Energi Terbarukan di Jakarta, Gubernur Anies Resmikan Pabrik LM dan RDF Plant Bantargebang

- Penulis

Monday, 10 October 2022 - 03:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat meresmikan pengolahan sampah dan RDF Plant di TPST Bantargebang, Kota Bekasi (foto: Arjun/SekitarKita.net).

Bekasi, SekitarKita.net,- Pemprov DKI Jakarta meresmikan Fasilitas Pengolahan Sampah Landfill Mining (LM) dan RDF (Refuse Derived Fuel) Plant di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Jl. Pangkalan V, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.

Pada kesempatan itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, ini adalah sebuah terobosan yang dilakukan Pemprov DKI untuk menanggulangi sampah. Bila mendengar kata “sampah”, kata Anies, yang terlintas adalah bahan yang sudah tidak terpakai atau limbah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah kita bersyukur di pagi ini Allah memberikan kemudahan dan fasilitas pengelolaan sampah LM dan RDF plant di Bantargebang,” kata Anies Baswedan saat meresmikan pabrik LM dan RDF plant di TPST Bantargebang, Senin 10 Oktober 2022.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat meninjau lokasi 

Ia menyebut, pengolahan sampah baru dan sampah lama dari Bantargebang kemudian diolah menjadi energi pengganti batubara.

Baca Juga:  Korupsi dana desa buat nyabu dan karaoke, Kades di Karawang diringkus polisi

“Fasilitas RDF Plant adalah pabrik bahan bakar turunan dari sampah lama yang ditambang dari gunungan landfill sampah sehingga nilai kalori RDF setara dengan batubara muda,” terang Anies.

Anies menilai, semula sampah yang hanya di tumpuk begitu saja, kini di olah menjadi RDF hal ini memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat.

“Selain itu ramah lingkungan dan ini langsung bisa dimanfaatkan oleh perusahaan pabrik semen, yang langsung manfaatkan yaitu FBI dan Indocement,” tuturnya.

Sementara itu, Pengamat Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, M. Zulfikar Dachlan mengungkapkan, pada kenyataannya ada sekitar +7.500 ton sampah per hari dari Jakarta masuk ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang. 

“Saat ini TPST Bantargebang memiliki lahan seluas 117, 5 hektar. Salah satu upaya optimalisasi untuk memperpanjang masa pelayanan TPST Bantargebang adalah dengan melakukan pembangunan Landfil Mining (“LM”) dan Refuse Derived Fuel (“RDF”) Plant,” kata M. Zulfikar.

Ia menjelaskan, sejak seremonial peletakan batu pertama oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 21 Februari 2022, proyek LM dan RDF Plant telah direncanakan untuk mengolah limbah menjadi energi baru terbarukan (“EBT”).

Baca Juga:  Isak Tangis Selimuti Pemakaman Bocah SD di Bandung Barat, Keluarga Sangat Terpukul
Lokasi pengolahan sampah LM dan RDF Plant di TPST Bantargebang, Kota Bekasi 

“Pengolahan sampah ini bisa mengolah ribuan ton, baik sampah baru maupun sampah yang sudah terkumpul di TPST Bantargebang,” jelasnya.

Kendati itu, langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam membangun RDF Plant dan Landfill Mining merupakan terobosan, guna mengurangi jumlah sampah yang menggunung di TPST Bantargebang.

“Gagasan yang utama adalah mengurangi jumlah sampah, RDF merupakan jawaban dari tantangan mengolah sampah menjadi bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Lebih jauh Zulfikar menjelaskan saat peresmian LM & RDF Plant pada 10 Oktober 2022 di TPST Bantargebang bahwa dengan diresmikannya LM dan RDF Plant maka sebuah terobosan sudah dilakukan Pemprov DKI Jakarta.

“Untuk menciptakan lingkungan yang bersih melalui pengolahan sampah yang akan menghasilkan energi terbarukan secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Reporter: Arjun (tim SekitarKita)

Editor: Abdul Kholilulloh

copyright by Sekitar Kita

Berita Terkait

Ajak ritel modern dan perbankan, Mendag Zulhas siap majukan koperasi susu di KBB
DPP PAN Terbitkan Rekomendasi untuk Acep Jamhuri di Pilkada Karawang
Momen pisah sambut Kapolres, tokoh masyarakat ungkap sosok AKBP Wirdhanto dirindukan warga Karawang
Cafe Nara Bandung aesthetic dengan vibes asyik banget, cocok buat instagramable
KEMPAKA gandeng tokoh politik dan akademisi Karawang, ini yang dibahas
Bupati Cianjur sebut minimnya minat pertanian pada generasi muda, ini solusinya
Tolak dicium, pedangdut cantik di Purworejo ditendang Kepala Sekolah sampai tersungkur
Buntut pengusiran wartawan oleh safety CGI, Ketua PWI Cianjur desak Pemkab copot EO Biru
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 20 July 2024 - 18:46 WIB

Ajak ritel modern dan perbankan, Mendag Zulhas siap majukan koperasi susu di KBB

Friday, 19 July 2024 - 06:40 WIB

DPP PAN Terbitkan Rekomendasi untuk Acep Jamhuri di Pilkada Karawang

Friday, 19 July 2024 - 02:36 WIB

Momen pisah sambut Kapolres, tokoh masyarakat ungkap sosok AKBP Wirdhanto dirindukan warga Karawang

Thursday, 18 July 2024 - 19:11 WIB

Cafe Nara Bandung aesthetic dengan vibes asyik banget, cocok buat instagramable

Thursday, 18 July 2024 - 03:56 WIB

KEMPAKA gandeng tokoh politik dan akademisi Karawang, ini yang dibahas

Berita Terbaru

Spesifikasi dan render Motorola Edge 50 Neo muncul

Ponsel

Spesifikasi dan render Motorola Edge 50 Neo muncul

Saturday, 20 Jul 2024 - 22:25 WIB

Ramalan Cinta dan Hubungan untuk 20 Juli 2024 | Astrologi

Zodiak

Ramalan Cinta dan Hubungan untuk 20 Juli 2024 | Astrologi

Saturday, 20 Jul 2024 - 20:30 WIB

Sekitar Kita Kami ingin menunjukkan kepada Anda pemberitahuan untuk berita dan pembaruan terkini.
Dismiss
Allow Notifications