Momen Reses, Warga Curhat Buruknya Infrastruktur ke Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Bobby 

- Penulis

Sabtu, 15 Februari 2025 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekitar Kita.ID – Momen reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi kembali menjadi ajang curahan hati warga yang kecewa dengan buruknya infrastruktur, layanan kesehatan, serta fasilitas publik yang masih jauh dari harapan.

Dalam Reses Masa Persidangan Dua (II) Tahun Anggaran 2025, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Boby Agus Ramdan, menerima berbagai keluhan dari warga di Daerah Pemilihan (Dapil) VII, yang meliputi Kecamatan Cikarang Utara, Cikarang Selatan, dan Cikarang Timur.

Kegiatan yang digelar di Gedung Serbaguna YPP Halqoh El Istighotsah, Kampung Walahir, Desa Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara, pada Sabtu (15/02), dihadiri oleh ratusan warga yang antusias menyampaikan aspirasinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Infrastruktur Buruk Jadi Keluhan Utama

Dalam kesempatan tersebut, warga menyoroti sejumlah permasalahan, mulai dari buruknya drainase, jalan yang rusak parah, minimnya sarana olahraga, hingga fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan yang tidak memadai.

Wahyu (40), salah satu warga, mengungkapkan kekesalannya terhadap kondisi jalan desa yang tidak diperbaiki dan buruknya drainase di tempat ia tinggal.

Baca Juga:  Gol Tunggal Jens Raven Antar Garuda Muda Juara Kedua Kalinya di Piala AFF U-19 2024

“Kami sudah berkali-kali mengadu, tapi sampai sekarang jalan di desa ini masih seperti kubangan! Kalau hujan, becek dan licin, kalau panas, berdebu. Saluran drainase juga dangkal,” tegas Wahyu.

Layanan Kesehatan dan Pendidikan Memprihatinkan

Keluhan serupa disampaikan oleh Siti (39), seorang ibu rumah tangga yang menyoroti buruknya pelayanan kesehatan di puskesmas setempat serta kurang perhatian terhadap sektor pendidikan.

“Kami sering kesulitan mendapatkan layanan kesehatan karena tenaga medis terbatas. Kadang harus antre lama; bahkan ada yang terpaksa ke klinik mahal karena puskesmas tidak mampu menangani pasien,” keluh Siti.

Tak hanya itu, Siti juga mengkritik minimnya fasilitas pendidikan seperti bangku, meja, dan bangunan sekolah yang dirasa kurang memadai di tempat anak-anak mereka menimba ilmu.

“Anak-anak kami membutuhkan ruang kelas yang layak untuk belajar. Fasilitas yang ada saat ini masih jauh dari memadai. Kami berharap ada perhatian lebih dari pemerintah,” kata Siti.

Boby Agus Ramdan Berjanji Mengawal Aspirasi Warga

Menangapi berbagai keluhan tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H. Boby Agus Ramdan menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi masyarakat agar dapat terealisasi dalam program pembangunan daerah.

Baca Juga:  Blondie Konfirmasi Album Baru 2025 dengan Produser John Congleton

“Saya tidak ingin reses ini hanya menjadi formalitas. Saya akan mengawal aspirasi masyarakat agar benar-benar terealisasi. Kami butuh dukungan semua pihak agar program pembangunan bisa berjalan efektif,” ujar Boby.

Di sektor kesehatan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga mengakui bahwa masih terdapat kendala yang dialami masyarakat. Kendati demikian, dinas terkait perlu segera melakukan perbaikan.

“Pemerintah daerah memang seharusnya sudah menjamin fasilitas kesehatan yang layak bagi masyarakat. Namun faktanya, secara teknis, masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki agar layanan kesehatan bisa lebih optimal,” imbuh Boby.

Sebagai anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Boby menegaskan bahwa di sektor pendidikan, pihaknya terus mendorong upaya perbaikan kepada dinas-dinas terkait untuk memberikan fasilitas pendidikan yang layak dan memadai kepada semua siswa.

Meskipun upaya perbaikan terus dilakukan, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh pemerintah daerah melalui dinas-dinas terkait untuk menjamin dan memastikan semua siswa mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak, kata Boby.

Harapan Warga untuk Perubahan Nyata

Di tempat yang sama, Kepala Desa Karangraharja, Suhendra, berharap kehadiran Boby Agus Ramdan sebagai wakil rakyat dapat membawa perubahan nyata bagi desanya.

Baca Juga:  Kolaborasi Pentahelix, Mediagram se- Jawa Barat Lakukan Pertemuan Terbuka, ini yang Dibahas..

“Saya berharap dengan adanya penelitian ini, Desa Karangraharja bisa menjadi barometer dan acuan bagi desa-desa lainnya,” tandasnya.

Sebagai agenda rutin DPRD, hasil resolusi ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan kebijakan dan penganggaran pembangunan daerah. Warga pun berharap janji yang disampaikan benar-benar terealisasi, bukan sekadar seremonial tahunan.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: Muh. Bahktiar

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Generasi Sehat, Bersama Pemkab P4KBB Terjunkan Penyuluh Stunting ke Sekolah dan Pesantren
Hari Santri 2026, Kiai se-KBB Desak Bupati Jeje Terbitkan Perbup Pesantren Cegah Kekerasan Seksual
Miris! Sewa Tempat Latihan Nunggak 10 Bulan, Mental Kontingen Bowling NPCI KBB Jelang Peparda 2026 Terganggu 
Derita Atlet Disabilitas KBB Jelang Peparda VII Jabar: Tak Ada Anggaran Latihan, Malah Diusir
Wali Kota Farhan Siagakan Bandung Dua Hari, 11 Polisi Jadi Korban Kericuhan Demo
Aksi Demo Bandung Berujung Ricuh, Truk Polisi Jadi Sasaran Lemparan Massa
Greenpeace Kibarkan Baliho di Bundaran HI, Soroti Krisis Iklim hingga Kinerja Pemerintah
Persib Vs Persik Berakhir 1-0, Sundulan Julio Cesar Antar Maung Bandung Amankan Tiga Poin

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Peduli Generasi Sehat, Bersama Pemkab P4KBB Terjunkan Penyuluh Stunting ke Sekolah dan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Hari Santri 2026, Kiai se-KBB Desak Bupati Jeje Terbitkan Perbup Pesantren Cegah Kekerasan Seksual

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Miris! Sewa Tempat Latihan Nunggak 10 Bulan, Mental Kontingen Bowling NPCI KBB Jelang Peparda 2026 Terganggu 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Derita Atlet Disabilitas KBB Jelang Peparda VII Jabar: Tak Ada Anggaran Latihan, Malah Diusir

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Wali Kota Farhan Siagakan Bandung Dua Hari, 11 Polisi Jadi Korban Kericuhan Demo

Berita Terbaru