[ad_1]
Surabaya, 14 Desember 2024 — Memulai bolak-balik di dunia profesional tak henti-hentinya kali menjadi tantangan bagi mahasiswa. Tetapi, bagi Marchellino Johannes Trienus, mahasiswa jurusan Hubungan Internasional, Program Kampus Merdeka MSIB Batch 7 menjadi peluang emas yang membawa keluar dari zona nyaman. Sepanjang empat bulan, ia berhasil menjalani dua peran sekaligus: sebagai Effect Ambassador di TBN Indonesia dan Scholar Group Partnership di Maxy Academy.
Ketika program ini berawal pada 6 September 2024, Marchellino membawa semangat besar untuk belajar. “Awalnya saya ragu, apakah saya dapat mengelola dua tanggung jawab besar ini? Tapi saya mengambil keputusan untuk menjadikan pertahanan yang harus segera saya taklukkan,” kenangnya. Program yang berlangsung mencapai 31 Desember 2024 ini mempertemukannya dengan dunia kerja yang penuh dinamika, sekaligus memberikan pengalaman tak ternilai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai Effect Ambassador di TBN Indonesia, Marchellino memegang peran strategis. Ia bertugas membangun hubungan dengan mitra strategis, mengorganisasi seminar, dan menyelenggarakan lokakarya bertema pemberdayaan sosial. Pengalaman ini mengasah keterampilannya dalam berkomunikasi dengan berbagai pihak dan memahami pentingnya kolaborasi lintas sektor. “Di TBN Indonesia, saya belajar bahwa hubungan yang bermakna adalah kunci untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan,” katanya.
Alternatifnya, di Maxy Academy, Marchellino berperan dalam membangun dan memperkuat komunitas mahasiswa. Ia menjadi penghubung antara mahasiswa dan perusahaan, menciptakan berbagai inisiatif yang mendorong pengembangan kapasitas generasi muda. “Di Maxy Academy, saya belajar memahami kebutuhan komunitas dan bagaimana memberikan solusi yang relevan. Ini adalah pengalaman yang sangat memuaskan,” ujarnya.
Meski terlihat mulus, bolak-balik ini tidak lepas dari tantangan. Salah satu ujian terbesar adalah mengelola sejumlah besar goal dengan waktu yang terbatas. “Ada saat di mana saya merasa permintaan dengan banyaknya tugas yang harus segera diselesaikannya. Tapi saya menyadari, ini adalah kesempatan untuk melatih efisiensi dan kemampuan manajemen waktu,” ceritanya. Ia juga berbagi bahwa tekanan tersebut justru membentuknya menjadi pribadi yang lebih tangguh. “Saya belajar bahwa kualitas kerja adalah hal yang tidak dapat dikorbankan, meski demikian berada di bawah tekanan.”
Salah satu momen paling berharga baginya adalah kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan para pemimpin organisasi, seperti CEO dan CTO. Interaksi ini memberikan wawasan baru tentang strategi bisnis dan kepemimpinan. “Lihat cara mereka memikirkan strategi dan memutuskan menjadi inspirasi besar bagi saya. Mereka mengajarkan bahwa keberanian mengambil risiko adalah bagian penting dari kesuksesan,” tuturnya.
Marchellino juga merasa bahwa magang ini membantu menjembatani teori di kampus dengan praktik nyata di lapangan. Ia menyebut pengalaman ini sebagai titik balik yang membentuk beragam tentang dunia kerja. “Saya tidak hanya belajar tentang pekerjaan teknis, namun juga tentang nilai-nilai profesionalitas, seperti integritas, tim kerja, dan empati,” katanya.
Kini, menjelang akhir program magang, Marchellino merefleksikan perjalanannya dengan penuh syukur. Ia merasa lebih yakin diri untuk melangkah ke dunia profesional. “Saya tidak pernah membayangkan dapat berada di posisi ini. Program ini membuka sejumlah besar pintu dan memberi saya kesempatan untuk mengembangkan ekspektasi saya di luar,” ujarnya.
Bagi Marchellino, Program Kampus Merdeka MSIB lebih dari sekedar magang. Ini adalah bolak-balik yang melampaui batas diri dan membentuk karakter profesional yang lebih matang. Ia mengharapkan agar program-program seperti ini terus ada dan memberikan manfaat bagi siswa lainnya. “Pesan saya untuk rekan-rekan, jangan takut untuk mencoba hal baru. Sebab di sanalah kita segera akan menemukan potensi terbaik dalam diri kita,” tutupnya.
Cerita Marchellino adalah bukti nyata bahwa Program Kampus Merdeka MSIB tidak hanya membantu mahasiswa memahami dunia kerja, namun juga menanamkan nilai-nilai yang penting untuk masa depan mereka. Dengan pengalaman ini, generasi muda Indonesia semakin siap menghadapi tantangan global dan berkontribusi untuk menciptakan perubahan positif di masyarakat.
[ad_2]
Sumber:
https://vritimes.com/{id}/articles/9bcbb6d5-09a1-11ee-ba3f-0a58a9feac02/7ae5de0c-ba25-11ef-82fa-0a58a9feac02








