Ilmu Knowledge dalam Praktik di Tiga Industri

- Penulis

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilmu Knowledge dalam Praktik di Tiga Industri

[ad_1]

Baru-baru ini kami menyelenggarakan webinar tentang Ilmu Knowledge dalam Praktik di Tiga Industri, yang dipresentasikan oleh Ronald van Loon. Ronald adalah salah satu pemimpin pemikiran terkemuka dalam Ilmu Knowledge dan Transformasi Virtual, yang dinobatkan oleh Onalytica sebagai influencer nomor 1 dunia dalam Knowledge dan Analisis, Otomasi, dan Masa Depan Ekonomi (Teknologi). Ia adalah penulis untuk situs-situs Large Knowledge & Ilmu Knowledge terkemuka termasuk Datafloq dan Knowledge Science Central, dan ia adalah anggota Dewan Penasihat Simplilearn.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apakah Anda sedang mempertimbangkan profesi di bidang Ilmu Knowledge? Maka mendapatkan sertifikasi dengan Sertifikasi Ilmu Knowledge hari ini!

Tiga Sektor Industri Utama

“Kebutuhan akan ilmu information telah menjadi begitu besar dengan begitu telah menciptakan kekosongan ilmu information di seluruh industri,” ujar Ronald. “Organisasi benar-benar berjuang untuk menemukan bakat yang mereka butuhkan untuk dapatkan wawasan yang mereka inginkan.” Secara khusus, ada permintaan yang signifikan untuk ilmuwan information di tiga sektor industri utama.

Untuk masing-masingnya, Ronald lihat bagaimana sektor tersebut mendapatkan manfaat dari ilmu information, peran ilmuwan information, kasus penggunaan yang signifikan, dan menggambarkan enviornment di mana ilmu information mempunyai dampak yang paling signifikan.

1) Manufaktur dan Industri

Sektor Manufaktur dan Industri semakin bergantung pada robotika dan otomatisasi. Penyebaran AI (kecerdasan buatan) ke dalam pengambilan keputusan di hampir semua aspek sektor ini telah mendorong apa yang disebut Revolusi Industri Keempat, yang kadang-kadang disebut Industri 4.0.

Produsen juga menghadapi tekanan untuk meningkatkan keberlanjutan, efisiensi energi, dan tanggung jawab perusahaan, serta gangguan berkelanjutan lainnya dari volatilitas biaya dan kebutuhan akan kelincahan operasional yang lebih baik untuk menanggapi permintaan pelanggan yang terus berubah. Robotika, otomatisasi, dan AI memungkinkan sistem manufaktur cerdas dan rantai pasokan cerdas dan memungkinkan perusahaan untuk mendigitalkan rantai nilai untuk transparansi dan respons yang lebih besar sekali terhadap pasar yang berubah sangat cepat. Sensor dan Web of Issues (IoT) memungkinkan produsen untuk mempunyai visibilitas di seluruh pemasok, mitra, distributor, dan pelanggan mereka, serta pabrik mereka. AR/VR (Augmented Fact dan Digital Fact) dan pencetakan three-D telah memasuki sektor ini untuk menciptakan metode baru dalam melatih karyawan dan pengguna serta merancang, membuat prototipe, dan membuat produk.

Baca Juga:  Mendapatkan Pekerjaan Analis Informasi tahun 2025

Ilmu information merupakan bagian integral dari Industri 4.0. IoT dan sensor menghasilkan information dalam jumlah besar, terstruktur dan tidak terstruktur, dari berbagai sumber seperti peralatan produksi, pemasok, transportasi, dan pelanggan. Agar tetap sukses dan kompetitif, perusahaan harus segera mendapatkan manfaat dari ilmu information untuk AI, penambangan information, dan analisis prediktif guna memperoleh keunggulan kompetitif dan meningkatkan efisiensi produksi.

Ronald meninjau penerapan ilmu information di sektor Manufaktur/Industri melalui kasus penggunaan berikut:

  • Analisis prediktif
  • Manajemen rantai pasokan
  • Robotika
  • Visi komputer/visi mesin
  • Desain produk baru

2) Layanan Konsumen

Perusahaan di sektor Layanan Konsumen terus-menerus berjuang untuk menawarkan pengalaman pelanggan terbaik, paling relevan, dan paling menarik untuk dapatkan keunggulan atas pesaing mereka. Ada persaingan antara perusahaan di sektor ini untuk berinovasi dan mengadopsi teknologi baru untuk menghasilkan layanan unik yang menyediakan lebih sejumlah besar penyesuaian, lebih sejumlah besar pendalaman, dan lebih sejumlah besar pengalaman waktu nyata, sambil terus memperoleh laba.

Layanan Konsumen meliputi berbagai domain: perawatan kesehatan, kedokteran, bolak-balik, perhotelan, pendidikan, ritel, asuransi, telekomunikasi, dan masih sejumlah besar lagi. Para pemimpin dalam pengalaman pelanggan seperti Netflix, Amazon, dan Apple telah menetapkan standar tinggi untuk tingkat pengalaman pelanggan. Alternatifnya, konsumen juga berharap personalisasi, pengalaman yang lebih mendalam, layanan pelanggan yang responsif, dan integrasi yang lebih baik di semua platform yang mereka gunakan.

