Demonstrasi Damai, Para Bos Serikat Buruh Ingatkan Pejabat RI Stop Flexing di Tengah PHK Massal

- Penulis

Selasa, 2 September 2025 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani (tengah) bicara terkait dinamika aksi demonstrasi buruh terhadap DPR RI. (YouTube.com / Sekretariat Presiden)

i

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani (tengah) bicara terkait dinamika aksi demonstrasi buruh terhadap DPR RI. (YouTube.com / Sekretariat Presiden)

SEKITARKITA.id – Presiden RI, Prabowo Subianto menerima pimpinan sejumlah serikat pekerja di Istana Negara, Jakarta, Senin (1/9/2025).

Pertemuan tersebut membahas dinamika aksi demonstrasi buruh, RUU Perampasan Aset, hingga RUU Ketenagakerjaan yang menjadi tuntutan pekerja.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, menegaskan bahwa serikat buruh mendukung demonstrasi damai dan menolak aksi anarkis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani (tengah) bicara terkait dinamika aksi demonstrasi buruh terhadap DPR RI. (YouTube.com / Sekretariat Presiden)
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani (tengah) bicara terkait dinamika aksi demonstrasi buruh terhadap DPR RI. (YouTube.com / Sekretariat Presiden)

“Kami berada di bawah presiden dan yang pasti kami mendukung demonstrasi damai. Tetapi kami tegaskan, kami menentang perusuh-perusuh yang mencoba mengganggu stabilitas politik dan ekonomi di Indonesia,” ujar Andi Gani di Istana Negara.

Ia menambahkan, Presiden Prabowo berkomitmen untuk mempercepat pembahasan RUU Perampasan Aset dan mendorong agar RUU Ketenagakerjaan segera masuk agenda parlemen.

Sementara itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menegaskan bahwa aksi demonstrasi buruh merupakan hak konstitusional yang tidak bisa dilarang.

Ia juga mengingatkan para pejabat agar tidak mempertontonkan gaya hidup mewah di tengah kondisi rakyat yang sulit akibat PHK massal.

Baca Juga:  Jesy Nelson mengisyaratkan kembar dalam pengumuman hamil

“Kebiasaan flexing anggota DPR harus diperhatikan, supaya tidak melukai hati rakyat di tengah kondisi PHK massal dan outsourcing yang merajalela,” kata Said Iqbal.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri Ketua DPR Puan Maharani, para serikat buruh menyampaikan sejumlah usulan kebijakan, antara lain:

-Pengesahan RUU Perampasan Aset yang tertunda puluhan tahun.

-Percepatan pembahasan RUU Ketenagakerjaan.

-Penghapusan pajak atas THR, pesangon, dan JHT.

-Kenaikan PTKP (Pendapatan Tidak Kena Pajak) dari Rp4,5 juta menjadi Rp7,5 juta per bulan.

-Penghapusan potongan tarif ojek online sebesar 10 persen.

-Perancangan ulang sistem pemilu dan reformasi pajak.

Respons Cepat Presiden Prabowo

Menurut Said Iqbal, Presiden Prabowo merespons cepat aspirasi buruh, meski menegaskan bahwa pembahasan regulasi tidak bisa dilakukan sendirian, melainkan harus bersama DPR dan partai politik.

“RUU Perampasan Aset sudah hampir puluhan tahun tertunda, dan beliau tadi menyampaikan respons yang sangat cepat. Tapi beliau juga bilang, tidak bisa sendirian, harus bersama DPR dan partai politik,” jelas Said.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : YouTube Sekretariat Presiden

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Timnas Indonesia Menang Telak 9-2 atas Bangladesh, Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Resmi Disepakati! DPRD KBB dan Bupati Tetapkan Arah R-APBD Perubahan 2026, Infrastruktur Digenjot
Reshuffle Kabinet Merah Putih ke-7! Prabowo Lantik 16 Pejabat, Bahlil Rangkap Dua Jabatan 
Belasan Siswa SDN Garuda Cisarua Tumbang Diduga Usai Makan MBG, SPPG Jambudipa 1 Jadi Sorotan 
Gerak Cepat, Polres Cimahi Ungkap Peredaran Sabu di Batujajar, Buruh Harian Lepas Diringkus
Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB
Geledah Kantor Pengembang Kota Baru Parahyangan, KPK Sita Dokumen HGB
Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Timnas Indonesia Menang Telak 9-2 atas Bangladesh, Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Resmi Disepakati! DPRD KBB dan Bupati Tetapkan Arah R-APBD Perubahan 2026, Infrastruktur Digenjot

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Reshuffle Kabinet Merah Putih ke-7! Prabowo Lantik 16 Pejabat, Bahlil Rangkap Dua Jabatan 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Belasan Siswa SDN Garuda Cisarua Tumbang Diduga Usai Makan MBG, SPPG Jambudipa 1 Jadi Sorotan 

Rabu, 30 September 2026 - 20:35 WIB

Gerak Cepat, Polres Cimahi Ungkap Peredaran Sabu di Batujajar, Buruh Harian Lepas Diringkus

Berita Terbaru