SEKITARKITA.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat kembali mempercepat pengisian kekosongan jabatan kepala sekolah dengan melantik 112 guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat.
Pelantikan tersebut menjadi gelombang kedua dalam upaya mengurangi kekosongan jabatan kepala sekolah, terutama di jenjang Sekolah Dasar (SD), yang selama ini masih cukup tinggi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, Edy Syafrudin, S.Pd., M.Pd., mengatakan pelantikan 112 kepala sekolah merupakan langkah strategis untuk meningkatkan tata kelola pendidikan sekaligus mempercepat pemenuhan kebutuhan kepala sekolah di berbagai satuan pendidikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Guru yang dilantik sebagai kepala sekolah sebanyak 112 orang ini merupakan satu hal yang luar biasa. Mulai saat ini kekosongan kepala sekolah di Kabupaten Bandung Barat semakin berkurang,” ujar Edy saat ditemui usai pelantikan di Gedung B lantai 4, Kamis 30 Juli 2026.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bandung Barat yang telah menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada para guru yang dipercaya mengemban tugas tambahan sebagai kepala sekolah.
“Terima kasih kepada Pak Bupati Bandung Barat yang hari ini telah memberikan SK kepada para guru yang diberikan tugas tambahan menjadi kepala sekolah,” katanya.
Edy menjelaskan, dari total 112 kepala sekolah yang dilantik, 111 orang merupakan Kepala SD, sedangkan 1 orang dilantik sebagai Kepala SMP.
Menurutnya, komposisi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Pasalnya, kekurangan kepala sekolah di jenjang SD masih jauh lebih besar dibandingkan jenjang SMP.
“Kenapa Kepala SMP hanya satu orang? Karena kekosongan di SMP hanya sekitar 16 orang. Sedangkan di SD mencapai sekitar 300 kepala sekolah, sehingga pelantikan kali ini memang lebih difokuskan untuk SD,” jelasnya.
Meski demikian, Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat memastikan proses pengisian jabatan kepala sekolah akan terus dilakukan secara bertahap hingga seluruh kebutuhan terpenuhi.
Saat ini, masih terdapat sekitar 200 formasi kepala sekolah yang belum terisi dan tengah dalam proses penyelesaian administrasi.
“Kami masih terus mengejar proses administrasinya. Harapannya tahun ini seluruh kekurangan sekitar 200 kepala sekolah bisa diselesaikan,” ungkap Edy.
Edy mengungkapkan, pelantikan kali ini merupakan gelombang kedua. Sebelumnya, pada gelombang pertama, Dinas Pendidikan telah melantik 23 kepala sekolah.
Selanjutnya, Pemkab Bandung Barat juga telah menyiapkan gelombang ketiga yang diperkirakan akan melantik sekitar 128 kepala sekolah.
“Hari ini merupakan gelombang kedua. Kemarin gelombang pertama sebanyak 23 orang. Mudah-mudahan nanti ada gelombang ketiga lagi sekitar 128 orang yang akan kami proses untuk pelantikan kepala sekolah berikutnya,” tuturnya.
Dengan pelantikan yang dilakukan secara bertahap, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berharap persoalan kekosongan jabatan kepala sekolah yang selama ini menjadi tantangan di dunia pendidikan dapat segera teratasi.
“Keberadaan kepala sekolah definitif dinilai sangat penting dalam meningkatkan kualitas manajemen sekolah, memperkuat kepemimpinan pendidikan, serta mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan bagi peserta didik di Bandung Barat,” tandasnya.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : liputan







