7 jenazah tertimbun longsor Cipongkor berhasil teridentifikasi, Basarnas cari 3 korban lainnya

- Penulis

Jumat, 29 Maret 2024 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Titik longsor di kampung Gintung, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Titik longsor di kampung Gintung, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Hari kelima operasi pencarian dan evakuasi korban tertimbun longsor pada Jumat (29/3) terus dilakukan, Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian tiga korban tertimbun longsor yang masih belum ditemukan.

Sebelumnya pada Kamis (28/03) tim SAR Gabungan berhasil menemukan tujuh korban pada hari keempat pencarian. Tujuh korban yang sudah ditemukan, semuanya berada di timbunan longsor work sheet A.

Data Basarnas merinci korban tertimbun mereka ialah Sifa (8), Sulastri (32), Diki Saputra (4), Aam (50), Nabila (5), Dadi (58), dan Eras (50).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Supriono mengatakan, sementara tiga jasad yang saat ini masih terus dicari mengacu pada data di posko pengungsian longsor Cipongkor ialah Opin (45), Encep (60), dan Aji (2).

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Supriono (foto: Abdul Kholilulloh)
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Supriono (foto: Abdul Kholilulloh)

Ia menjelaskan, area pencarian sendiri ditentukan tiga work sheet meliputi sektor A, B, dan C. Tujuh korban yang sudah ditemukan, semuanya berada di timbunan longsor work sheet A.

Baca Juga:  Anggota DPR RI Obon Sosialisasikan Program MBG di Cikarang Utara

“Kita perluas area (pencarian), sampai ke sisi persawahan. Seperti jasad yang ditemukan di Sungai Citarum, bisa saja 3 korban tersisa terlempar ke persawahan dan sungai,” kata Supriono saat ditemui dilokasi pengungsian Desa Cibenda Cipongkor, Jumat (29/3/2024).

Tim SAR Gabungan sendiri mengalami kendala kekurangan sumber air yang bisa menyuplai alkon atau mesin penyemprot air bertekanan tinggi. Saat ini, ada tiga alkon yang difungsikan di tiga work sheet.

“Kita fungsilan 3 alkon, 2 di dekat sungai work sheet A, kemudian 1 di work sheet C. Untuk yang di dekat sungai itu aman. Tapi yang satu lagi, aliran sungai kecil ini debit airnya berkurang drastis. Maka jadi tidak bisa menyemprotkan air ke tanah,” ujar Supriono.

Titik longsor di kampung Gintung, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)
Titik longsor di kampung Gintung, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

Kekhawatiran lainnya, lanjut dia, yakni kondisi jasad yang sudah rusak dan membusuk. Kondisi itu rawan menularkan penyakit untuk petugas yang melakukan upaya pencarian dan evakuasi.

“Di hari kelima, penekanan sangat tinggi untuk anggota karena kondisi korban sudah rusak dan membusuk sehingga berpotensi menyebarkan bakteri dan virus,” sebutnya.

Baca Juga:  Kontroversi, Dedi Mulyadi dan Saksi Palsu Kasus Vina dan Eki Cirebon Dipanggil Iptu Rudiana

“Maka kita menempatkan tim PMI untuk spurt (menyemprotkan) disinfektan. Spurt awal di work sheet, kedua di sebelum pintu masuk work sheet, dan ketiga di pintu masuk ambulans,” kata Supriono menandaskan.



Penulis : Abdul Kholilulloh

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan Khusus (Lipsus)

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab
Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Jeje Siapkan Solusi untuk 16 Warga Terpencil Gunung Solok Pandan Cililin 
Bangli Padalarang Disorot, Komisi I DPRD KBB Sebut RSIA Kartini Kantongi Izin
Banjir Bandang Terjang Jambudipa Bandung Barat, Rumah Warga Rusak dan Tiga KK Mengungsi
Sekolah Ambruk, Siswa MI Terpaksa Belajar Daring, Kemenag KBB: Relokasi Diupayakan
Delapan Fraksi DPRD KBB Desak Bupati Jeje Evaluasi Sekda Ade Zakir
Fakta Baru Sengketa Lahan SDN 2 Kertamulya, Komisi IV DPRD KBB Sebut Pemkab Menang di Pengadilan
Dispernakan KBB Gencarkan Pencegahan Rabies, Warga Diminta Waspadai Gigitan Hewan Penular

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 07:08 WIB

Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab

Rabu, 30 September 2026 - 03:15 WIB

Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Jeje Siapkan Solusi untuk 16 Warga Terpencil Gunung Solok Pandan Cililin 

Selasa, 29 September 2026 - 20:40 WIB

Bangli Padalarang Disorot, Komisi I DPRD KBB Sebut RSIA Kartini Kantongi Izin

Selasa, 29 September 2026 - 09:21 WIB

Banjir Bandang Terjang Jambudipa Bandung Barat, Rumah Warga Rusak dan Tiga KK Mengungsi

Selasa, 29 September 2026 - 08:28 WIB

Sekolah Ambruk, Siswa MI Terpaksa Belajar Daring, Kemenag KBB: Relokasi Diupayakan

Berita Terbaru