Pengertian Pengujian Korosi Strip Tembaga

- Penulis

Rabu, 23 Oktober 2024 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengertian Pengujian Korosi Strip Tembaga

[ad_1]

Cara mudah untuk memutuskan jenis sulfur yang digunakan pada oli industri EP Anda adalah dengan lihat hasil uji korosi strip tembaga (ASTM D130). Pada pengujian ini strip tembaga direndam dalam suatu cairan yang akan diuji pada suhu 40 oC dan kembali pada suhu 100 oC. Strip dilepas setelah setiap pengujian dan diperiksa apakah ada noda pada tembaga. Hasil berkisar dari pewarnaan sangat minim mencapai tanpa pewarnaan (1A) mencapai pewarnaan sangat gelap (4C). Andai hasilnya berada pada arena 1B – 2A, maka logam kuning pada computer virus gearbox anda berisiko terkena serangan kimia.

Aditif EP yang mengandung belerang dikarenakan kerusakan paling serius pada jenis logam ini. Dua jenis belerang berbeda bisa digunakan dalam aditif ini. Tipe pertama adalah sulfur aktif. Belerang aktif bersifat keras secara kimia, dan sebab logam kuning lebih lunak daripada baja, logam kuning tersebut bisa mulai berlubang dan membentuk serpihan akibat serangan kimia ini. Setiap kenaikan suhu operasi oli industri sebesar 10 oC bisa meningkatkan laju reaksi kimia.

Jenis belerang kedua yang digunakan dalam aditif EP adalah belerang tidak aktif. Belerang ini cenderung tidak mengikat permukaan dan bereaksi secara kimia.

Belerang aktif dalam beberapa aditif EP bereaksi dengan tembaga dalam kuningan atau perunggu. Belerang, andai digosokkan ke tembaga dengan adanya panas, akan membentuk tembaga sulfida. Reaksi kimia sederhana ini bisa berdampak negatif pada keandalan mesin. Dalam situasi tekanan ekstrim, tembaga disulfida bisa terbentuk. Kedua jenis kristal tembaga ini sangat keras dan bisa dikarenakan kerusakan abrasif pada permukaan lunak mesin.

Dengan segala akibat serangan kimia pada logam kuning, mengapa membuat tools memakai logam tersebut? Kuningan dan perunggu mudah dibentuk menjadi berbagai bentuk, tetapi mempunyai kekuatan dan kekerasan yang baik. Itu semua tergantung pada perekonomian. Andai Anda memperhitungkan biaya pemesinan dan biaya bahan mentah, logam kuning adalah pengganti baja yang sangat hemat biaya.

Related Posts

Selain itu, sifat kuningan mudah diubah dengan menggabungkan berbagai logam dalam metalurgi. Misalkan saja, timbal bisa ditambahkan untuk meningkatkan kemampuan pemesinan. Untuk meningkatkan ketahanan terhadap korosi, bisa ditambahkan aluminium alias timah pada komposisi paduannya. Kemungkinannya tidak terbatas untuk jenis paduan yang bisa Anda buat dengan kuningan dan perunggu.

Baca Juga:  Pakai Ban Berbeda Merek, Boleh atau Tidak?

Baca Juga: Cara Menghilangkan Air dari Minyak Industri

Dengan memahami beberapa kimia sederhana dan membaca lembar data produk oli industri yang Anda masukkan ke dalam gearbox, Anda bisa meningkatkan keandalan. Saat menambahkan oli industri EP ke gearbox yang mengandung logam kuning, agar diingat untuk memeriksa uji korosi strip tembaga (ASTM D130) untuk membantu memprediksi apakah akan ada masalah kompatibilitas metalurgi pada mesin ini.



[ad_2]
Sumber: Deltalube

Source link



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Bahaya Kebocoran Bensin pada Mobil
Jangan asal potong sesuai standar mobil, ini alasannya
Pemecahan Masalah Dengan Analisis Filter out Oli Industri Bekas
Mengenal Fungsi dan Cara Kerja Rem Parkir Elektronik
Penyebab Kompresi Mobil Menurun Yang Bikin Tenaga Mesin Kurang Bersemangat
Apa itu fitur penahan rem pada mobil dan bagaimana cara kerjanya
Pakai Ban Berbeda Merek, Boleh atau Tidak?

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Kamis, 7 November 2024 - 12:14 WIB

Bahaya Kebocoran Bensin pada Mobil

Kamis, 7 November 2024 - 11:13 WIB

Jangan asal potong sesuai standar mobil, ini alasannya

Rabu, 30 Oktober 2024 - 11:57 WIB

Pemecahan Masalah Dengan Analisis Filter out Oli Industri Bekas

Jumat, 25 Oktober 2024 - 07:55 WIB

Mengenal Fungsi dan Cara Kerja Rem Parkir Elektronik

Berita Terbaru