Pasca Viral Diludahi Oknum Preman di KBB, Rasman Lapor Polisi, Ternyata Dipalak Selama 15 Tahun 

- Penulis

Senin, 6 Juli 2026 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Video pemalakan oknum preman terekam kamera CCTV dan viral di media sosial kini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian (foto: tangkapan layar video viral @infobdgbaratcimahi)

i

Video pemalakan oknum preman terekam kamera CCTV dan viral di media sosial kini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian (foto: tangkapan layar video viral @infobdgbaratcimahi)

SEKITARKITA.id – Seorang pedagang di kawasan Cikandang, Desa Cimareme, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengaku menjadi korban dugaan pemalakan yang berlangsung selama kurang lebih 15 tahun.

Peristiwa terbaru yang sempat terekam kamera CCTV dan viral di media sosial kini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Video yang beredar pada Senin (6/7/2026) memperlihatkan adu mulut antara pemilik usaha pengrajin kayu dengan seorang pria di dalam kios.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rekaman tersebut diunggah melalui akun Instagram Info Bdg Barat Cimahi dan menjadi perbincangan luas di media sosial.

Dalam video itu terdengar seorang pria mengucapkan kalimat, “Lu marah-marah sama gue, lu melotot sama gue, lu orang mana, gue orang pribumi,” yang kemudian memicu beragam reaksi dari warganet.

Kasus tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian dengan nomor laporan STPL/416/VII/2026/SPKT/POLSEK PADALARANG/POLRES CIMAHI/POLDA JAWA BARAT.

Video pemalakan oknum preman terekam kamera CCTV dan viral di media sosial kini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian (foto: tangkapan layar video viral @infobdgbaratcimahi)
Video pemalakan oknum preman terekam kamera CCTV dan viral di media sosial kini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian (foto: tangkapan layar video viral @infobdgbaratcimahi)

Korban, Rasman (44), mengatakan peristiwa yang terekam dalam video terjadi pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat itu dirinya sedang berada di luar kios sebelum didatangi seorang pria yang disebut telah lama meminta uang kepadanya.

Baca Juga:  Rendahkan Wartawan, Hotman Paris Dikecam PWI Pusat usai Dampingi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

“Awalnya saya di luar kios. Saya sempat diludahi, lalu masuk ke dalam. Di dalam pun saya tetap dipersekusi,” ujar Rasman saat dikonfirmasi SEKITARKITA.id, Senin (6/7/2026).

Menurut Rasman, tindakan tersebut bukan kali pertama dialaminya. Ia mengaku mulai menerima permintaan uang sejak sekitar tahun 2011, atau dua tahun setelah membuka usaha pengrajin kayu pada 2009.

Rasman menuturkan pria tersebut kerap datang pada malam Sabtu dan malam Minggu. Namun, di luar hari tersebut, terduga pelaku juga disebut sering mendatangi kios ketika membutuhkan uang.

“Kalau malam Sabtu dan malam Minggu hampir pasti datang. Di hari lain juga sering kalau dia ingin mabuk. Biasanya meminta Rp100 ribu sampai Rp200 ribu setiap kali datang,” katanya.

Akibat dugaan pemalakan tersebut, Rasman mengaku harus mengeluarkan uang sekitar Rp200 ribu hingga Rp400 ribu setiap pekan. Jika dihitung, kerugian yang dialaminya mencapai lebih dari ratusan juta rupiah.

Rasman mengungkapkan dirinya bukan satu-satunya korban dugaan pemalakan di kawasan Cikandang.

Menurutnya, sejumlah pedagang dan pemilik kios lain juga mengalami hal serupa dengan nominal permintaan yang berbeda-beda.

Baca Juga:  Korupsi dana desa buat nyabu dan karaoke, Kades di Karawang diringkus polisi

“Pedagang lain juga dimintai. Besarannya mungkin berbeda-beda,” ujarnya.

Terkait identitas pria yang diduga melakukan pemalakan, Rasman mengatakan yang bersangkutan tidak pernah mengaku berasal dari organisasi maupun instansi tertentu.

Ia hanya mengaku pernah mendengar informasi dari warga bahwa pria tersebut merasa memiliki kedekatan dengan seseorang di sebuah instansi.

Namun, informasi itu masih sebatas pengakuan dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Rasman mengaku selama bertahun-tahun memilih memberikan uang demi menjaga hubungan baik sebagai pendatang.

Namun, seiring waktu, permintaan uang disebut semakin sering terjadi hingga dinilai sangat memberatkan.

Atas kejadian tersebut, Rasman akhirnya melaporkan dugaan pemalakan dan persekusi yang dialaminya ke pihak kepolisian pada Senin pagi (6/7/2026).

Ia berharap aparat dapat menindaklanjuti laporannya sehingga para pedagang dapat menjalankan usaha dengan aman tanpa adanya aksi pemalakan.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik setelah video insiden tersebut viral di media sosial. Sejumlah warganet meminta aparat kepolisian segera mengusut laporan tersebut dan memberikan kepastian hukum.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan laporan yang diajukan korban, termasuk hasil pemeriksaan maupun langkah hukum yang akan ditempuh.

Baca Juga:  Cerita pemudik Cikarang-Bandung, pilih menggunakan motor tua libas jalur Padalarang



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Persib Vs Persik Berakhir 1-0, Sundulan Julio Cesar Antar Maung Bandung Amankan Tiga Poin
Kerusuhan Suporter Persita vs Persija Pecah di BIS, Laga Sempat Terhenti 30 Menit
Asep Dedih Lantik KKI Bandung Barat, Ketua Terpilih Edy Syafrudin Bidik Atlet Berprestasi
Angkot Terguling Usai Diarahkan Google Maps Via Jalur Ekstrem Sekecengek Batujajar KBB
CV Deannova dan PUTR KBB Disorot, Proyek Jalan H Gofur-Cibatu Dinilai Asal-asalan 
Tak Lagi Gunakan Rakit, Bupati Jeje Hadirkan Mobil Antar-Jemput untuk 16 Siswa SDN Budiharja KBB
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti 4-2
Stunting Bandung Barat Masih Tinggi, P4KBB Tawarkan Skema Kolaborasi Pentahelix

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:17 WIB

Persib Vs Persik Berakhir 1-0, Sundulan Julio Cesar Antar Maung Bandung Amankan Tiga Poin

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:53 WIB

Kerusuhan Suporter Persita vs Persija Pecah di BIS, Laga Sempat Terhenti 30 Menit

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Asep Dedih Lantik KKI Bandung Barat, Ketua Terpilih Edy Syafrudin Bidik Atlet Berprestasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Angkot Terguling Usai Diarahkan Google Maps Via Jalur Ekstrem Sekecengek Batujajar KBB

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:47 WIB

CV Deannova dan PUTR KBB Disorot, Proyek Jalan H Gofur-Cibatu Dinilai Asal-asalan 

Berita Terbaru