[ad_1]
Cianjur, SekitarKita.id – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Cianjur, Ahmad Fikri mengecam keras tindakan pengusiran jurnalis yang dilakukan aparat keamanan dari Garda Nasional Indonesia (GNI).
Pengusiran terjadi saat tiga jurnalis Berita Cianjur (BC) tengah bertugas meliput pembukaan Pekan Olahraga Kabupaten Cianjur (Porkab) VII Tahun 2024 di Lapangan Prawatasari, Joglo, Sabtu, 13 Juli 2024.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Petugas keamanan panggung bernama Fikri, mencabut kartu data diri pers yang diberikan panitia acara dan meminta ketiga jurnalis Berita Cianjur untuk meninggalkan arena panggung.
“Pemkab Cianjur harus segera mencoret EO Biru dari seluruh acara di Cianjur akibat bertanggung jawab atas perbuatan petugas keamanan panggung dari CGI,” tegas Ahmad Fikri.
“Meminta Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk mencoret EO Biru beserta pengamanannya. Termasuk tidak memberikan izin rutinitas apa pun yang melibatkan EO asal Sukabumi,” lanjutnya.
Menurut Ahmad Fikri, masih banyak sekali EO lokal di Cianjur yang berkelas dan selalu bersinergi dengan media.
Ahmad Fikri menambahkan, sangat kecewa dengan kejadian itu dan mengutuk keras kejadian tersebut.
“Intinya sangat mengecewakan. Ini harus segera menjadi catatan bagi semua EO,” ungkapnya kepada jurnalis, Selasa, 16 Juli 2024.
Sejumlah jurnalis di Kabupaten Cianjur turut menyayangkan adanya insiden pengusiran terhadap wartawannya.***
[ad_2]








