Mengejutkan, Kuasa Hukum Brigadir J Ngambek, Tak Diizinkan Melihat Langsung Rekonstruksi Kasus Ferdy Sambo

- Penulis

Selasa, 30 Agustus 2022 - 06:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuasa Hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak ngambek saat rekontruksi kasus Ferdy Sambo tak diizinkan masuk (foto: istimewa)

i

Kuasa Hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak ngambek saat rekontruksi kasus Ferdy Sambo tak diizinkan masuk (foto: istimewa)

Jakarta, SekitarKita.id – Rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J) tengah berlangsung di lokasi kediaman rumah pribadi Ferdy Sambo pada hari ini, Selasa, 30 Agustus 2022.

Hal yang mengejutkan terjadi saat Huasa Hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak dan Johnson Panjaitan, dilarang mengikuti proses rekonstruksi, keduanya pun meninggalkan lokasi karena kecewa atas perlakuan polisi.

“Selamat siang temen-temen media yang saya cintai, Kami harus pulang karena kami diusir. Dirtipidum Bareskrim Polri mengatakan kami tidak boleh masuk dan hanya boleh di luar,” kata Kamaruddin di depan rumah dinas Ferdy Sambo, yang hanya berjarak sekitar satu kilometer dari rumah Jalan Saguling.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kamaruddin kembali mengatakan, ia sudah tiba di lokasi rekonstruksi sejak pukul 08.00 WIB. Ia mengakui bahwa tak mendapatkan undangan untuk menghadiri rekonstruksi itu.

Kendati itu, ia hadir lantaran Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memang meminta kasus ini transparan, termasuk membuka proses rekonstruksi.

“Rekonstruksi kami sudah hadir walaupun tidak Diundang tetapi karena mendengar pidato Kapolri mengatakan akan dilakukan rekonstruksi secara transparan dengan cara melibatkan termasuk pengacara korban maupun pengacara daripada para tersangka,” katanya seperti yang dilansir SekitarKita dari laman resmi Instagram CNN Indonesia. Selasa (30/08/2022).

Baca Juga:  BoyNextDoor Memperkenalkan Single Baru yang Menyentuh Hati: ‘If I Say, I Love You’

Ia menuturkan Direktur Tindak Pidana Umum Brigjen Andi Rian Djajadi menyampaikan kepadanya, kuasa hukum pelapor tidak boleh hadir rekonstruksi dan hanya kuasa hukum tersangka.

“Kami sudah datang pagi pagi, ternyata kami sudah menunggu yang boleh ikut rekonstruksi hanya penyidik, tersangka, pengacara tersangka, LPSK, Komnas HAM, dan Brimob,” kata Kamaruddin. “Percuma kami di sini tidak bisa melihat apapun.” sambungnya.

Dengan penuh kecewakan, Kamaruddin mengancam akan melaporkan kejadian ini ke Presiden Jokowi. Ia mengatakan, harus ada yang bertanggung jawab atas peristiwa ini mengapa ia diusir.

“Saya akan berbicara ke presiden atau ke menko rencananya minggu ini. Harus ada yang diberhentikan dari jabatannya,” kata Kamaruddin.

Sementara Johnson Panjaitan mempertanyakan transparansi kepolisian karena melarang kuasa hukum pelapor melihat rekonstruksi. Lebih lanjut, ia mengatakan hanya ingin memastikan rekonstruksi berlangsung transparan dan tidak ingin menghalangi proses hukum

“Jadi ini wajahnya kelihatannya manis, tapi penuh tipu ngomong transparan ngomong ini ngomong itu padahal bohong semua, karena itu kami pulang supaya kami bisa menonton apakah nanti transparan saat rekontruksi sangat tergantung pada perjuangan kita dan perjuangan rakyat juga rekan-rekan media,” pungkasnya.

Baca Juga:  PWI Pusat Cabut Pembekuan, Hilman Hidayat Kembali Pimpin PWI Jawa Barat

Sampai berita ini dilansir, Ferdy Sambo dan empat tersangka lain tengah menjalani reka ulang di rumah Jalan Saguling III. Rumah itu berjarak sekitar satu kilometer dari rumah di Duren Tiga.

Dalam layar monitor yang dipasang polisi di luar rumah Duren Tiga, Ferdy Sambo terlihat mengenakan pakaian tersangka oranye bersama tiga tersangka lain, yakni Richard Eliezer, Ricky Rizal, Kuat Ma’ruf. Karena bukan tahanan, sementara Putri Candrawathi tidak mengenakan baju oranye.

Rekonstruksi pembunuhan Brigadir J ini meliputi adegan di rumah Magelang, rumah pribadi di Jalan Saguling, dan rumah dinas di Kompleks Polri Duren Tiga.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo juga mengatakan adegan di Magelang akan dilakukan di antara dua lokasi ini.



Penulis : Abdul Kholilulloh 

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : video live Instagram @CNNIndonesia

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Timnas Indonesia Menang Telak 9-2 atas Bangladesh, Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Resmi Disepakati! DPRD KBB dan Bupati Tetapkan Arah R-APBD Perubahan 2026, Infrastruktur Digenjot
Reshuffle Kabinet Merah Putih ke-7! Prabowo Lantik 16 Pejabat, Bahlil Rangkap Dua Jabatan 
Belasan Siswa SDN Garuda Cisarua Tumbang Diduga Usai Makan MBG, SPPG Jambudipa 1 Jadi Sorotan 
Gerak Cepat, Polres Cimahi Ungkap Peredaran Sabu di Batujajar, Buruh Harian Lepas Diringkus
Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB
Geledah Kantor Pengembang Kota Baru Parahyangan, KPK Sita Dokumen HGB
Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Timnas Indonesia Menang Telak 9-2 atas Bangladesh, Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Resmi Disepakati! DPRD KBB dan Bupati Tetapkan Arah R-APBD Perubahan 2026, Infrastruktur Digenjot

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Reshuffle Kabinet Merah Putih ke-7! Prabowo Lantik 16 Pejabat, Bahlil Rangkap Dua Jabatan 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Belasan Siswa SDN Garuda Cisarua Tumbang Diduga Usai Makan MBG, SPPG Jambudipa 1 Jadi Sorotan 

Rabu, 30 September 2026 - 20:35 WIB

Gerak Cepat, Polres Cimahi Ungkap Peredaran Sabu di Batujajar, Buruh Harian Lepas Diringkus

Berita Terbaru