[ad_1]
KBB, SekitarKita.id– Bandung Barat (KBB) digemparkan oleh beredarnya video dugaan politik uang (cash politik) oleh pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, Jeje Richie Ismail dan Asep Ismail.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Video-video ini tersebar luas di grup WhatsApp menjelang hari pencoblosan Pilkada Bersamaan.
Setidak-tidaknya tiga video memperlihatkan warga menerima amplop berisi uang Rp50 ribu dan paket kerudung, dengan imbauan untuk memilih Paslon Jeje-Asep.
Beberapa video lainnya bahkan menampilkan suasana berbeda, menunjukkan penerima amplop dalam situasi yang bervariasi, tetapi dengan narasi serupa: warga diarahkan untuk mencoblos Paslon nomor 2.
Warga Cipongkor dan Mekarjaya Mengaku Diberi Uang
Salah satu video viral berdurasi 23 detik menunjukkan seorang pria lanjut usia di Mekarsari, Cipongkor, memegang uang pecahan Rp100 ribu.
Dalam video itu, pria tersebut mengaku uang tersebut diberikan oleh Kepala Desa Mekarsari untuk membuat pilihan Paslon nomor 2.
“Abdi dipasihan artos saratus rebu ku Kades Mekarsari, kedah milih nomer dua. Malih sueur saksina oge (Saya diberi uang Rp100 ribu oleh Kades Mekarsari, harus segera untuk memilih nomor dua. Sejumlah besar saksinya juga),” ucapnya dalam video.
Video lain dari Kampung Rancaeceng, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cihampelas, memperlihatkan seorang perempuan yang menerima amplop berisi uang Rp50 ribu serta kerudung.
“Tadi ada yang ke sini memberi ini. Diminta coblos Jeje,” kata narasi dalam video berdurasi 22 detik tersebut.
Bawaslu Mulai Investigasi
Ketua Panwascam Cihampelas, Basit Setiawan, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan tindakan melawan hukum pemilu tersebut pada Senin malam (25/11). Barang bukti berupa video, amplop, dan kerudung telah diamankan.
“Betul, laporan diterima pukul 22:00 WIB. Kami juga sudah menerima keterangan dari warga penerima,” kata Basit, Selasa (26/11).
Selanjutnya, Panwascam akan melakukan kajian keterkaitan syarat formil dan materil dugaan pelanggaran tersebut. Andai terpenuhi, berkas akan diteruskan ke Sentra Gakkumdu untuk ditindaklanjuti.
[ad_2]
Source link








