Keputihan Seperti Ampas Tahu, Standard atau Bahaya?

- Penulis

Kamis, 28 November 2024 - 03:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keputihan Seperti Ampas Tahu, Standard atau Bahaya?

[ad_1]

Keputihan adalah hal yang standard. Lalu bagaimana dengan keputihan seperti ampas tahu? Apakah ini merupakan keputihan yang standard dan tidak perlu diwaspadai? Simak ulasan berikut ini untuk memahami definisinya.

Keputihan seperti ampas tahu, standard atau bahaya?

Keputihan menggumpal seperti ampas tahu bisa menjadi indikasi masalah pada kesehatan vagina, yakni infeksi jamur seperti kandidiasis vagina. Kandidiasis sendiri merupakan infeksi jamur dari Candida albicans. Jamur yang satu ini umumnya ditemukan pada saluran usus, kulit, mulut dan juga arena genita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadirnya jamur ini benar-benar tidak dikarenakan masalah tetapi andai tumbuh secara berlebihan bisa dikarenakan keputihan menggumpal, berbau dan kental. Bukan hanya itu, ini juga bisa dikarenakan vagina terasa gatal.

Andai tidak dapatkan penanganan yang tepat, infeksi jamur bisa berubah menjadi penyakit kronis yang perlu diwaspadai.

Penyebab keputihan seperti ampas tahu

Selain sebab infeksi jamur, ada sejumlah penyebab lain munculnya keputihan seperti ampas tahu, yakni:

1. Vaginosis bakterialis

Vaginosis bakterial terjadi ketika jumlah bakteri di dalam vagina terlalu sejumlah besar atau berlebih. Salah satu tanda dari kondisi yang satu ini adalah keputihan yang kental dan menggumpal. Selain itu, tanda lainnya yakni adanya bau amis yang cukup kuat, apalagi setelah melakukan hubungan seksual.

Baca Juga:  Tes: Hal pertama yang Anda lihat di gambar ini akan memberi tahu Anda apakah Anda orang yang fokus atau tidak

2. Trikomoniasis

Penyebab lain dari keputihan yang menggumpal seperti ampas tahu adalah trikomoniasis. Infeksi kelamin yang satu ini ditularkan melalui hubungan seksual. Tanda seseorang menderita trikomoniasis adalah merasakan keputihan dengan tekstur yang kental dan berbau menyengat. Warna keputihan sendiri bisa berubah menjadi kuning kehijauan.

3. Herpes kelamin

Penyebab selanjutnya adalah herpes genital. Kondisi ini juga termasuk dalam penyakit menular seksual. Selain keputihan, tanda lain yang muncul adalah luka melepuh dan nyeri pada arena sekitar anus dan kelamin.

Ada sejumlah cara untuk mengatasi keputihan seperti tahu yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah, seperti membersihkan vagina dengan tepat, gunakan kompres dingin untuk membantu meredakan rasa tidak nyaman, seperti gatal atau bengkak, dan konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebab pasti keputihan dan dapatkan pengobatan yang sesuai dengan alasannya.

Temukan informasi seputar kesehatan wanita lainnya di weblog Yoona atau temukan produk kewanitaan yang aman untuk kesehatan di Yoona Shop.

[ad_2]
Sumber:
https://vritimes.com/{id}/articles/5dc59124-5de2-11ef-81cd-0a58a9feac02/94e1338d-accb-11ef-81fd-0a58a9feac02



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru