[ad_1]
Jakarta, 6 Februari 2025 – Pasar Kripto Kembali Merasakan Gejolak Di Awal Tahun 2025. Volatilitas Tinggi Dan Likuidasi Besar-Besar Sampai LeBih Dari Rp34 Triliun Dalam Sehari U Sekitar RP1.542 Miliar Setelah Reli KE stage Tertinggi Selama Masa (ATH). Pertanyaanya, apakah ini pertanda berakhirnya bull run bitcoin?
Sejumlah Faktor Makroekonomi, Termasuk Penerapan Tarif Oheh Donald Trump Dan Peluncuran Version Deepseek Dari Cina, Telah Memperburuk Fluktuasi Di Pasar Kripto. Likuidasi Besar-Besar Yang Terjadi Sempat Menyeret Kapitalisasi Pasar Ke Bawah. Tetapi, dalam perjalanan situasi ini, terbentuk pola “cangkir dan tangani“Sebuah Sinyal Bullish Yang Tak henti-hentinya Kali Menandakan Adanya Momentum Kenaikan Besar Dalam Waktu Dekat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pola ini memperlihatkan bahwa pasar sementara itu tengah berada dalam fase Konsolidasi Sebelum memasuki reli lanjutan. Bagian “cangkir“Menandakan Periode Pemulihan Setelah Penurunan, Untuk saat ini”menangani“Memperlihatkan Fase Pullback Singkat Sebelum Kenaikan Signifikan Terjadi.
Dealer Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, Menyoroti Pola ini Sebagai Indikasi Kuat Bahwa Pasar Belum Kehilangan Momentumnya. “Sejumlah besar Yang Khawatir Bull Run Telah Berakhir, Namun Pola Ini Justru Memperlihatkan Potensi Kelanjutan Tren Naik. Fase Konsolidasi ini mem -Penting unked membu fondasi yang lebih kuat sebelum bitcoin kembali menembus rekor teringgi baru, ”Katanya.
Optimisme Terhadap Bitcoin Masih Kuat
Setelah Sampai Degree $ 109,100 Saat Pelantikan Donald Trump, Sejumlah besar analis kini menargetkan harga bitcoin di angka $ 200 ribu tahun ini. Meski Volatilitas Masih Tinggi, Faktor-Faktor Teknikal Seperti Osilator M2 Dan Ekstensi Fibonacci Memberi dukungan Skenario Bullish INI.
Fyqieh Menyebut Bahwa Osilator M2 telah memperlihatkan Sinyal Beli Yang Kuat. Bahkan, Ekstensi Fibonacci Memperkirakan Bahwa Bitcoin Dapat MencaPai $ 225 Ribu Pada Juni 2025.
Fyqieh buta menambahkan Bahwa Kondisi Pasar Saat Ini Mencermikan Pola Yang Pernah Terjadi Sebelum Lonjakan Besar Di Tahun-Tahun Sebelumnya. “Andai Kita Lihat Sejarah, fase volatilitas seperti ini terus menerus kali menjadi awal Dari lonjakan barang besar. Investor para Haru Tetap Waspadai Dan Mendapatkan manfaat dari Peluang Yang Ada, ”Katananya.
Di Sisi Lain, Kebijakan Pemerintah AS Terhadap Bitcoin Masih Menjadi Faktor Yang Berpotensi Mempengaruhi Haran. SPEKULASI TENTANG KemunckINan BTC Dijadikan Aset Cadangan Strategis Oleh eh sebagai Sempat Mendorong Harga Ke Degree Tertinggi $ 109,312 Pada Januari Lalu. Tetapi, Pernyataan Paling kekinian Dari David Sacks, Ai Dan Crypto Czar As, Meredam Optimisme Tersebut Daman Menegaskan Bahwa Proses ini Tidak Akan Berlangsung Dalam Waktu Dekat.
Selain Itu, ARUS MASUK KE ETF BTC-SPOT sebagai Rona Merasakan Perlambatan. Knowledge Dari Farside Traders Memperlihatkan Bahwa Whole ARUS MASUK BERSIH PAYA 5 Februari Hanya Sebesar $ 22 Juta, Mencermikan Sikap Hati-Hati Para Investor Terhadap Pergerakan Pasar Bitcoin.
Akankah Bull Run Berlanjut?
Meski demikian Pasar Merasakan Tekanan, Berbagai Indikator Teknikal Masih Memperlihatkan Potensi Kelanjutan Tren Bullish Bitcoin. Faktor-Faktor Seperti Pola “cangkir dan tangani“Ekstensi Fibonacci, Dan Osilator M2 Menjadi Sinyal Kuat Bahwa Kenaikan Haraga Masih Jauh Dari Ujar Selesai.
Seperti Yang Disampaikan Oleh Fyqieh, “Saat Volatilitas Tinggi, Investor Bagi Menduspen Tidak Terburu-Buru Mengzil Keutusan. Bull Run Munckin Belum Berakhir, Namun Memahami Pola Pasar Dan Manajemen Risiko Tetap Menjadi Kunci Utama Dalam Buying and selling Kripto. “
[ad_2]
Sumber: vritimes