Di sinilah information berperan. Ilmu information memberi perusahaan pemahaman yang lebih baik tentang pelanggan mereka. Ilmu information memberi mereka wawasan tentang apa yang dipikirkan pelanggan, apa yang mereka rasakan, dan apa yang mereka inginkan dari merek mereka. Ilmu information memungkinkan perusahaan memeriksa bagaimana pelanggan berinteraksi dengan merek mereka. Ilmu information juga memberi mereka kemampuan untuk meningkatkan layanan konsumen di semua departemen mereka.

Baca Juga:  Apa tersebut Kursus Pendidikan Berkelanjutan? Cara, Jenis, Pointers Untuk memilih Salah Satu

Salah satu cara perusahaan untuk tetap kompetitif dalam lingkungan bisnis sementara adalah dengan memperdalam keterlibatan yang dipersonalisasi dengan pelanggan mereka. Perusahaan bisa mendapatkan manfaat dari banyak information internal dan eksternal dari dan tentang pelanggan mereka, namun mereka mempunyai tantangan untuk dapat mencari tahu information mana yang berguna. Mereka juga menghadapi masalah mengenai privasi, kepemilikan information, kurangnya integrasi saluran, dan aksesibilitas tata kelola information. Kepatuhan terhadap peraturan pemerintah tentang penanganan dan penggunaan information merupakan masalah lain yang muncul.

Kasus penggunaan yang dipilih Ronald untuk memperlihatkan bagaimana penyedia Layanan Konsumen mendapatkan manfaat dari ilmu information mencakup:

  • Pemasaran yang dipersonalisasi
  • Analisis sentimen
  • Sumber daya manusia
  • AI percakapan, chatbot, dan asisten digital
  • Otentikasi biometrik

3) Keuangan

Keuangan sebagai sektor industri telah memperlihatkan keinginan yang besar untuk berinovasi. Sejumlah besar perusahaan di sektor ini merupakan pengadopsi awal teknologi baru untuk transformasi virtual. Sebab tingginya nilai solusi ilmu information di bidang Keuangan, beberapa ilmuwan information di sektor ini bisa memperoleh gaji di atas US$100.000.

Keuangan merupakan salah satu industri pertama yang memakai analisis information untuk berinovasi dan mengumumkan produk baru. Nilai dari mempunyai information dalam sistem trendy yang bisa digunakan untuk aplikasi inovatif sangatlah tinggi, namun migrasi information dari sistem serta jenis penyimpanan lama juga sama menantangnya.

Tantangan lainnya adalah kompleksitas information keuangan (seperti pasar saham dan komoditas) dan produk keuangan serta investasi baru. Pengembangan Fintech (teknologi keuangan) untuk menangani kompleksitas ini menerapkan teknologi baru seperti pembelajaran mesin dan blockchain untuk mengubah produk dan aplikasi keuangan tradisional. Andai dulu perusahaan keuangan mencari tau karyawan baru dengan pelatihan khusus di industri keuangan, kini mereka semakin mencari tau orang dengan keterampilan ilmu information dan analisis information. Pergeseran mereka untuk dapat mencari keterampilan ilmu information telah menciptakan ketidakseimbangan yang parah antara pasokan dan permintaan bakat ilmu information.

Baca Juga:  Samsung Galaxy A06 memulai debutnya di India

Ronald menjelaskan bagaimana ilmu information diterapkan dalam beberapa kasus penggunaan di sektor Keuangan:

  • Deteksi penipuan
  • Perdagangan algoritmik
  • Manajemen pelanggan
  • Layanan yang dipersonalisasi
  • Kontrak pintar
  • Keamanan siber

Anda juga bisa menonton video webinar untuk mengetahui lebih lanjut tentang industri ini serta peran dan pengaruh ilmu information.

Poin-poin Utama

Ronald mengidentifikasi poin-poin utama dari webinar untuk setiap sektor industri yang dibahasnya:

  • Industri 4.0, robotika, otomatisasi, dan gangguan berkelanjutan menghasilkan aplikasi dan kasus penggunaan baru dalam manufaktur
  • Harapan pelanggan baru untuk personalisasi dan persaingan industri yang lebih besar sekali mempercepat inovasi dalam layanan konsumen
  • Inovasi teknologi dalam keuangan sedang berkembang pesat, yang dikarenakan meningkatnya permintaan akan spesialisasi ilmu information

Tertarik dengan karier di bidang Ilmu Knowledge? Uji pengetahuan Anda tentang konsep-konsep tersebut dengan Dasar-dasar Ilmu Knowledge berikut dengan Pertanyaan Tes R. Coba sekarang!

Satu hal penting lainnya yang berlaku di semua sektor industri ini dan masih sejumlah besar lagi adalah pentingnya memperoleh keterampilan dan sertifikasi dalam ilmu information dan bidang keterkaitan. Peluang karier bagi ilmuwan information, mekanik information, analis information, dan peran dalam bidang keterkaitan seperti AI dan komputasi awan semakin bertambah jumlahnya dan gaji yang ditawarkan pun semakin bertambah. Jadi, percepat karier ilmu information Anda hari ini, dan masuklah ke bidang ini dengan tantangan dan peluang masa depan.

[ad_2]

Sumber: simplilearn-com



Berita Terkait

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025
Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi
Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?
Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?
Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Andai Tidak Dapat Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin saja Tua Lebih Cepat, Tutur Psikologi