Gondol uang Rp1,5 Miliar, Direktur PT Witan Presisi Indonesia Diduga Tipu PT Trilogi

- Penulis

Sabtu, 17 Juni 2023 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gondol uang Rp1,5 Miliar, Direktur PT Witan Presisi Indonesia Diduga Tipu PT Trilogi

i

Gondol uang Rp1,5 Miliar, Direktur PT Witan Presisi Indonesia Diduga Tipu PT Trilogi

KABUPATEN BEKASI | SekitarKita.id – Baru-baru ini publik dihebohkan dengan kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan pembayaran dana talangan gaji karyawan PT Witan Presisi Indonesia beberapa waktu lalu.

Dimana dalam hal ini, PT Trilogi Sura Laga melaporkan Direktur PT Witan Presisi Indonesia ke Polisi lantaran mengalami kerugian fantastis senilai 1,5 miliar.

Inisial HW dilaporkan PT Trilogi Sura Laga itu sebagaimana Surat Tanda Terima Laporan Polisi Nomor: STTLP/LP/B/500/II/2023/SPKT/Polres Metro Bekasi/Polda Metro Jaya, dan saat ini sedang dilakukan proses penyelidikan PT Witan Presisi Indonesia oleh Polres Metro Bekasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kuasa Hukum PT Trilogi Sura Laga, MZ Yassin mengatakan, kliennya diduga telah ditipu oleh sehingga mengalami kerugian materiil. Alih-alih meminjam dana talang justru dibawa kabur oleh terduga pelaku.

“Modus penipuan yang diduga dilakukan oleh terlapor (HW) ini dengan cara meminjam dana talangan dari pelapor (klien), untuk membayar gaji karyawan PT Witan Presisi Indonesia,” kata Yassin dilansir sekitarkita.net dari globalplanet.news, Sabtu (17/05/2023).

Baca Juga:  Laporan Harta Kekayaan Rp1 Triliun,  Raffi Ahmad Akui Pernah Bayar Cicilan Rp2 Miliar per Bulan

Ia menyebut, atas laporan korban, kata Yassin, terduga pelaku berjanji akan mengembalikan haknya (uang) dengan tempo 40 hari.

“Yang bersangkutan berjanji untuk mengembalikan/membayar dana talangan gaji tersebut dalam tempo 40 hari kemudian,” sebutnya.

Yassin menjelaskan, usai jatuh tempo terhitung 40 hari sesuai kesepakatan, terlapor berjanji dengan bujukan maut dan tipu daya rayuan akan membayar dana talang itu pada akhir bulan berikutnya.

“Namun janji-janji berulang kali itu tidak pernah ditepati, serta pembayaran yang dijanjikan senyatanya tidak pernah dilaksanakan oleh terlapor,” jelasnya.

Dijelaskan Yassin kembali, bahwa kliennya juga mendapatkan informasi dari banyak pihak lain yang menjadi korban dari terlapor dengan kasus yang sama.

“Modus operandi yang sama, terlapor HW diduga telah pula melakukan tindak penipuan dan penggelapan terhadap korban-korban lainnya dan telah menyebabkan korban tersebut mengalami kerugian yang nilainya milyaran rupiah,” jelasnya.

“Kami berharap pihak kepolisian bergerak cepat merespon kasus ini dan segera menangkap Terlapor HW, agar tidak ada pihak-pihak lain yang menjadi korban,” sambungnya.

Baca Juga:  Sumpah Pemuda ala Plt Hengki, Siap Menampung Kritikan untuk Kemajuan Bandung Barat

Disisi lain, Deni Efendi selaku korban menjelaskan, bermula perusahannya dengan perusahaan terduga pelaku tersebut memiliki kontrak kerjasama pembayaran gaji dan bagi hasil di manajemen fee dari kontrak tersebut.

Namun ditengah perjalanan kontrak kerjasama itu, Deni justru ditipu oleh pelaku dan membawa kabur uang milyaran.

“Dengan kejadian ini saya berharap bisa diselesaikan dengan baik dan tanggung jawab dari perusahaan tersebut,” tandasnya.

Atas peristiwa ini, pihak Polres Metro Bekasi tengah melakukan penyidikan lebih jauh dan mengumpulkan bukti serta saksi untuk dimintai keterangan.

Kontributor Bekasi: Ari

copyright by Sekitar Kita



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fakta Baru Sengketa Lahan SDN 2 Kertamulya, Komisi IV DPRD KBB Sebut Pemkab Menang di Pengadilan
Dispernakan KBB Gencarkan Pencegahan Rabies, Warga Diminta Waspadai Gigitan Hewan Penular
Ironi Penataan di Padalarang: Bangli Dibongkar, Minimarket Justru Menjamur
Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:31 WIB

Fakta Baru Sengketa Lahan SDN 2 Kertamulya, Komisi IV DPRD KBB Sebut Pemkab Menang di Pengadilan

Senin, 28 September 2026 - 14:07 WIB

Dispernakan KBB Gencarkan Pencegahan Rabies, Warga Diminta Waspadai Gigitan Hewan Penular

Senin, 28 September 2026 - 10:50 WIB

Ironi Penataan di Padalarang: Bangli Dibongkar, Minimarket Justru Menjamur

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Berita Terbaru