SEKITARKITA.id – Momentum libur sekolah membawa berkah bagi sektor pariwisata di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Sejak awal Juli 2026, sejumlah objek wisata mengalami lonjakan kunjungan, didominasi wisatawan yang datang bersama keluarga untuk mengisi masa liburan anak.
Salah satu destinasi yang menjadi favorit wisatawan adalah The Great Asia Africa (TGAA) Lembang. Sejak beberapa hari terakhir, kawasan wisata bertema budaya dunia tersebut dipadati pelancong dari berbagai daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Peningkatan jumlah pengunjung diperkirakan akan terus berlangsung hingga masa libur sekolah berakhir.
Di antara ribuan wisatawan yang datang, terdapat Iim Kurniawan (36), warga Pandeglang, Banten, yang memilih menghabiskan waktu liburan bersama istri dan keempat anaknya di The Great Asia Africa, Sabtu (4/7/2026).
Menurut Iim, libur sekolah menjadi momen yang tepat untuk memberikan pengalaman baru sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak setelah menyelesaikan satu semester pembelajaran.
“Kebetulan yang tiga anak saya sekolah, sekarang lagi libur panjang jadi diajak liburan ke sini. Rencananya sehari saja di Lembang,” ujar Iim.
Ia mengaku kunjungan tersebut merupakan pengalaman pertamanya berwisata ke kawasan Lembang. Suasana alam yang sejuk serta banyaknya pilihan destinasi wisata membuat dirinya dan keluarga merasa betah menikmati liburan.
“Iya, pertama ke sini dan bagus-bagus wisatanya. Udaranya juga masih segar dan dingin,” katanya.
Bagi Iim, liburan bukan sekadar rekreasi, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan keluarga sekaligus memberikan penyegaran kepada anak-anak sebelum kembali memasuki tahun ajaran baru.
“Biar anak-anak senang, bahagia diajak liburan. Kemarin kan di sekolah belajar terus, jadi biar ada penyegaran,” tuturnya.
Sementara itu, Public Relations The Great Asia Africa Lembang, Intania Setiati, mengatakan tren peningkatan kunjungan mulai terlihat sejak memasuki musim libur sekolah. Pada periode tersebut, jumlah wisatawan biasanya meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan hari-hari biasa.
Untuk musim libur sekolah tahun ini, pihaknya memproyeksikan jumlah kunjungan meningkat sekitar 20 hingga 25 persen.
“Biasanya memang dua kali lipat dibanding hari biasa. Mudah-mudahan tahun ini bisa meningkat lagi. Prediksi kenaikannya sekitar 20 sampai 25 persen,” ujar Intania.
Ia menjelaskan, karakter wisatawan selama libur sekolah didominasi keluarga yang membawa anak-anak menggunakan kendaraan pribadi. Berbeda dengan musim liburan lainnya yang lebih banyak diisi rombongan wisata menggunakan bus pariwisata.
“Memang mayoritas keluarga yang membawa anak-anak. Bukan rombongan besar yang pakai bus,” jelasnya.
Untuk menyambut lonjakan pengunjung, pengelola menghadirkan sejumlah pembaruan guna memberikan pengalaman wisata yang lebih menarik. Salah satu atraksi terbaru adalah Little Nyonya District, kawasan bertema Pecinan yang terinspirasi dari budaya peranakan Malaysia.
Area baru tersebut menghadirkan nuansa khas kawasan Pecinan dengan perpaduan arsitektur bergaya kolonial dan ornamen oriental. Pengunjung dapat menikmati berbagai kuliner khas, berfoto di sudut-sudut tematik, hingga berburu suvenir bernuansa budaya Tionghoa.
“Kita punya sesuatu yang baru yaitu Little Nyonya. Suasananya dibuat seperti Pecinan atau peranakan Malaysia. Bangunannya, toko-toko, sampai makanannya dibuat mirip suasana Pecinan,” pungkas Intania.
Dengan udara pegunungan yang sejuk, beragam wahana edukatif, serta hadirnya area baru Little Nyonya District, The Great Asia Africa Lembang diprediksi tetap menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan selama libur sekolah 2026 di Bandung Barat.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








