[ad_1]
Andai ilmu knowledge bisa membantu perusahaan-perusahaan dalam bidang kehidupan tradisional seperti teknologi, manufaktur, dan ritel meningkatkan bisnis mereka, bayangkan manfaatnya bagi bidang-bidang yang sangat maju seperti astronomi. Ruang angkasa tidak terbatas, juga ada dengan jumlah besar sekali perabot langit menakjubkan yang menunggu untuk diamati dan ditemukan. Para astronom kini mempunyai instrumen teknologi yang tepat dan alat sains knowledge yang paling cepat (dengan jumlah besar di antaranya didukung oleh AI dan pembelajaran mesin) untuk menyempurnakan kemampuan mereka dalam memahami peristiwa astronomi yang sangat kompleks, baik di dekat maupun jauh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemajuan Ilmu Knowledge dalam Astronomi
Kedengarannya, astronomi berbasis knowledge (DDA) menghasilkan pengetahuan astronomi berdasarkan kumpulan knowledge yang diarsipkan, yang mungkin saja keterkaitan langsung atau tidak dengan observasi maksudnya. Contoh yang bagus datang dari proyek Galaxy Zoo pada tahun 2007, di mana mahir astrofisika ditugaskan mengklasifikasikan 900.000 gambar yang diambil dari Sloan Virtual Sky Survey sepanjang tujuh tahun untuk memutuskan apakah galaksi berbentuk elips atau spiral, dan apakah galaksi tersebut berputar atau tidak.
Banyaknya knowledge yang terlibat membuat analisis manusia hampir mustahil dilakukan. Satu orang harus segera bekerja 24 jam sehari, 7 hari seminggu sepanjang tiga mencapai lima tahun untuk menyelesaikannya. Jawabannya terletak pada pembuatan version ilmu knowledge baru untuk mengukur kumpulan knowledge empiris dan simulasi yang besar. Kumpulan knowledge ini meliputi knowledge dari misi surya, knowledge survei planet ekstrasurya, survei langit pada berbagai panjang gelombang, detektor gelombang gravitasi, dan simulasi astronomi skala besar. Dan bersama-sama, mereka membantu para astronom sampai tujuan observasi penting mereka.
Ilmu Knowledge dalam Astronomi: Mengenal Matahari Kita Lebih Baik
Matahari mungkin saja merupakan sumber energi potensial terbesar bagi planet kita. Energi surya merupakan komponen penting dalam upaya keberlanjutan dan energi bersih, tidak hanya untuk tenaga surya namun juga sebagai contoh alami energi fusi. Tetapi pemahaman kita terbatas pada knowledge yang bisa dikumpulkan oleh para ilmuwan. Suhu matahari dan gerakan vertikal plasma matahari, andaikan, relatif mudah untuk diamati, tetapi gerakan horizontal jauh lebih sulit, dan hal ini mendatanya kunci bagi dengan jumlah besar misteri matahari.
Untuk mengatasi masalah ini, para ilmuwan dari Amerika Serikat dan Jepang membangun version jaringan saraf untuk menganalisis knowledge dari berbagai simulasi turbulensi plasma. Setelah melatih jaringan saraf, gerakan horizontal bisa disimpulkan hanya dengan gerakan vertikal dan suhu sebagai referensi. Teknik ini tidak hanya mempunyai implikasi luas pada astronomi matahari namun juga pada sektor lain seperti fisika plasma, dinamika fluida, dan studi observasi fusi. Proyek tambahan yang direncanakan memakai jenis knowledge ini juga akan diterapkan pada penelitian matahari resolusi tinggi dengan teleskop balon SUNRISE-3 yang baru.
Ilmu Knowledge Astronomi Crowdsourcing
Penggunaan umum ilmu knowledge lainnya dalam astronomi adalah crowdsourcing, atau proses memakai ribuan “ilmuwan warga” untuk menggabungkan upaya mereka dalam memetakan langit dan menganalisis knowledge secara massal. Sebuah proyek bernama Exoplanet Explorers memakai knowledge dari teleskop luar angkasa NASA Kepler untuk menemukan setidak-tidaknya lima exoplanet (di luar tata surya kita). Ini adalah sistem multi-planet pertama yang ditemukan sepenuhnya melalui upaya analisis knowledge crowdsourcing. Observasi pertama kali menyampaikan sistem empat planet, namun kemudian ditentukan melalui analisis knowledge lebih lanjut bahwa terdapat planet kelima. Lebih dari 14.000 sukarelawan berpartisipasi dalam proyek crowdsourcing, dan mereka terus lihat dan menganalisis lebih dengan jumlah besar knowledge seiring dengan berjalannya waktu.
