Dadang Naser Tinjau Langsung Korban Longsor di Cisarua, Bantu Evakuasi dan Salurkan Bantuan

- Penulis

Minggu, 25 Januari 2026 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang M. Naser terjun langsung ke lokasi nencana lonsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang M. Naser terjun langsung ke lokasi nencana lonsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Golkar, Dadang M. Naser, meninjau langsung lokasi bencana longsor di wilayah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada hari kedua pencarian, Minggu (25/1/2026).

Diketahui, longsor yang terjadi di Kampung Pasir Kuda dan Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, pada Sabtu (24/1/2026), menyebabkan sedikitnya 30 rumah rata dengan tanah

Dalam kunjungannya, Dadang M. Naser tampak ikut membantu proses evakuasi jenazah korban longsor yang ditemukan oleh Tim SAR Gabungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia terlihat turut mengangkat dan memasukkan jenazah ke dalam mobil ambulans untuk dibawa ke posko penanganan korban.

Selain meninjau lokasi bencana, Dadang juga menyalurkan bantuan logistik berupa mie instan, beras dan sembilan bahan pokok (sembako), telur menggunakan dengan mobil pik up.

Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Golkar, Dadang M. Naser membantu evakuasi jenazah korban di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua KBB (foto: Abdul Kholilulloh)
Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Golkar, Dadang M. Naser membantu evakuasi jenazah korban di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bantuan telur tersebut berasal dari peternak ayam petelur binaan Dadang Naser di wilayah Kecamatan Cipatat , sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak longsor.

“Hari ini kami meninjau langsung bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, yang menimbun dua kampung, yakni Kampung Pasir Kuning dan Kampung Pasir Kuda,” ujar Dadang di lokasi bencana.

Baca Juga:  Pemkab Bandung Barat Dorong Peningkatan Budidaya Ikan Nila, Dispernakan: Tekankan Penguatan Kapasitas Pembudidaya

Dadang mengaku sangat prihatin atas musibah tersebut dan menegaskan pentingnya evaluasi bersama agar kejadian serupa tidak terulang di wilayah lain.

Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Golkar, Dadang M. Naser terjun langsung ke lokasi nencana lonsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua KBB (foto: Abdul Kholilulloh)
Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Golkar, Dadang M. Naser terjun langsung ke lokasi nencana lonsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

“Ini menjadi bahan renungan dan evaluasi kita semua. Longsor ini terjadi akibat material lumpur dari Gunung Burangrang yang terbawa air dan masuk ke perkampungan serta area pertanian,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi langkah cepat Gubernur Jawa Barat yang turun langsung ke lokasi sejak hari pertama dan mengambil kebijakan relokasi bagi warga terdampak, termasuk pemberian uang sewa rumah serta rencana pembangunan rumah bagi warga yang direlokasi.

“Kebijakan ini sangat baik dan perlu kita dukung,” tambahnya.

Soroti Mitigasi Bencana dan Alih Fungsi Lahan

Dadang M. Naser menekankan pentingnya mitigasi bencana, pengelolaan lingkungan, serta penataan pola tanam yang berkelanjutan untuk mencegah bencana serupa.

Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Golkar, Dadang M. Naser bersama Ketua DPD Partai Golkar KBB, Dadan Supardan meninjau langsung pengungsi (foto: Abdul Kholilulloh)
Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Golkar, Dadang M. Naser bersama Ketua DPD Partai Golkar KBB, Dadan Supardan meninjau langsung pengungsi (foto: Abdul Kholilulloh)

“Kita harus cinta alam. Ketika kita menjaga alam, alam akan menjaga kita. Bencana di darat maupun laut merupakan teguran akibat ulah manusia,” tegasnya.

Ia juga menyoroti persoalan alih fungsi lahan dan menyampaikan bahwa Komisi IV DPR RI telah membentuk Panitia Kerja (Panja) Pengawasan Alih Fungsi Lahan, yang saat ini dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto.

Baca Juga:  Head to Head Persikabo Vs Persita Tangerang 1-1

“Panja ini sedang menyusun jadwal kerja untuk mengevaluasi alih fungsi lahan secara nasional. Regulasi harus diperkuat, dan kesadaran masyarakat tentang pola tanam serta pertanian ramah bencana harus ditingkatkan,” jelas Dadang.

Menurutnya, wilayah Bandung Raya, termasuk Bandung Barat, sangat rawan bencana, terutama dengan ancaman Sesar Lembang, sehingga pembangunan rumah dan aktivitas pertanian harus dilakukan secara bijaksana.

Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang M. Naser memberikan langsung bantuan sembako dan telur dari peternak ayam telur binaannya kepada Kepala Desa Pasirlangu (foto: Abdul Kholilulloh)
Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang M. Naser memberikan langsung bantuan sembako dan telur dari peternak ayam telur binaannya kepada Kepala Desa Pasirlangu (foto: Abdul Kholilulloh)

“Rumah-rumah yang berada di bawah tebing atau dekat aliran sungai harus segera diwaspadai. Jangan menunggu bencana terjadi baru dilakukan relokasi,” ujarnya.

Update Pencarian Korban Longsor

Sementara itu, pada hari kedua pencarian, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan 14 jenazah, sehingga total korban meninggal dunia yang telah dievakuasi mencapai 25 kantong jenazah sejak operasi pencarian dimulai.

Operasi pencarian korban longsor Cisarua di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, memasuki hari kedua pada Minggu (25/1/2026). Foto: Abdul Kholilulloh
Operasi pencarian korban longsor Cisarua di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, memasuki hari kedua pada Minggu (25/1/2026). Foto: Abdul Kholilulloh

Seluruh korban yang ditemukan hingga pukul 16.00 WIB langsung dievakuasi ke posko Disaster Victim Identification (DVI) untuk proses identifikasi oleh tim forensik.

Berdasarkan data Tim SAR Gabungan: 7 korban ditemukan di worksite A1, 6 korban di worksite A2, 1 korban di worksite B1. Ketiga titik tersebut merupakan lokasi dengan dampak longsor terparah.

Baca Juga:  Taylor Swift Menghadiri Rekreasi Chiefs-Raiders Bersama Ibu Travis Kelce – Loader Data

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan pencarian melibatkan ratusan personel dari berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI-Polri, BPBD, hingga relawan.

“Pencarian difokuskan pada dua sektor utama, yaitu sektor alpha dan sektor bravo,” ujar Ade.

Metode pencarian dilakukan dengan mengombinasikan alat berat, pencarian manual, serta pemantauan udara menggunakan drone UAV. Sebanyak dua unit alat berat dikerahkan untuk membuka timbunan tanah, bebatuan, dan material bangunan.

Namun, proses evakuasi menghadapi kendala berupa cuaca yang tidak menentu, hujan ringan, serta medan yang terjal dan labil.

“Atas pertimbangan keselamatan personel, operasi pencarian dihentikan sementara pada Minggu sore dan akan dilanjutkan kembali pada hari ketiga, Senin (26/1/2026),” jelas Ade.

Hingga kini, Tim SAR Gabungan masih terus mendata jumlah warga yang dilaporkan hilang, sementara keluarga korban menunggu kepastian di posko pengungsian dan posko DVI.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Teror Rampok Berkedok Pocong Viral di Bandung Barat, Warga Padalarang Resah
Bupati Jeje Apresiasi Persib Bandung Juara Super League 2026, Bobotoh Diimbau Tetap Tertib
Pawai Juara PERSIB 2026 Disambut Lautan Bobotoh, Tradisi Sejak 1937 Terus Berlanjut
PERSIB Cetak Sejarah! Jadi Klub Pertama Juara Liga Indonesia Tiga Kali Beruntun
Belatung Ikut Ngantor, Sampah Jadi Pegawai Teladan di Ngamprah Bandung Barat
Bojan Hodak Sebut Beckham Putra dan Federico Barba Layak Raih Penghargaan Bergengsi
Selamatkan Warisan Sunda, Bandung Barat Targetkan Verifikasi Naskah Kuno Pertama di 2026
Bupati Bandung Barat Dorong Musorkab KONI 2026 Perkuat Prestasi Atlet Daerah

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 02:16 WIB

Teror Rampok Berkedok Pocong Viral di Bandung Barat, Warga Padalarang Resah

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:50 WIB

Bupati Jeje Apresiasi Persib Bandung Juara Super League 2026, Bobotoh Diimbau Tetap Tertib

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:46 WIB

Pawai Juara PERSIB 2026 Disambut Lautan Bobotoh, Tradisi Sejak 1937 Terus Berlanjut

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:02 WIB

PERSIB Cetak Sejarah! Jadi Klub Pertama Juara Liga Indonesia Tiga Kali Beruntun

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:59 WIB

Belatung Ikut Ngantor, Sampah Jadi Pegawai Teladan di Ngamprah Bandung Barat

Berita Terbaru