satgas Anti-Kekerasan Seksual di Pesantren

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:58 WIB

Soroti Tingginya Pengangguran Lulusan SMK, Lestari Moerdijat Dorong Pendidikan Vokasi Lebih Kompetitif

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta

Berita Terbaru