Amerika Serikat Mengklaim Iran Targetkan Dubes Israel, Meksiko Bungkam

- Penulis

Selasa, 18 November 2025 - 04:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMERIKA Serikat dan Israel menuduh Iranmencoba membunuh Duta Besar Israel di Meksiko, Einat Kranz Neiger.

Korps Garda Revolusi Islam Iran merencanakan untuk membunuh duta besar Israel di Meksiko sejak akhir tahun lalu, tetapi upaya tersebut berhasil dicegah dan sementara itu tak ada ancaman lagi, demikian disebutkan oleh seorang pejabat Amerika Serikat pada Jumat seperti dilaporkanAl Arabiya.

Pejabat yang berbicara dengan nama samaran menyampaikan bahwa rencana pembunuhan terhadap duta besar, Einat Kranz Neiger, telah berlangsung selama semester pertama tahun ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Teheran merespons dengan menyatakan pernyataan tersebut sebagai “kemunafikan besar.” Sementara waktu, pemerintah Meksiko mengakui tidak mengetahui adanya kejadian tersebut.

Upaya pembunuhan ini muncul dalam perjalanan meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran yang terus berlangsung, seperti dilaporkan dariCNA News.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada aparat keamanan dan penegak hukum di Meksiko sebab telah berhasil menggagalkan jaringan teror yang dipimpin oleh Iran yang berencana menyerang duta besar Israel di Meksiko,” ujar pernyataan Kementerian Luar Negeri Israel.

Israel menyatakan bahwa pihak berwenang Meksiko turun tangan guna menyelesaikan upaya pembunuhan duta besar Einat Kranz Neiger.

Kedutaan Iran di Meksiko merespons peristiwa ini dan menyebut serangan tersebut sebagai “kebohongan besar.”

Baca Juga:  Swasembada Garam Berawal dari Tambak: Perubahan Koperasi di Rembang, Produksi 21.000 Ton Tahunan

Tujuan “adalah menghancurkan hubungan persahabatan dan sejarah antara kedua negara (Meksiko dan Iran), yang dengan tegas kami menolak”, demikian bunyi unggahan dari kedutaan besar Iran di Meksiko pada X.

Alternatifnya, Kementerian Luar Negeri Meksiko mengakui “tidak menerima knowledge” mengenai peristiwa tersebut.

Negara yang secara historis mengadopsi pendekatan hubungan internasional yang lebih tidak intervensif cenderung bersikap lebih waspadai terhadap genosida yang terjadi di Gaza, berbeda dengan negara-negara Amerika Latin lainnya.

Meksiko memberi dukungan penyelidikan mengenai dugaan tindakan kejahatan perang Israel di Gaza. Tetapi, mereka tetap menjaga hubungan diplomatik dengan Israel, yang telah berlangsung sepanjang beberapa dekade dan sebagian besar bersifat ramah.

Tanpa menyebut AS atau Israel, Sekretariat Keamanan dan Perlindungan Warga Negara Meksiko, yang mengelola intelijen, menyatakan bahwa mereka siap berkolaborasi dalam bentuk “kerja sama yang saling menghormati dan terkoordinasi, selalu berada dalam batas kedaulatan nasional, dengan semua lembaga keamanan yang meminta hal tersebut”.

Klaim AS

Perwakilan pemerintah AS menyatakan bahwa pasukan Quds elit Garda Revolusi memulai rencana tersebut pada akhir tahun 2024 dan berhasil dicegah pada tahun ini.

Berdasarkan informasi dari AS, operasi ini diprediksi melibatkan proses perekrutan agen rahasia oleh Duta Besar Iran di Venezuela, yang dipimpin oleh Presiden Nicolas Maduro, seorang sekutu dekat Iran.

Baca Juga:  Olike ENC T301: 40 Jam, Suara Jernih, Latensi Rendah, Teknologi ENC Terbaik!

{Peristiwa} ini disebut sesuai dengan pola yang biasanya dilakukan Iran, yaitu menargetkan diplomat, wartawan, dan kelompok oposisi pemerintah Iran di berbagai belahan dunia.

“ini hanyalah peristiwa terkini dalam sejarah panjang Iran yang menargetkan diplomat, wartawan, anggota oposisi, serta siapa saja yang tidak setuju dengan mereka secara internasional. hal ini seharusnya menimbulkan kekhawatiran bagi semua negara yang mempunyai kehadiran di sana,” ujar seorang pejabat pemerintah Amerika Serikat yang identitasnya tidak disampaikan.

Badan intelijen Israel mengklaim bahwa Pasukan Quds sedang merencanakan tindakan yang bertujuan menyerang warga Israel dan orang-orang Yahudi di berbagai belahan dunia.

Sebelumnya, Australia mengusir Duta Besar Iran dengan dugaan keterlibatan Kedutaan Iran dalam kasus serangan pembakaran sinagog di Melbourne dan restoran kosher di Sydney.

Berdasarkan situs berita yang memberi dukungan IsraelAxios, operasi ini dipimpin oleh seorang agen dari Unit 11000 yang menghabiskan beberapa tahun dalam menangani dan merekrut agen-agen Iran di seluruh Amerika Latin melalui Kedutaan Besar Iran di Venezuela.

Saat rencana tersebut diadakan, agen tersebut kembali ke markas Pasukan Quds di Teheran.

Baca Juga:  HMD tengah menggarap tiruan Nokia N9 lainnya, bocoran mengonfirmasi

Amerika Latin juga menjadi tempat terjadinya serangan-serangan yang berkaitan dengan Timur Tengah. Salah satunya adalah serangan terhadap Jewish Center di Buenos Aires pada tahun 1994 yang menewaskan 85 orang. Serangan ini diprediksi diatur oleh Hezbollah dengan dukungan dari Iran.

Iran-Israel

Rencana ini merupakan tindakan balasan terhadap serangan Israel pada 1 April 2024 yang menarget Kedutaan Besar Iran di Damaskus, mengakibatkan kematian beberapa perwira tinggi Garda Revolusi dan memicu janji balas dendam dari Iran.

Serangan tersebut dijawab dengan serangan rudal dan pesawat tanpa awak yang mengarah ke Israel, diikuti oleh operasi pengeboman besar-besaran yang dilakukan Israel terhadap Iran, mengakibatkan kematian lebih dari 1000 orang, dengan dukungan AS yang menargetkan fasilitas nuklir di Iran.

Penetapan Iran sebagai sasaran Israel dilakukan berdasarkan posisi pemerintah Iran yang terus memberikan dukungan kepada Hamas. Serangan Hamas memicu tindakan genosida dari Israel di Gaza serta meningkatnya ketegangan regional antara Israel dengan Suriah, Lebanon, Qatar, dan Yaman.

Meski demikian mempunyai sikap tegas terhadap Israel, Iran tetap menjadi tempat yang aman bagi komunitas Yahudi yang telah lama berada di sana mencapai sementara itu.



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025
Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi
Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?
Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?
Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Andai Tidak Dapat Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin saja Tua Lebih Cepat, Tutur Psikologi

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:59 WIB

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:14 WIB

Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:44 WIB

Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:59 WIB

Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:29 WIB

Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai

Berita Terbaru