Kondisi prihatin masyarakat merajalela, kang Ace gelontorkan Rp164 juta, bantuan untuk Disabilitas

- Penulis

Jumat, 12 Januari 2024 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kang Ace saat berdiskusi dan menyalurkan bantuan sosial di GOR Desa Cibereum Kertasari, Kabupaten Bandung, Kamis, 11 Januari 2024.

i

Kang Ace saat berdiskusi dan menyalurkan bantuan sosial di GOR Desa Cibereum Kertasari, Kabupaten Bandung, Kamis, 11 Januari 2024.

Bandung, SekitarKita.id – Melihat konsisi keprihatinan di masyarakat, Anggota DPR RI Ace Hasan Syadzily dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Bandung dan Bandung Barat ini terus turun gunung menggencarkan bantuan sosial (Bansos) kepada Masyarakat.

Kang Ace sapaan akrabnya ketua DPD Golkar Jawa Barat ini membeberkan, bahwa dengan kondisi warga yang memprihatinkan ini, Negara wajib hadir bagi masyarakat yang tidak mampu apalagi bagi yang berkebutuhan khusus.

Olah karena itu, pihaknya terus mendorong agar pemerintah pusat dapat terus meningkatkan perhatian kepada masyarakat melalui berbagai program bantuan sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kang Ace saat berdiskusi dan menyalurkan bantuan sosial di GOR Desa Cibereum Kertasari, Kabupaten Bandung, Kamis, 11 Januari 2024.

Ungkapan itu disampaikan langsung Kang Ace pada acara Penyerahan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial di GOR Desa Cibereum Kertasari, Kabupaten Bandung, Kamis, (11/01/2024).

“Saya datang kesini sebagai Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI yang bermitra dengan Kementerian Sosial. Salah satu tugas Kemensos itu memberikan layanan kepada masyarakat yang memiliki disfungsi sosial,” kata Kang Ace.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat ini juga menjelaskan, diantara warga negara itu ada yang memiliki keterbatasan fisik, atau disabilitas. Oleh karena itu Negara harus hadir mmembantu.

Baca Juga:  Siswa Panik, Detik-detik Angin Puting Beliung Muncul di Halaman Sekolah di Bekasi

“Maka dari itu di Kemensos ada yang namanya direktorat rehabilitasi sosial. Dimana salah satu programnya adalah membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan fisik. Ini bentuk perhatian negara melalui Kementerian Sosial yang anggarannya dibahas di Komisi VIII DPR RI,” ujarnya.

Dihadapan masyarakat yang hadir, Kang Ace juga berpesan agar warga selalu menjaga lingkungan. Ia mengingatkan Kertasari merupakan daerah rawan bencana longsor. Sebab itu ke depan Desa Cibereum akan diberikan bantuan lumbung sosial untuk kesiapsiagaan bencana.

“Kita semua harus menjaga lingkungan kita. Disisi lain kita juga harus menjaga ekonomi masyarakat kita,” tuturnya.

“Insya Allah disini akan diberikan bantuan sosial. Logistik kesiapsiagaan bencana akan disiapkan. Ada tenda, genset, ada beras, ada makanan siap saji, ada pemurni air. Desa ini sudah ada program kampung siaga bencana. Jadi butuh bantuan logistiknya,” sambung Kang Ace.

Setelah menyerahkan bantuan, Kang Ace selanjutnya meresmikan Program Keserasian Sosial di Desa Cikembang. Program tersebut adalah membuat sumur air untuk warga desa, agar ketika musim kemarau warga tidak mengalami kekeringan.

Baca Juga:  Kepergok Mesum dengan Bidan, Camat Jayakerta Karawang Dicopot 'Saya minta Maaf'

“Ini aspirasi saya yang diusulkan oleh Pak Kades. Kalau lagi musim kemarau, di kampung ini suka kesulitan air. Pak Kades juga minta dibangun jalan setapak. Tahun lalu kami menyampaikan program itu Kemensos. Saya berterima kasih kepada Kementerian Sosial,” papar Kang Ace.

Pada kesempatan yang sama Kepala Sentra Abiyoso Kemensos RI, Agung Hendrawan, melaporkan, total bantuan yang disalurkan mencapai Rp.164.958.000. Bantuan itu antara lain 32 Kursi roda, 39 alat bantu dengar, 3 tongkat tuna netra, serta 294 paket pemenuhan kebutuhan hidup layak.***



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragedi Kapal Virgo di Laut Jawa, Faisal Warga KBB Ceritakan Detik-detik Selamat dari Maut
Danny Setiawan Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Kenang Jasa Mantan Gubernur Jabar
Ditengah Anggaran Minim, BPBD KBB Catat 148 Karhutla hingga September 2026
KPK OTT di Kabupaten Bogor, Fahd A Rafiq dan Mantan Bupati Kebumen Diamankan
Kanaya Whu Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker, Dedi Mulyadi Kenang Karyanya Lewat Lagu
1.999 Dapur SPPG Ditutup BGN, Tak Daftar SLHS Jadi Alasan
36 Tahun Siswa SDN Budiharja Naik Rakit, DPRD KBB Tantang Pemda dan Pemprov Hadirkan Solusi Permanen
Kompak! 40 Ormas Geruduk Kantor Bupati, Tuntutan Copot Ketua DPRD KBB-Sekda Menggema

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 13:05 WIB

Danny Setiawan Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Kenang Jasa Mantan Gubernur Jabar

Jumat, 18 September 2026 - 19:13 WIB

Ditengah Anggaran Minim, BPBD KBB Catat 148 Karhutla hingga September 2026

Rabu, 16 September 2026 - 08:51 WIB

KPK OTT di Kabupaten Bogor, Fahd A Rafiq dan Mantan Bupati Kebumen Diamankan

Minggu, 13 September 2026 - 15:54 WIB

Kanaya Whu Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker, Dedi Mulyadi Kenang Karyanya Lewat Lagu

Kamis, 10 September 2026 - 18:44 WIB

1.999 Dapur SPPG Ditutup BGN, Tak Daftar SLHS Jadi Alasan

Berita Terbaru