Bangli Padalarang Disorot, Komisi I DPRD KBB Sebut RSIA Kartini Kantongi Izin

- Penulis

Selasa, 29 September 2026 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kartini Padalarang, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kartini Padalarang, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

KBB | SEKITARKITA.id – Komisi I DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) memanggil manajemen Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kartini untuk meminta penjelasan terkait keberadaan lintasan jalan di kawasan Jalan GRE Manulang, Kecamatan Padalarang.

Pemanggilan tersebut dilakukan untuk melakukan verifikasi terhadap dokumen perizinan lintasan jalan yang menjadi sorotan di tengah penertiban dan pembongkaran bangunan liar (bangli) di kawasan Padalarang.

Ketua Komisi I DPRD KBB, Sandi Supyandi, mengatakan pihak manajemen RSIA Kartini telah menyampaikan sejumlah dokumen perizinan kepada DPRD KBB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemarin kita sudah panggil pihak manajemen yang mereka sudah menyampaikan berkas-berkas perijinannya,” kata Sandi saat ditemui di Gedung DPRD KBB, Selasa (29/9/2026).

Ketua Komisi I DPRD KBB, Sandi Supyandi (foto: Abdul Kholilulloh)
Ketua Komisi I DPRD KBB, Sandi Supyandi (foto: Abdul Kholilulloh)

Menurut Sandi, berdasarkan penjelasan yang disampaikan manajemen, bangunan lintasan jalan RSIA Kartini yang berada di atas saluran irigasi tersebut telah memiliki izin dan digunakan untuk kepentingan fasilitas umum.

“Kalau bangunan jalan RSIA Kartini yang menutup saluran irigasi itu sudah berijin dan itu digunakan untuk fasilitas umum,” jelasnya.

Baca Juga:  Prabowo Subianto Satu-Satunya Capres Pemersatu Bangsa

Sandi menambahkan, Komisi I DPRD KBB sebelumnya juga telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama Satpol PP KBB dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) ke kawasan Jalan GRE Manulang.

Dalam sidak tersebut, pihaknya menemukan sejumlah bangunan yang berdiri di atas saluran irigasi dan saat ini tengah ditangani oleh Satpol PP KBB.

Saluran drainase diduga tertutup bangunan di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kartini (foto: Abdul Kholilulloh)
Saluran drainase diduga tertutup bangunan di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kartini (foto: Abdul Kholilulloh)

“Kami melihat bangunan-bangunan yang di atas saluran irigasi sedang ditangani oleh Satpol PP KBB. Kami menghormati proses pembongkaran yang sedang berlangsung,” ujarnya.

Sementara itu, terkait penataan kawasan setelah pembongkaran bangli dilakukan, Sandi menyebut persoalan tersebut menjadi kewenangan Pemerintah Daerah (Pemda) KBB.

“Kaitan dengan penataan setelah dilakukan pembongkaran itu ranahnya Pemda KBB,” katanya.

Komisi I DPRD KBB juga menyoroti keberadaan material bekas bangunan yang masih berada di lokasi pembongkaran.

Sandi mendorong agar material tersebut segera ditata dan kawasan yang telah dibersihkan dapat dibenahi. Menurutnya, penataan diperlukan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu, terlebih saat memasuki musim hujan.

Di tengah penertiban puluhan bangunan liar (bangli) di sepanjang Jalan Letkol GA Manulang, Kampung Sudimampir, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang KBB, muncul pembangunan minimarket jadi sorotan (foto: Abdul Kholilulloh)
Di tengah penertiban puluhan bangunan liar (bangli) di sepanjang Jalan Letkol GA Manulang, Kampung Sudimampir, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang KBB, muncul pembangunan minimarket jadi sorotan (foto: Abdul Kholilulloh)

“Segera dibenahi ya, intinya untuk pemanfaatan masyarakat juga. Saat musim hujan tidak menimbulkan banjir, adapun terjadi banjir agar bisa diatasi, minimal saluran air bisa terkontrol,” jelas Sandi.

Baca Juga:  Seorang remaja di Gresik diciduk Polisi gegara edit foto vulgar temannya menggunakan teknologi AI

Ia menilai keberadaan saluran air perlu menjadi perhatian dalam proses penataan pascapembongkaran bangli di Jalan GRE Manulang.

Lebih lanjut, Sandi mengungkapkan hingga kini belum ada laporan resmi yang masuk ke DPRD KBB terkait dugaan pelanggaran bangunan liar di wilayah Bandung Barat.

“Belum ada laporan, baru di wilayah Padalarang,” tandasnya.

Sebelumnya, Komisi I DPRD KBB bersama Satpol PP KBB dan DPUTR melakukan sidak ke kawasan Jalan GRE Manulang dan bertemu dengan manajemen RSIA Kartini.

Pertemuan tersebut dilakukan untuk meminta penjelasan terkait keberadaan lintasan jalan RSIA Kartini yang menjadi perhatian DPRD KBB.

Lintasan jalan tersebut menjadi sorotan setelah anggota DPRD KBB menemukan dugaan adanya bangunan jalan yang menutupi saluran drainase milik DPUTR KBB.

Temuan itu diketahui saat Komisi I DPRD KBB melakukan peninjauan langsung ke kawasan Jalan GRE Manulang pada Senin (21/9/2026).

Peninjauan dilakukan setelah Satpol PP KBB sebelumnya membongkar 16 bangunan liar (bangli) yang berdiri di kawasan tersebut.

Dengan adanya verifikasi dokumen perizinan RSIA Kartini dan proses penertiban bangli, DPRD KBB kini mendorong agar penataan kawasan Jalan GRE Manulang tetap memperhatikan fungsi saluran irigasi dan kepentingan masyarakat.

Baca Juga:  Warga Keluhkan Penutupan Akses Jalan di Harapan Indah Bekasi: Ganggu Aktivitas Perekonomian



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerak Cepat, Polres Cimahi Ungkap Peredaran Sabu di Batujajar, Buruh Harian Lepas Diringkus
Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB
Geledah Kantor Pengembang Kota Baru Parahyangan, KPK Sita Dokumen HGB
Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab
Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Jeje Siapkan Solusi untuk 16 Warga Terpencil Gunung Solok Pandan Cililin 
Banjir Bandang Terjang Jambudipa Bandung Barat, Rumah Warga Rusak dan Tiga KK Mengungsi
Sekolah Ambruk, Siswa MI Terpaksa Belajar Daring, Kemenag KBB: Relokasi Diupayakan
Delapan Fraksi DPRD KBB Desak Bupati Jeje Evaluasi Sekda Ade Zakir

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:35 WIB

Gerak Cepat, Polres Cimahi Ungkap Peredaran Sabu di Batujajar, Buruh Harian Lepas Diringkus

Rabu, 30 September 2026 - 17:38 WIB

Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB

Rabu, 30 September 2026 - 15:44 WIB

Geledah Kantor Pengembang Kota Baru Parahyangan, KPK Sita Dokumen HGB

Rabu, 30 September 2026 - 07:08 WIB

Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab

Rabu, 30 September 2026 - 03:15 WIB

Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Jeje Siapkan Solusi untuk 16 Warga Terpencil Gunung Solok Pandan Cililin 

Berita Terbaru