Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB

- Penulis

Rabu, 30 September 2026 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB

i

Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB (foto: istimewa)

KBB | SEKITARKITA.id – Paguyuban JAGUR (JAGa lembUR) Kabupaten Bandung Barat menegaskan komitmennya untuk ikut menjaga keamanan, ketenteraman, dan kondusivitas wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB).

JAGUR dibentuk sebagai wadah masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan di daerah, termasuk keberlangsungan pemerintahan serta kondisi sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Ketua Paguyuban JAGUR Kabupaten Bandung Barat, Dedi Sugiana alias Tongky, mengatakan, kehadiran JAGUR berangkat dari keresahan masyarakat terhadap berbagai persoalan yang dinilai berpotensi mengganggu kondusivitas di Kabupaten Bandung Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Tongky, salah satu persoalan yang menjadi perhatian masyarakat adalah keberadaan pihak dari luar Kabupaten Bandung Barat yang dinilai kerap menimbulkan keresahan di tengah masyarakat maupun lingkungan pemerintahan.

Ketua Paguyuban JAGUR Kabupaten Bandung Barat, Dedi Sugiana alias Tongky (foto: istimewa)
Ketua Paguyuban JAGUR Kabupaten Bandung Barat, Dedi Sugiana alias Tongky (foto: istimewa)

“Paguyuban JAGUR ini berdiri berawal dari keresahan banyaknya orang luar Kabupaten Bandung Barat yang sering meresahkan pemerintahan Kabupaten Bandung Barat,” ujar Tongky, Rabu (30/9/2026).

Ia menegaskan, JAGUR hadir sebagai wadah bagi masyarakat KBB yang ingin berkontribusi dan menunjukkan kepedulian terhadap daerahnya.

Melalui paguyuban tersebut, masyarakat diharapkan dapat ikut memberikan perhatian terhadap kondisi lingkungan sekaligus menjaga situasi Kabupaten Bandung Barat tetap aman dan kondusif.

Baca Juga:  Tyla Nyanyikan 'Push 2 Get get started' & 'Shake Ah' di BBMA 2024 – Data Loader

“Kami warga masyarakat Kabupaten Bandung Barat yang tergabung di JAGUR (JAGa lembUR) ingin turut menjaga pemerintahan dan wilayah Kabupaten Bandung Barat demi kondusivitas di Kabupaten Bandung Barat,” katanya.

Tongky menjelaskan, semangat yang dibangun Paguyuban JAGUR bukan sekadar membentuk organisasi masyarakat, melainkan menjadi wadah untuk memperkuat kepedulian warga terhadap Kabupaten Bandung Barat.

Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB (foto: istimewa)
Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB (foto: istimewa)

Ia berharap JAGUR dapat menjadi bagian dari masyarakat yang ikut menjaga lingkungan serta memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan yang berkembang di wilayah KBB.

“Semangatnya adalah kepedulian terhadap Kabupaten Bandung Barat. Kami ingin masyarakat bersama-sama menjaga daerah ini agar tetap aman dan kondusif,” tuturnya.

Saat ini, struktur kepengurusan Paguyuban JAGUR Kabupaten Bandung Barat dipimpin Dedi Sugiana alias Tongky sebagai ketua.

Sementara itu, Gus Candra dipercaya sebagai sekretaris jenderal, Ade Kebo sebagai bendahara, dan Cingklek sebagai panglima.

Dengan terbentuknya kepengurusan tersebut, Paguyuban JAGUR KBB diharapkan dapat menjadi wadah masyarakat yang memiliki perhatian terhadap keberlangsungan wilayah Kabupaten Bandung Barat.

Tongky menambahkan, kepedulian terhadap daerah harus dilakukan dengan tetap mengedepankan sikap santun, tertib, dan bertanggung jawab.

