[ad_1]
Sebagai Platform Virtual, PINTAR telah berhasil menyediakan whole 367 topik pelatihan, meliputi berbagai bidang mulai dari teknologi mencapai cushy talent. Pelatihan tersebut terdiri dari :
292 pelatihan berani (on-line), memungkinkan peserta belajar di semua tempat dan kapan saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
54 pelatihan luring (offline), memberikan pengalaman belajar langsung dengan interaksi yang sangat dalam.
21 pelatihan self-paced finding out (SPL) yang dirancang fleksibel untuk kebutuhan peserta.
Sampai kini, 35.956 sertifikasi telah diraih oleh peserta pelatihan, yang mencerminkan dampak nyata dari program pelatihan yang diselenggarakan PINTAR berkolaborasi dengan Prakerja. Dengan tingkat kepuasan pengguna yang hingga 7,61 dari 10, PINTAR terus berupaya meningkatkan pengalaman belajar peserta untuk memberi dorongan untuk pengembangan tenaga kerja Indonesia.
Sebagai penyedia pelatihan (finding out supplier) Prakerja, PINTAR juga berhasil mencetak pencapaian luar biasa yaitu 95 sertifikasi telah diraih oleh peserta melalui program pelatihan khusus. 3 pelatihan unggulan diselenggarakan langsung oleh PINTAR, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja. Serta, Tingkat kepuasan pengguna terhadap pelatihan ini hingga 4,7 dari 5, memperlihatkan keunggulan dalam kualitas dan relevansi materi pelatihan.
“Kami tidak hanya memberikan pelatihan, namun juga menciptakan pengalaman belajar yang bisa mengubah hidup para peserta. Dengan tercapainya 35.000 sertifikasi ini menjadi bentuk nyata dukungan PINTAR akan pembangunan SDM Unggul di Indonesia”, ungkap Ray Pulungan, Chief Government Officer (CEO) dari PINTAR.
Komitmen PINTAR untuk Masa Depan
Dengan visi menciptakan tenaga kerja yang lebih kompeten dan siap menghadapi tantangan global, PINTAR terus berinovasi dalam menyediakan solusi pembelajaran yang relevan dan terjangkau. Sebagai mitra resmi dari program Prakerja, PINTAR telah menciptakan 300+ jenis pelatihan dari berbagai kategori pembelajaran, mulai dari bahasa asing, informasi teknologi, desain grafis, pembuat konten, pemasaran virtual dan masih dengan jumlah besar lagi. Harapannya, dengan upaya ini, PINTAR bisa memberi dorongan untuk misi pemerintah dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.
[ad_2]
Sumber: vritimes








