SEKITARKITA.id – DPD Partai Berkarya Kabupaten Bandung Barat (KBB) memperkuat struktur kepengurusan sebagai mesin partai daerah untuk menghadapi Pemilu 2029.
Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua DPD Partai Berkarya KBB, Neneng Nurjanah, saat kegiatan silaturahmi dan penguatan pengurus di Kantor Sekretariat DPD Partai Berkarya KBB, Sabtu (31/1/2026).
“Saya akan memperkuat struktur kepengurusan di Kabupaten Bandung Barat sebagai mesin partai untuk kemenangan Pemilu 2029,” ujar Neneng.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Neneng menjelaskan, saat ini telah terbentuk 21 orang pengurus DPD yang dipersiapkan sebagai kader inti Partai Berkarya di KBB.
Tak hanya itu, pihaknya juga akan memperkuat struktur hingga ke tingkat bawah.
“Kami akan memperkuat kepengurusan di 16 kecamatan dan 165 desa di Bandung Barat untuk mempersiapkan kemenangan Pemilu mendatang,” jelasnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri salah satu pengurus DPW Partai Berkarya Jawa Barat, yang menegaskan bahwa DPD KBB akan mendapat dukungan penuh dari DPP Partai Berkarya.
Neneng menyebut, seluruh pengurus akan menjalankan program dari DPP dengan konsep Social Entrepreneur.
“Program ini akan fokus pada pertanian, UMKM, seni budaya, dan olahraga. Karena sebagian besar masyarakat KBB berprofesi sebagai petani, pelaku UMKM, seniman, dan olahragawan,” katanya.
Konsep “Karya Nyata” untuk Masyarakat
Sementara itu, Audy Bernadictes, S.H., S.E., selaku Bendahara DPW Partai Berkarya Jawa Barat, menegaskan bahwa konsep Social Entrepreneur akan menjadi bentuk nyata pengabdian partai.
“Program ini akan menjadi Karya Nyata untuk masyarakat dan cerminan dari Partai Berkarya,” tegas Audy.
Menanggapi isu gejolak internal Partai Berkarya, Audy memastikan bahwa saat ini partai telah solid.
Ia menjelaskan, pengurus baru telah terbentuk di tingkat DPP dan 38 DPW se-Indonesia, dibuktikan dengan terbitnya SK Kementerian Hukum tertanggal 8 Januari 2026.
SK tersebut mengesahkan kepengurusan DPP Partai Berkarya yang dipimpin oleh,
Ketua Umum, Mayjen (Purn) Muchdi Purwoprandjono, Sekretaris Jenderal, Muhammad Alkahfi Try Dalle.
Selain itu, Kemenkum juga mengesahkan logo baru Partai Berkarya hasil Musyawarah Nasional (Munas) yang digelar pada 30 Oktober–1 November 2025 di Kemayoran, Jakarta Pusat.
“Dengan terbitnya SK Kemenkum, maka gejolak Partai Berkarya telah berakhir,” tegasnya.
Sebagai bentuk kesolidan, DPP Partai Berkarya kini menjalankan program Karya Nyata untuk memperkuat struktur organisasi dari pusat hingga DPC di seluruh Indonesia.
Program ini menjadi langkah strategis Partai Berkarya dalam mempersiapkan kemenangan pada Pemilu 2029 mendatang.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Pres rilis