Baca Juga:  Atasi Konflik Sosial di Bandung Barat, Kesbangpol KBB: Timdu PKS Lakukan Evaluasi, ini yang Dibahas

Menurutnya, menjaga kondusivitas bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Kami ingin bersama-sama menjaga Kabupaten Bandung Barat, baik pemerintahan maupun wilayahnya, agar tetap kondusif,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat, Pither Tjuandys, S.IP., M.M., menyampaikan apresiasi terhadap terbentuknya Paguyuban JAGUR yang membawa semangat menjaga lingkungan, wilayah, serta kondusivitas KBB.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat, Pither Tjuandys, S.IP., M.M., (foto: istimewa)
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat, Pither Tjuandys, S.IP., M.M., (foto: istimewa)

Menurut Pither, kepedulian masyarakat terhadap daerah merupakan bagian penting dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

Ia bahkan menegaskan bahwa semangat JAGUR harus diwujudkan melalui kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

“Saya senang sekali karena memang Kabupaten Bandung Barat ini harus benar-benar JAGUR, JAGa lembUR. Artinya, kita bersama-sama menjaga supaya semuanya tetap kondusif,” ujar Pither.

Pither menegaskan, menjaga Bandung Barat bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah. Keterlibatan masyarakat juga dibutuhkan agar berbagai persoalan daerah dapat dihadapi secara bersama-sama.

Karena itu, ia berharap Paguyuban JAGUR dapat membangun sinergi dengan DPRD Kabupaten Bandung Barat.

“Harapan ke depan, mari JAGUR bersama dengan DPRD. JAGa lembUR harus bersama-sama dengan dewan. Kita membina Kabupaten Bandung Barat ini untuk ke depan,” katanya.

Baca Juga:  Jelang Musda V Golkar KBB, Pendaftaran Calon Ketua Resmi Dibuka hingga 1 Agustus 2026

Pither menilai sinergi antara masyarakat dan lembaga legislatif menjadi salah satu bagian penting dalam membangun Kabupaten Bandung Barat.

Menurutnya, kepedulian masyarakat terhadap daerah perlu diarahkan menjadi energi positif yang mendukung terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan kondusif.

“Dengan kebersamaan, tentunya Bandung Barat ke depan akan jauh lebih baik,” tuturnya.

Sebagai Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat sekaligus penasihat JAGUR, Pither berharap paguyuban tersebut dapat terus mengedepankan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap daerah.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi dengan berbagai pihak dalam menjalankan peran sosial di tengah masyarakat.

Bagi Pither, keberadaan JAGUR diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari kekuatan sosial yang ikut menjaga dan membangun Kabupaten Bandung Barat.

Menurutnya, sinergi antara masyarakat, DPRD, dan pemerintah daerah diperlukan untuk menciptakan suasana pembangunan yang tertib dan kondusif.

“Yang paling penting adalah kita bersama-sama menjaga Kabupaten Bandung Barat dan membinanya agar ke depan menjadi lebih baik,” pungkasnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Geledah Kantor Pengembang Kota Baru Parahyangan, KPK Sita Dokumen HGB
Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab
Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Jeje Siapkan Solusi untuk 16 Warga Terpencil Gunung Solok Pandan Cililin 
Bangli Padalarang Disorot, Komisi I DPRD KBB Sebut RSIA Kartini Kantongi Izin
Banjir Bandang Terjang Jambudipa Bandung Barat, Rumah Warga Rusak dan Tiga KK Mengungsi
Sekolah Ambruk, Siswa MI Terpaksa Belajar Daring, Kemenag KBB: Relokasi Diupayakan
Delapan Fraksi DPRD KBB Desak Bupati Jeje Evaluasi Sekda Ade Zakir
Fakta Baru Sengketa Lahan SDN 2 Kertamulya, Komisi IV DPRD KBB Sebut Pemkab Menang di Pengadilan

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 17:38 WIB

Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB

Rabu, 30 September 2026 - 15:44 WIB

Geledah Kantor Pengembang Kota Baru Parahyangan, KPK Sita Dokumen HGB

Rabu, 30 September 2026 - 07:08 WIB

Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab

Rabu, 30 September 2026 - 03:15 WIB

Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Jeje Siapkan Solusi untuk 16 Warga Terpencil Gunung Solok Pandan Cililin 

Selasa, 29 September 2026 - 20:40 WIB

Bangli Padalarang Disorot, Komisi I DPRD KBB Sebut RSIA Kartini Kantongi Izin

Berita Terbaru