Hanya 15% Perusahaan Anggap AI sebagai Faktor Kunci di Indonesia

- Penulis

Rabu, 10 Desember 2025 - 05:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tekno – Menurut laporan perusahaan International Commercial Machines Company (IBM) pada tahun 2025, sekitar 83 persen perusahaan di kawasan Asia Tenggara belum mempunyai rencana penerapan Kecerdasan Buatan (AI) yang matang. Di Indonesia, hanya 15 persen perusahaan yang memandang AI sebagai hal penting dalam sampai tujuan bisnis jangka panjang.

Sebagian besar masih memandangnya hanya sebagai alat bantu, bukan sebagai penggerak utama perubahan virtual. Tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan sumber daya manusia (SDM).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, hanya 31 persen dari tenaga kerja yang mempunyai kemampuan dalam bidang AI, saat ini sebagian besar perusahaan masih menghadapi kesulitan dalam meyakinkan pihak keterkaitan tentang manfaat nyata teknologi ini. Tantangan lain yang muncul adalah masalah keamanan siber sebesar 48 persen, biaya implementasi yang tinggi, infrastruktur yang belum memadai, serta regulasi dan kebijakan privasi yang masih dalam proses pengembangan.

Meski demikian demikian, prospek di masa depan terlihat cukup menggembirakan, dengan 97 persen perusahaan di Indonesia yang berencana mulai menerapkan AI dalam waktu dekat. Tetapi, sebagian besar masih belum memahami cara penerapan yang tepat agar dapat memberikan dampak langsung terhadap kinerja perusahaan.

Baca Juga:  ASUS AIO M3702 Diluncurkan di India: Harga, Spesifikasi

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, AICO, komunitas AI terbesar di Indonesia, mempunyai tujuan untuk menciptakan kesadaran dan kemampuan AI yang berkelanjutan dalam dunia industri. Program ini telah diakui oleh lebih dari 200.000 peserta dari berbagai bidang dan menjadi mitra pelatihan AI bagi dengan jumlah besar perusahaan, universitas, serta lembaga pemerintah.

Didirikan oleh Tommy Teja dan Reynaldi François, dua pembuat konten teknologi yang mempunyai lebih dari 3,3 juta pengikut di media sosial, AICO dikenal dengan pendekatan pembelajaran yang praktis, berbasis kode (code-first), serta fokus pada penggunaan alat (tool-first). Peserta tidak hanya memahami teori, namun juga mampu menghasilkan proyek nyata yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan mereka.

“Indonesia mempunyai potensi besar dalam menghasilkan inovasi melalui sumber daya manusia yang kreatif dan produktif. Meski demikian masih ada dengan jumlah besar tantangan, melalui AICO kami mengharapkan bisa berkontribusi dengan memperluas akses pelatihan AI agar semakin dengan jumlah besar talenta mampu menguasai alat dan teknologi paling kekinian,” ujar Tommy Teja, Pendiri AICO dalam pernyataannya.

Baca Juga:  Revolusi AI Nvidia dalam kreativitas audio

AICO mempunyai tiga jenis pelatihan. Melalui hal tersebut, AICO membantu perusahaan dalam menyesuaikan penerapan AI sesuai kebutuhan masing-masing divisi, mulai dari peningkatan efisiensi kerja, pengembangan gagasan inovatif, sampai penyusunan solusi teknis yang berbasis kecerdasan buatan.

1. AI for Productiveness

Ditujukan untuk meningkatkan efisiensi kerja dengan mengotomatisasi tugas dan menerapkan penggunaan advised yang standar. Peserta pelatihan belajar mendapatkan manfaat dari AI dalam menulis surat elektronik, laporan, riset harian, serta merancang alur kerja otomatis dan agen AI sederhana.

Contoh penerapan mencakup pemasaran berupa konsep kampanye, penyusunan teks iklan, dan jadwal konten, penjualan yang meliputi penyusunan proposal, follow-up, dan komunikasi dengan pelanggan, HR yang meliputi deskripsi jabatan, panduan wawancara, dan ringkasan aturan perusahaan, serta terakhir operasional/PMO: catatan rapat, penyusunan prosedur kerja, dan laporan mingguan.

2. AI for Creativity

Ditujukan untuk tim kreatif dalam mengubah konsep menjadi visible, video, dan materi komunikasi yang selaras dengan data diri merek. Peserta diajarkan menyusun moodboard, key visible, dan teaser peluncuran, serta memahami proses kerja kreatif yang aman, etis, dan sesuai panduan logo.

Baca Juga:  Samsung memakai Dimensity 9400 MediaTek untuk memverifikasi RAM LPDDR5X 10,7Gbps-nya

Pemanfaatan meliputi penggunaan media sosial untuk foto produk, poster, reels/shorts, branding untuk moodboard, key visible, konten lintas saluran, PR dan komunikasi untuk laporan acara, pengumuman resmi, serta pemasaran produk untuk penjelasan fitur dan teaser peluncuran.

3. AI for Technical

Ditujukan bagi tim teknis yang ingin mengembangkan sistem cerdas seperti agen AI, bot information, dan otomatisasi alur kerja. Peserta akan memahami konsep pemikiran, memori, dan penggunaan alat, dengan begitu mampu membuat prototipe asisten internal yang memberi dorongan untuk proses bisnis.

Semua program pelatihan bisa disesuaikan sesuai dengan kebutuhan perusahaan, baik dalam bentuk pelatihan langsung di lokasi, on-line, maupun kombinasi keduanya, dengan berbagai pilihan lama pelatihan.half-day atau full-day.



Berita Terkait

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025
Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi
Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?
Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?
Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Andai Tidak Dapat Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin saja Tua Lebih Cepat, Tutur Psikologi

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:59 WIB

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:14 WIB

Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:44 WIB

Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:59 WIB

Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:29 WIB

Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai

Berita Terbaru