Bandung Barat | SekitarKita.id,-Peristiwa longsor yang menerjang permukiman warga di lereng bukit Kampung Gintung, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) Minggu (24/3/2024) mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.
Salah satunya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), rencananya, pemerintah pusat akan menyuntikan anggaran penanganan bencana tanah longsor yang menelan 10 orang warga dan meratakan 30 unit rumah di RW 04 Desa Cibenda itu.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan, pemerintah pusat menggelontorkan bantuan Dana Siap Pakai (DSP) untuk Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) sebesar Rp250 juta dan kepada TNI serta Polri masing masing sebesar Rp150 juta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemberian DSP sifatnya bertahap. Tadi dana operasional Rp 250 juta sudah diserahkan ke Pak Bupati. Sementara Kodim dan Polres masing-masing Rp150 juta untuk pengendalian,” kata Suharyanto di Posko Pengungsian, Rabu (27/3/2024).
Ia menjelaskan, suntikan anggaran itu sengaja dikucurkan untuk keperluan penanganan bencana longsor agar proses pencarian dan penanganan korban bisa cepat selesai.
Saat ini, lanjut dia, Tim SAR gabungan dari Basarnas, Pemkab Bandung Barat, TNI dan Polri serta unsur potensi SAR terkait tengah melangsungkan operasi pencarian korban di hari ke empat.
Dijelaskannya kembali, selain menyuntik anggaran untuk percepatan penanganan, BNPB juga menjamin kebutuhan logistik untuk 145 kepala keluarga (KK) atau 527 warga yang kini tinggal di posko pengungsian dengan menyalurkan bantuan berupa sembako, matras, selimut, genset dan kebutuhan lainnya.
“Untuk pengungsi juga kita yakinkan kebutuhan dasarnya terpenuhi. Pengungsi sudah terpusat di Gor Desa Cibenda kurang lebih ada 500 pengungsi, tadi kami sudah melihat kondisinya. Untuk yang terdampak yang hilang rumah ada 30 rumah,” ujar Suharyanto.
Saat ini ratusan warga Kampung Gintung diminta mengosongkan rumah mereka dengan alasan keselamatan dari ancaman longsor susulan dan memusatkan pengungsian di Gor Desa Cibenda, SDN 1 Cibenda dan SDN Cipadakati.
Selain kebutuhan pangan, para pengungsi juga membutuhkan sandang terutama pakaian anak, popok, serta pembalut. Warga tidak sempat menyelamatkan pakaian, sebab rumah dan seisinya habis tertimbun longsor.
“Ada permintaan dari pengungsi untuk bisa dibantu pakaian anak, pakaian dewasa, alat pembersih dan sebagainya. Kita pastikan kebutuhan dasar bagi pengungsi ini harus terpenuhi,” tandasnya.
Penulis : Abdul Kholilulloh
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan khusus