Ilmu Knowledge dalam Astronomi: Menjelajahi Mars
Para ilmuwan telah mencari tau bukti kehidupan di Mars sepanjang bertahun-tahun, dan misi robotik baru akan secepatnya mengirimkan sampel dari permukaan planet tersebut. Misi tersebut sebagian besar akan bergantung pada analisis spektrometri massa mencoba memeriksa sampel pasir di Mars guna mencari tau tanda-tanda kehidupan masa lalu. Jumlah knowledge yang perlu dianalisis akan sangat dengan jumlah besar, dengan begitu NASA memerlukan cara baru untuk menganalisis sampel dengan cepat. Untuk mengatasi tantangan ini, NASA telah bermitra dengan perusahaan crowdsourcing global HeroX dan seller ilmu knowledge DrivenData untuk menciptakan tantangan Mars Spectrometry: Discover Proof for Previous Existence (dengan hadiah $30.000 untuk metode analisis paling inovatif).
Dengan memakai teknik pembelajaran mesin, di mana kumpulan knowledge yang cukup besar diolah menjadi version analitik baru, para ilmuwan mengharapkan bisa mengotomatiskan proses analisis kimia dan memperoleh kesimpulan penting dengan lebih cepat. Masing-masing pesaing perlu mengembangkan version pembelajaran mesin untuk memberi dukungan analisis dan membantu menafsirkan knowledge yang dikumpulkan oleh misi dalam sampel in-situ dan instrumen laboratorium. Hasil yang diharapkan juga akan membantu misi masa depan ke Mars menjadi lebih cepat dan efisien.
Pilih Kursus yang Tepat
Kursus Ilmu Knowledge Simplilearn memberikan pemahaman komprehensif tentang konsep, alat, dan teknik ilmu knowledge utama. Dengan sertifikasi yang diakui industri, proyek langsung, dan pelatihan yang dipimpin oleh pakar, kursus kami membantu pelajar memperoleh keterampilan yang sangat dibutuhkan untuk berhasil di dunia berbasis knowledge. Tingkatkan karier Anda dengan Simplilearn hari ini!
Nama Program
Kursus Sertifikat Profesional Dalam Ilmu Knowledge
DS Grasp
Geografis DI DALAM Semua Geo Universitas IIT Kanpur Pelajari secara sederhana Durasi Kursus 11 Bulan 11 Bulan Diperlukan Pengalaman Pengkodean Ya Dasar Keterampilan yang Akan Anda Pelajari 8+ keterampilan termasuk
NLP, Visualisasi Knowledge, Pembuatan Version, dan dengan jumlah besar lagi10+ keterampilan termasuk struktur knowledge, manipulasi knowledge, NumPy, Scikit-Be informed, Tableau, dan dengan jumlah besar lagi Manfaat Tambahan Kelas grasp langsung dari fakultas IIT Kanpur dan sertifikat dari E&ICT Academy, IIT Kanpur Pembelajaran Terapan melalui Capstone dan 25+ Proyek Ilmu Knowledge Biaya $$$ $$ Jelajahi Program Jelajahi Program
Kesimpulan: Peran Penting Ilmu Knowledge dalam Astronomi
Sungguh menakjubkan apa yang bisa dilakukan oleh ilmu knowledge ketika diterapkan pada bidang-bidang maju seperti astronomi. Baik itu pembuatan version pembelajaran mesin baru untuk menganalisis knowledge secepat kilat, pengumpulan knowledge dari ribuan astronom amatir, atau teknik sains knowledge tingkat lanjut yang digunakan oleh organisasi seperti NASA, tidak diragukan lagi bahwa dunia berbasis knowledge menjadi semakin menarik setiap saat. Mulailah karir Anda dalam ilmu knowledge dengan Program Pascasarjana Simplilearn dalam Ilmu Knowledge.
[ad_2]
Sumber: simplilearn-com







