[ad_1]
Internasional, SekitarKita.id- Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan alasan alokasi terbesar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia adalah pada sektor pendidikan.
Hal ini diungkapkan Prabowo dalam pernyataan pada sesi pertama KTT G20 di Rio de Janeiro, Brasil, Senin (18/11) waktu setempat atau Selasa siang WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dalam anggaran saya, saya menghabiskan persentase yang cukup besar untuk pendidikan. Sebab saya percaya pendidikan akan membawa kita keluar dari kemiskinan,” ujar Prabowo.
Prabowo juga menekankan bahwa bagi negara seperti Indonesia, mengatasi kemiskinan dan kelaparan merupakan hal yang sangat penting bagi kepentingan nasional. Mengingat itu, ia menempatkan porsi terbesar dalam APBN untuk pendidikan.
“Pendidikan bisa membawa kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat kita,” tutur dia.
Di depan para pimpinan negara-negara anggota G20, Prabowo pun menekankan bahwa program makan bergizi tanpa biaya untuk anak-anak sangat penting bagi strategi pemerintah dalam mengentaskan kelaparan dan kemiskinan.
“Makanan tanpa biaya untuk anak-anak kami adalah bagian penting dari strategi kami. Ini juga merupakan bagian dari pemberdayaan generasi muda kami agar bisa memahami manfaat pendidikan,” ujar Prabowo.
Adapun Prabowo menyampaikan optimisme bahwa pemerintah dapat mengatasi kelaparan di Indonesia, di maa untuk saat ini tercatat sebanyak 25 persen anak di Indonesia kelaparan setiap hari.
Selain itu, Presiden berkomitmen mengatasi kekurangan pangan dalam kurun waktu tiga tahun, sampai swasembada pangan dalam empat tahun, dan berkontribusi pada aliansi global dalam melawan kemiskinan dan kelaparan pada lima tahun depan.
“Kami sangat optimistis dapat mengatasi kelaparan di Indonesia. Saya berencana untuk mengatasi kekurangan pangan dalam tiga tahun, swasembada energi dalam empat tahun, dan dalam lima tahun kami percaya bisa berkontribusi pada aliansi global melawan kemiskinan dan kelaparan,” jelasnya.
[ad_2]
Source link







